
"Maaf rashad,aku..." ia merasa lidahnya kelu untuk mengatakannya,sungguh ia begitu tidak enak hati atas penolakan yang ia tunjukkan pada rashad,ia hanya bisa merutuki dirinya sendiri atas penolakan tubuhnya jika disentuh oleh rashad,ia merasa ciumannya dengan rashad terasa hambar,entah mengapa lelaki sebaik rashad belum cukup bisa membuat hatinya tergerak untuk menyambut cinta yang begitu besar yang rashad tunjukkan padanya.
Gisel melihat rashad tersenyum tulus padanya,tangannya membelai lembut pipi gisel,
"Kenapa mesti minta maaf,justru aku yang minta maaf karena lancang menciummu,harusnya aku meminta persetujuan kamu dulu,sudah ya..jangan terlalu kamu pikirkan,perasaanku kepadamu itu tulus,aku bisa menunggu sampai hatimu siap untuk menerimaku,okey"
"Terima kasih ya rashad,aku begitu beruntung ada kamu disampingku" gisel memeluk rashad sebagai ucapan terima kasih darinya karena selama 5 tahun ini ia begitu sabar menunggu gisel tanpa memaksanya untuk segera membawa hubungan keduanya ke jenjang yang lebih serius.
Dada rashad berdesir merasakan pelukan dari gisel untuknya,sungguh dengan gisel berada disampingnya saja itu sudah cukup baginya merasakan kebahagiaan yang selama ini hanya ada dalam angannya saja.
"Kamu sudah sedikit tenang,kalau sudah ayo kita berangkat ke mansionku lalu kita terbang ke singapura"
kruyukkkk,,,
Terdengar suara dari dalam perut gisel menandakan kalau ia kelaparan,membuat pipi gisel menjadi merah merona karena malu suara perutnya yang keras sehingga tertangkap oleh indra pendengaran rashad.
"Kamu lapar?"
__ADS_1
"Hehe iya,cuman tadi pagi aja aku makan"
"Kenapa nggak bilang,ayo kita mampir ke restoran dulu"
Keduanya melangkah meninggalkan perusahaan milik rashad dengan jemari tangan nya masih terpaut dijemari gisel.Hingga sayup-sayup suara tertangkap di indera pendengaran gisel,
"mereka pasangan yang serasi ya,yang satu tampan dan yang satu cantik"
"Pantas saja pak rashad begitu setia,ternyata memang secantik itu wanita nya"
"Gila sih ini,gue kayak lihat drama korea di real life ya nggak sih"
Dan masih banyak lagi sayup-sayup suara yang membuat satu kantor rashad menjadi heboh karena hadirnya gisel di perusahaan milik rashad.
Ditengah lamunannya,ia merasakan ada yang merengkuh pinggangnya erat,membuat wajahnya menoleh dan mendapati rashad tengah memandanginya dalam.Dia condongkan wajahnya setengah membungkuk mendekat ke telinga alea dan membisikkan sesuatu,
"Abaikan saja mereka,kamu cukup lihat kedepan saja disampingku"
__ADS_1
"Hmmm"
Keduanya masuk kedalam mobil Rolls royce phantom hitam milik rashad melesat menyusuri kota jakarta yang padat karena dibarengi dengan jam pulang kerja karyawan yang mengadu nasib di kota metropolitan itu.
Sementara dirga yang sudah sampai di penthouse nya, memilih untuk sejenak menghirup udara segar dibalkon.Ia memandangi pemandangan beberapa bangunan yang menjulang tinggi yang ada dikota jakarta itu.Dirga menengadahkan wajahnya lalu ia berkali-kali menhembuskan nafasnya panjang.Dia teringat bagaimana ia memeluk mesra wanitanya dibalkon dulu pada malam hari,bagaimana ia begitu candu menikmati aroma khas yang menyeruak ditubuh alea yang membuatnya seakan ingin terus berada diceruk leher alea agar bisa menghirup serakah aroma tubuhnya yang begitu memabukkan baginya.
Ia kembali masuk ke dalam,meraih botol wine miliknya,ia minum habis dalam satu tenggak.
Ya,hari-hari dirga semenjak tidak ada alea disampingnya membuat nya melampiaskan dengan menenggak minum-minuman keras yang hampir setiap hari ia lakukan.
Dadanya terasa sangat sakit mengingat perpisahannya dengan alea.Dulu ia dan alea pernah seerat nadi,namun sekarang keduanya bagai matahari dan bumi.
MOHON DUKUNGANNYA DENGAN CARA LIKE,KOMEN,SUBSCRIBE,VOTE VOTE YANG BANYAK,DAN JANGAN SKIP IKLAN YA🥰
KASIH HADIAH JUGA BOLEH😊
TERIMA KASIH
__ADS_1