Berbagi Cinta: Suami Pilihanku

Berbagi Cinta: Suami Pilihanku
Baru Terungkap


__ADS_3

Pembicaraan yang Anjani dengar mulai semakin janggal terdengar dalam telinga. Rasanya darah Anjani kian mendidih, ia menatap semua wajah keluarganya Adwi yang turut mengobrol di ruangan sana.


Semua nampak menunjukkan wajah bersalah, menandakan bahwa yang dibicarakan tadi memanglah benar. Ibunya Rika mengungkit-ungkit masa lalu saat jaman dirinya berpacaran dengan Adwi, yang berarti dirinya adalah mantannya Adwi.


Anjani tidak tahu menahu apa-apa, dahulu keluarga bilang wanita yang datang dan mengaku hamil anaknya Adwi sama sekali tidak mereka kenal. Tapi justru perempuan di sampingnya ini mengungkit kembali bagaimana kedekatan ia dengan keluarga Adwi sewaktu masih pacaran.


Jika memang Adwi dan wanita itu sempat berpacaran, 100 persen pasti Rika adalah anak kandungnya Adwi. Anjani sungguh tidak menyangka, selama ini dirinya dibohongi oleh suami dan keluarganya sendiri. Ternyata Adwi memang berbuat cela, dan ia tega meninggalkan Rika dengan ibunya begitu saja.


Anjani sangat kecewa, ia ingin pulang saat itu juga. Dirinya langsung bangkit tanpa pamit, mencari siapa saja yang bisa mengantarkannya pulang ke rumah. Namun, saat sampai di luar, Mamih mencekal tangan Anjani.


"Neng, kamu mau ke mana?! Jangan bersikap gak sopan di kediaman orang, dia udah berharap buat kita dateng, cuma hari ini aja, gak akan lagi."


Mamih memohon Anjani untuk tidak pergi dari sana, dan untuk sementara ia tidak memberi penjelasan takut semuanya akan menjadi kacau. Anjani disuruh diam saja sampai acara selesai, dan Anjani pun menurut tetap ikut berada di rombongan keluarga.

__ADS_1


Anjani duduk di kursi tamu, bersama keluarga dan juga anak-anaknya. Dari belakang ia mendengar suara orang berbisik-bisik, dan sepertinya mereka tengah membicarakan tentang Anjani.


"Itu anak yang itu mirip banget sama Rika ya, emang udah genetik dari bapaknya."


Mereka tengah membicarakan salah satu anak Anjani entah yang mana, membuat Anjani semakin mendidih lagi. Rupanya, Rika sudah dikenal sebagai anak hubungan haram di kampungnya, pasti sulit baginya dan kini wali di pelaminan juga menampakkan pasangan 3 orang.


Dari mempelai wanita ada Adwi, ibunya Rika, dan suami ibunya Rika. Sedangkan dari mempelai pria terdapat 2 orang wanita dan satu laki-laki. Kebetulan kah mempelai pria bernasib sama dan mempunyai 2 orang ibu?


Anjani pulang dengan mobil bersama keluarga. Sedangkan Adwi, ia masih harus ada di tempat sampai acara benar-benar telah selesai.


Petang hari Adwi akhirnya pulang, dan Anjani yang memang menunggu kedatangannya langsung saja mengeluarkan kekesalannya.


"Seneng ya ketemu mantan, tadi aja sampe senyum sama dia." Anjani mulai menyindir.

__ADS_1


"Mantan yang mana? Ngaco kamu ah, mantan istri? Dia mah gak aku anggap, lagian cuma satu hari aku nikah sama dia, terus masa iya harus pasang muka datar aja gitu selama di acara?" Jawab Adwi merasa benar.


"Mantan pacar, dia mantan pacar Aa kan? aku udah tau dari orangnya langsung, Mamih sama yang lainnya juga udah ngaku kalo mereka nyembunyiin ini semua!"


Adwi terlihat diam dan mematung, sementara Anjani bergejolak kesal. Namun entah kenapa emosinya itu selalu diiringi dengan tangisan.


"Kenapa Aa bohong sama aku? Katanya Aa gak ada hubungan sama dia, Aa bilang dia yang ngaku-ngaku hamil anak Aa! Ternyata yang hamilin dia emang beneran Aa!"


Anjani langsung menangis, sungguh ia merasa sakit, ia tak memberontak waktu Mamih menjelaskan, karena ia tahu kekecewaannya harus ia lampiaskan kepada Adwi.


"Kalau udah tau ya mau bagaimana lagi." Ucap Adwi dengan entengnya.


Seakan tidak memedulikan tangisan Anjani, Adwi masuk ke kamar dan membawa handuk untuk segera mandi. Anjani hanya bisa merutuk, memikirkan kenapa dirinya menikahi lelaki yang seperti ini.

__ADS_1


__ADS_2