Berjumpa Kembali

Berjumpa Kembali
Iblis berwujud manusia


__ADS_3

Belum sempat alea membuka mulut,firza sudah berbicara dulu yang mengira kalau dirga yang mengangkat teleponnya.


"Bro gawat gawat,padahal gue udah beresin malam itu juga tepat saat tewasnya nona dina,bahkan semua yang mengarah menjadi barang bukti sudah saya lenyapkan agar tidak ada seorangpun yang mencurigainya,tapi sepertinya ada seseorang yang berusaha keras menguak perbuatan kita,gue mengarah pada satu orang yaitu rashad,gue tau kalau dia selama ini selalu mengikutimu kemanapun kau melangkah,mungkin itu juga yang membuatnya curiga ketika kau berangkat menggunakan mobil ferrari,namun pulangnya berganti menjadi mercedez c200,tapi kau tenang saja,kau cukup memantau dari sana,biar sisanya gue yang beresin,sudah dulu ya bro nanti gue kasih kabar lagi"


Pupil mata alea melebar sempurna,ia rasa telinganya tidak salah mendengar tentang fakta bahwa dirga membunuh dina,apakah yang dimaksud dina temannya itu?lalu kenapa dirga membunuh dina?apa kesalahannya hingga dia begitu kejam nya membunuh sahabat nya itu?


Air mata nya luruh begitu saja membasahi pipi nya,dia merasa tidak bertenaga sehingga tubuh nya merosot kebawah menangisi kematian sahabat nya yang sangat tragis di tangan lelaki kejam.


Bagaimana bisa ada manusia yang berperan sebagai pencabut nyawa seseorang?


Ya tuhan,alea tidak habis pikir ternyata ada didunia ini manusia tidak memiliki hati nurani sama sekali,alea mengira dirga sudah akan berubah ternyata masih sama saja,bahkan dia lebih iblis,karena dia berani menghilangkan nyawa wanita dengan cara keji dan dengan gampang nya dia ingin agar kejahatan nya bisa tertutup sempurna?agar penegak hukum tidak bisa mencium kejahatan nya?yang benar saja,alea yakin didunia ini tidak ada kejahatan yang sempurna,pasti suatu saat dirga akan mendapatkan balasan atas perbuatan nya.


Namun sungguh,kenyataan yang baru ia tau sangat tidak bisa ia terima,akal sehat nya mengatakan tidak mungkin,tapi untuk sesaat ia disadarkan kembali akan perlakuan keji dirga terhadap nya dan bayi yang dikandungnya.bagaimana ia memaksa alea meminum obat itu hingga ia merasakan sakit luar biasa diperutnya serta tubuhnya yang dilukis menggunakan sebilah pisau hanya karena persoalan yang belum jelas asal usul nya.


Disaat alea masih dalam pikirannya sendiri,dia merasakan rengkuhan seseorang yang membelai rambutnya lembut.Pikiran alea naik ke permukaan dan menyadarkan nya bahwa yang merengkuhnya itu iblis berwujud manusia.


Tangan alea bergetar,dengan sisa tenaga dia mendorong keras dirga agar menjauh dari nya.


"Lepaskan saya..."


"Kamu kenapa sayang,kamu mimpi buruk?"

__ADS_1


Dirga melihat bibir wanitanya bergetar,manik mata nya penuh dengan tatapan nyalang,


dia tidak tau apa yang terjadi sebenarnya.


"Mengaku saja,anda yang membunuh dina bukan?kenapa bisa ada manusia kejam seperti anda!"


Tubuh dirga seketika kaku,terlihat tangannya terkepal erat,manik matanya seolah ingin mencari alasan pembenaran akan peristiwa keji itu.Alea yang melihat respon nya seperti itu tertawa miring,


"Tanpa anda jawab juga saya sudah tau kenyataannya,anda tidak bisa mengelak,saya semakin membenci anda,pergi jauh dari sini,saya bahkan jijik jika mengingat kita pernah bersama dan bahkan saya pernah mengandung anak anda"


Dirga melihat wanitanya semakin menjauh darinya,tidak,dia tidak ingin seperti itu.dia harus menjelaskan semuanya,


Dirga melangkah untuk mendekati wanitanya serta meraih tangannya namun ia melihat penolakan wanitanya itu kentara,ia melihat bagaimana wanitanya itu bergerak mundur menjauh darinya dengan tubuh bergetar.


Alea melangkah sejauh mungkin dari dirga,membuat dirga begitu tercabik akan sikap alea yang seakan sudah tidak ada lagi rasa cinta yang tersisa dihati nya untuknya,dirga yang melihat penolakan wanitanya merasa sangat marah hingga tanpa sadar ia meraih gelas dimeja samping ranjang dan melemparnya ke arah kaki alea.


Prang,,,,


Nafas alea tercekat melihat manik lelaki itu menatapnya nyalang,apakah dia selanjutnya yang akan berakhir hidupnya ditangan lelaki itu?jika iya sungguh alea tidak rela,lebih baik dia yang mati dengan tangannya sendiri dari pada harus mati ditangan lelaki berengsek seperti dia.


Sedangkan pupil mata dirga melebar melihat pecahan kaca yang berserakan dilantai dam hampir mencelakakan wanitanya.

__ADS_1


Ya tuhan,haruskah dia lagi ,menyakiti hati wanitanya itu?bagaimana bisa amarah yang selalu menguasai jiwanya untuk kembali menorehkan luka paling dalam kepada wanitanya itu?


Dirga yang sepenuhnya sadar segera berjalan kearah alea,namun ia melihat mulut wanitanya terbuka,


"Sudah cukup anda torehkan luka untuk saya,apakah dengan melihat saya mati bisa membuat anda puas?jika iya,saya akan mengabulkannya"


Dengan gerakan cepat alea meraih pecahan kaca tersebut dan menancapkannya didada sebelah kanan,


Pupil matanya melebar,dia tidak bisa menerima kenyataan jika wanitanya berusaha menghilangkan nyawa nya tepat didepannya.Segera dia berlari menangkap tubuh alea yang merosot kebawah dengan mulut sudah dilumuri dengan darah.


"Sayang,aku mohon maafkan aku,jangan menyiksaku seperti ini,aku salah,aku salah"


air mata dirga luruh dengan derasnya melihat keadaan wanitanya yang terlihat lemah karena banyaknya darah yang keluar dari mulutnya.


Dia melihat wanitanya berusaha membuka mulutnya,


"Saya harap kita tidak saling bertemu lagi jika masih ada kehidupan selanjutnya untukku"


MOHON DUKUNGANNYA DENGAN CARA LIKE,KOMEN,SUBSCRIBE,VOTE VOTE YANG BANYAK DAN JANGAN SKIP IKLAN YA🥰


KAMSAHAMNIDA😊

__ADS_1


__ADS_2