Berjumpa Kembali

Berjumpa Kembali
Salah sangka


__ADS_3

Drrt....drtt...


"Halo..selamat sore pak dirga,bisa minta waktunya sebentar"


   "Iya sore,ada apa pak rashad?"


"Kebetulan saya lagi didekat kantornya pak dirga,boleh mampir sebentar?ada yang ingin saya diskusikan"


    "Oh ya silahkan,tapi saya nggak punya waktu lama-lama"


"Baik pak dirga,saya langsung kesitu"


Tok...tok...tok..


   "Masuk"


"Apa kabar pak dirga"


   "Baik..silahkan duduk"


   "Ada keperluan apa anda kemari?"


"Saya dengar sekarang nona alea menjadi sekretaris pak dirga yang baru.Jadi begini pak,saya kemaren tidak sengaja bertemu nona alea di mall,saya dihubungi oleh china film group corporation untuk bekerjasama jangka panjang mengenai pembuatan naskah drama china,tim dari mereka mengajukan permintaan nona alea yang menulis naskah tersebut karena mereka menyukai semua karya novel dari nona alea,minggu depan pihak dari china group corpotion meminta bertemu dengan nona alea untuk membahas kerjasama tersebut. Untuk itu saya ingin meminta ijin sama pak dirga selaku atasannya nona alea untuk meminta waktu luang nona alea hari jum'at jam 15.00"


Dirga yang sedari tadi mendengarkan lelaki itu sedikit terperajat ketika mendengar 'tidak sengaja bertemu alea'


Itu berarti dia yang salah sangka mengira alea pergi berdua dengan rashad,dirga merasakan penyesalan dihati nya akan perlakuan kasarnya tadi.


Dirga yang masih tenggelaman dalam lamunannya,disadarkan oleh suara rashad,

__ADS_1


"Pak dirga,jadi bagaimana apakah boleh saya meminjam waktu bekerja nona alea sebentar?"


   "Oh ya tentu boleh,saya juga ikut menemani alea karena dia juga masih menjadi penulis di perusahaan kami"


ucapnya dengan nada penekanan,karena dirga tidak akan membiarkan rashad mengambil kesempatan untuk mendekati alea.


"Baik pak..terima kasih sudah meluangkan waktunya,saya permisi"


Keduanya pun berjabat tangan,lalu rashad keluar dari ruangan dirga.


Dada dirga bergemuruh hebat,malam ini dia harus bertemu dengannya,


**


Alea berbaring di kamar apartemennya sembari memejamkan mata,


"Huffft...." dihembuskannya nafasnya dengan kasar,


"kenapa pak dirga begitu terlihat marah,kilatan mata tajamnya seakan menusukku sampai ke tulang,membuat tubuhku gemetar tidak karuan.


Apa salah aku,setauku aku tidak melakukan kesalahan dalam pekerjaan,apa dia sedang banyak pikiran? dan aku jadi pusat limpahan kekesalannya,padahal dia akhir-akhir ini sudah bersikap sedikit lembut,tapi sikapnya tadi benar-benar membuatku ketakutan" ucapnya lirih


"Hmm lebih baik aku berendam saja,supaya otak dan tubuhku terasa segar lagi"


Ketika tengah beranjak bangun,telepon alea berdering,


Drrt...drt....


"Nomer tidak dikenal" alea mengernyitkan dahi nya

__ADS_1


"Halo,siapa ya?"


    "Alea ini gue dina,masih inget nggak?"


"Oh hai din,masih dong,kamu apa kabar?"


"Baik alea,oh ya lo sekarang tinggal dimana,bagaikan hilang ditelan bumi,lo jahat ih nggak kirim kabar sama sekali ke gue,untungnya nomer lo masih utuh jadi gue masih bisa hubungin lo"


"Maaf din maaf,aku cuman pengen mulai hidup baru aja,sekarang aku tinggal di jakarta,kamu kapan-kapan kalau ada waktu luang main gih kesini"


"Wah hidup dikota besar ya sekarang,lo kerja dimana?"


"Aku kerja jadi sekretaris din"


"Wah hebat banget,kok bisa keterima sekretaris padahal hanya lulus SMA?"


"Iya panjang ceritanya din,kamu masih disemarang"


"Iya masih tp gue males kerja di mall lagi semenjak nggak ada lo,jadinya gue ikut kerja diperusahaan papa"


"Nhah itu baru bener din,kamu itu ya punya orang tua kaya masak kerjanya di mall?mending gitu belajar bisnis keluarga"


"Iya bawel,lo tu ya masih aja bawel"


"Bawel demi kebaikan kan nggak apa-apa,oh ya lanjut ntar lagi ya din,aku mau mandi dulu"


"Oke oke..see you alea"


Alea menutup teleponnya,lalu melihat ada pesan masuk dari faris dirgantara,

__ADS_1


Deg,,


Tubuh alea langsung gemetar melihat nama pengirim pesan text untuknya.


__ADS_2