Berjumpa Kembali

Berjumpa Kembali
Benang kusut


__ADS_3

"Apa maksud ucapan mami" seorang ibu anggun itu mencoba mencerna ucapan wanita paruh baya dihadapannya itu.


Wanita anggun itu ialah danira soetedjo,ibu dari marsha maharani soetedjo mendiang tunangan rashad.


"Maafkan mami danira,mami akan jelasin semuanya" suara wanita paruh baya itu terdengar serak menahan tangisnya.


Wanita paruh baya itu mendekat ke arah alea,meraih tangannya dan diusapnya lembut,


"Bisakah kamu ikut dengan kami sebentar nak?" perkataan memohonnya membuat alea tidak enak hati untuk menolak,alea pun memutuskan mengikuti mereka tanpa disadari dia belum berpamitan dengan dirga terlebih dulu.


Mereka tiba dikawasan Nassim road,salah satu pemukiman elit disingapura dengan harga ditaksir mencapai U$ 120JT atau 1,3triliun.


Mercedez yang mereka tumpangi telah sampai di rumah mewah yang mempunyai halaman yang begitu luas dengan pagar menjulang tinggi serta didepan rumahnya terdapat kolam raksasa dengan hiasan patung yang menambah kesan mewah.


Alea takjub melihatnya,selama hidupnya dia tidak pernah menginjakkan kakinya dirumah yang terlampau mewah.

__ADS_1


Lamunan alea disadarkan suara wanita paruh baya tersebut,


"Nama kamu siapa nak? Saya henrita maheswara ibu dari danira soetedjo,kalian pasti bingung dengan semua ini,saya jelaskan semuaya" alea hanya diam karena dia benar-benar bingung dengan yang terjadi.sedangkan wanita anggun tersebut terlihat jelas pancaran matanya seaka menuntut penjelasan.


Alea tidak menyadari jika handphonenya dia matikan karena niatnya dia tidak ingin ada yang mengganggu waktunya bersama dirga.


.


.


Mereka mengatakan jika alea pergi bersama wanita paruh baya dan seorang ibu kisaran umur 50tahun ke bawah.


   Dia melihat cctv untuk mencari tau keberadaan wanitanya itu.Dia mengamati wajah dua wanita yang membawa alea, 'seperti tidak asing' batin dirga


Dirga berpikir keras kemudian teringat wanita paruh baya itu bernama henrita maheswara,salah satu crazy rich asal singapura yang bermukim dikawasan elit nassim road.

__ADS_1


Mobilnya melesat dengan kecepatan tinggi untuk memastikan keberadaan wanitanya.


Sementara di dalam mansion henrita maheswara,


Mereka bertiga duduk disofa,nenek paruh baya tersebut memulai ceritanya,


"Dulu sewaktu kamu akan melahirkan,mami diberi tau oleh orang kepercayaan mami yang bisa menerawang nasib seseorang,katanya kamu akan mendapatkan anak kembar,namun saya harus menyingkirkan salah satu anak kamu karena jika keduanya hidup berdampingan,akan ada banyak penderitaan,jadi..." henrita menjeda kalimatnya,


"Jadi mami menyuruh orang untuk membawa salah satu anak kembar kamu dibawa kepanti asuhan atau terserah kemanapun,agar mereka berdua mendapatkan kebahagiaan"


perkataan wanita paruh baya itu bagaikan petir disiang bolong,membuat wanita anggun tersebut menangis sejadi-jadinya,


"Hiks...hikss..kenapa mami tega berbuat seperti itu terhadap anakku,jadi maksud mami wanita ini kembarannya marsha" ibu itu mendekat dan memeluk alea erat.


"Maafin mami,maafin grandma nak,untuk memastikan kalau dia memang anak kamu,dia mempunyai tanda lahir diperut atas sebelah kanan,karena mami ingat jelas tanda lahir tersebut"

__ADS_1


Tubuh alea kaku,matanya menerawang jauh,bagaimana mungkin ada seorang nenek yang tega membuang cucunya sendiri karena ramalan konyol itu.dia tidak bisa menerima penjelasan wanita paruh baya tersebut,memang benar alea mempunyai tanda lahir diperut atas sebelah kanan,namun baginya kejadian barusan bagaikan mengurai benang kusut yang sukar ia terima.


__ADS_2