
BRUG
BRUG
Kepalan tangan dirga menghantam keras dinding ruang kerjanya,emosinya mendidih melihat isi pesan dari ponsel miliknya itu.
dirga,maaf aku tidak jadi pulang besok,aku meminta ijin cuti 2 minggu,terima kasih.
Diraihnya segera ponselnya,lalu menekan nomor yang baru mengiriminya pesan,namun apa yang terjadi justru membuat amarahnya meradang,
Nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi,silahkan tinggalkan pesan setelah bunyi tut...
Rahangnya mengeras,pemikiran negatif menyeruak begitu saja,dirga mengira alea bersenang-senang dengan rashad disana.
"Beraninya kau mengabaikanku alea,setelah dengan sabar aku menunggumu selama 3 hari tanpa kabar,lalu apa ini, kau mengirim pesan singkat untukku tanpa ada perkataan manis seakan kau membentangkan jarak kepadaku"
Kilatan manik coklatnya begitu berkobar penuh amarah memuncak,ingin rasanya dia memporak porandakkan perusahaan itu,yang telah seenaknya saja menawarkan penawaran menggiurkan kepada wanitanya.
Andai dirga tidak sibuk,maka dengan segera dia akan terbang ke beijing,namun sayangnya selama 1minggu ini dia benar-benar disibukkan dengan agenda yang padat.
"Tunggu sampai selesai urusanku,kemudian aku akan menyeretmu kesini dengan tanganku,persetan dengan semua orang yang mencoba menghalangiku,akan aku lakukan serapih mungkin sampai tidak akan ada yang menyadari kau aku bawa kemana" serangai iblis dirga nampak lagi,seperti kembali ke pengaturan awal dirinya.
Sementara alea tengah duduk diteras belakang mansion dengan tangan memeluk lutut memandangi hamparan rerumputan yang amat sangat luas,udara dingin seakan menusuk tubuhnya namun alea masih enggan beranjak dari sana,alea saat ini memakai piyama satin warna nude milo lengan pendek dan celana panjang serta rambut ponytail dengan tiap sisi kanan kirinya dia kepang agar terlihat simple namun tetap girly.
Alea larut dalam lamunannya,disatu sisi hatinya mengatakan masih sangat merindukan lelakinya namun disisi lain dia merasa sakit hati dengan foto-foro mesra dirga bersama wanita lain.Harusnya dia meminta penjelasan kepada dirga tentang foto itu,namun mulutnya kelu untuk mengatakannya.
Lamunan alea memudar sesaat sentuhan halus dirambutnya,alea mendongak dan mendapati rashad yang tengah memandangi dirinya lalu duduk disebelahnya.
__ADS_1
"Kamu belum tidur?,udara disini dingin,baiknya kamu masuk saja" perhatian rashad padanya begitu tulus,membuat hati alea berdesir.
"Iya shad,ayo kita masuk"
Hari demi hari berlalu dengan kesibukan masing-masing,
1MINGGU KEMUDIAN,
drt...drtt....
"Kalian sudah tau dia dimana"
"Sudah bos,selama ini nona alea tinggal bersama dimansion keluarga soetedjo bersama rashad juga disitu"
"Tunggu dia lengah dan sendiri,kalian bawa ketempatku,ingat jangan secuilpun menyakitinya,paham!"
Ya,dia faris dirgantara,saat ini dia sudah berada di beijing untuk memberi hukuman pada wanitanya yang sudah berani nakal telah mengabaikannya.
Dia menenggak habis botol minuman ditangannya kemudian dilemparnya asal.
"Sebentar lagi kita akan bersenang-senang sayang" seringai iblisnya begitu menakutkan.
Sementara alea tengah berada ditoko bunga untuk dia hadiahkan kepada mama tercintanya,karena dia tau kalau mama sangat menyukai bunga.
Setelah selesai alea berderap keluar,namun dengan cepat dia merasa ada yang membungkam mulutnya dengan kain yang sudah diberi obat bius sehingga alea langsung tidak sadarkan diri.
Setelah beberapa jam kemudian,alea terbangun,dia mengerjapkan matanya perlahan,kepalanya terasa berdenyut,alea mengingat kembali sebelumnya ada beberapa orang tidak dikenal mendekatinya lalu dia tidak ingat lagi karena diberi obat bius.Alea mengedarkan pandangannya disekitar ruangan dengan tangan dan kaki terikat,dia merasa tempat itu asing baginya,
"Aku dimana" alea berusaha untuk membuka ikatan tangannya namun susah karena terlalu kencang.
__ADS_1
Bersamaan itu terdengar bunyi seseorang melangkah mendekati pintu ruangan yang alea tempati ini,betapa kagetnya alea melihat dirga yang muncul dihadapannya.
"Dir..dirga...apa yang kamu lakukan,ka..kamu menculikku"
"Menculikmu..oh come on sayang,aku hanya sedikit memaksamu untuk membawa dalam dekapanku saja,karena setauku ada yang berusaha menjauh dariku tanpa ada penjelasan sama sekali" tatapan mata tajam dirga serta seringainya membuat alea kesulitan untuk bernafas.
"Ap..apa yang kamu mau dirga" alea berusaha memundurkan dirinya susah payah untuk menghindari tatapan mematikan dirga namun sayang dengan gerakan cepat dirga sudah berada tepat dihadapannya.
BUG
Tangan dirga menghantam ranjang tepat disebelah kiri wajah alea,membuat tubuh alea meremang,tangan alea bergetar melihat rahang dirga mengeras dengan mata penuh amarah membara dan seringai devilnya muncul lagi seperti pertama kali pertemuannya dulu.
"Dasar ****** sialan,beraninya kau mencampakkanku hah,sudah berani kau bermain-bermain denganku huh?" kobaran penuh amarah memenuhi manik kecokelatan dirga.
"A..apa maksud kamu dirga,a..aku tidak tau"
sungguh, alea merasa ditikam dengan sebilah pisau dengan perkataan dirga barusan.Air matanya menetes membasahi pipi,
"Berhentilah berpura-pura lemah dengan air mata sialan itu,dasar sampah! lihat apa maksud semua ini,kau tidak buta kan hah" dirga memperlihatkan artikel yang mengatakan kalau dirinya dan rashad akan segera bertunangan.
"I..itu sungguh aku tidak tau menau sama sekali dirga,artikel itu tidak benar,sungguh,aku tidak berbohong" alea menggelengkan kepalanya pelan dengan derai air mata yang masih mengalir dipipinya.
"Ckk,dasar ****** tetap ******,kau pikir bisa membuangku begitu saja huh?salah sayang,justru aku yang akan membuangmu setelah aku puas bermain-main denganmu,membuatmu hancur sehancur hancurnya sampai kedasar jurang" seringainya membuat tubuh alea bergetar hebat,
"Kamu jahat dirga,kamu kejam,sebegitu hinakah aku dimatamu" bulir air mata terus menetes.
"Berhenti pura-pura menangis,kau kira aku akan melepaskanmu melihat air mata bualanmu itu huh?, akan aku tunjukkan arti kejam yang sesungguhnya" dirga memborgol kedua tangan alea ke tepian ranjang,alea mencoba meronta sekuat mungkin namun nihil hasilnya karena cengkeraman dirga yang terlampau kuat,dirga mendekat dan membisikkan sesuatu ke telinga alea,
"Let's the show time,baby"
__ADS_1