Berjumpa Kembali

Berjumpa Kembali
Terpatri jiwa dan raga


__ADS_3

Flasback off


warning 21+


Bulan demi bulan berlalu,tahun demi tahun telah berganti,tidak terasa sudah 4 tahun sejak peristiwa itu terjadi.


Gisel telah menjelma menjadi pengusaha wanita yang mampu bersaing dengan pengusaha lainnya.Sejak merintis 3 tahun lalu,perusahaannya telah berkembang pesat.Dari awalnya hanya ada puluhan karyawan,sekarang tembus ratusan karyawan yang menggantungkan hidupnya diperusahaannya.


Tentu semua itu tak lepas dari kerja kerasnya dalam memulai bisnis yang baru dijalani nya itu.Hingga perkembangan bisnis nya ini sama sekali tak ada campur tangan dari orang tua maupun rashad.Karena ia dari awal bersikukuh untuk membangun bisnis nya berdasarkan kemampuannya sendiri.


Perusahaan gisela production telah di lirik oleh perusahaan-perusahaan besar yang ada dibelahan negara di dunia.Sudah tercatat bahwa sebagian perusahaan produksi film besar seperti china,hongkong dan thailand mempercayakan gisela production untuk menjalin kerjasama dengan perusahaannya.Karena film drama saat ini tengah digandrungi sebagian besar orang,terlebih cerita film tersebut diadaptasi dari novel yang sebagian besar diambil dari karya penulis hebat yang bernaung dibawah perusahaannya gisel.


GISELA PRODUCTION


Dalam satu bulan ini,dia tengah disibukkan dengan pembukaan cabang baru perusahaannya di indonesia,Dia bahkan belum sempat membicarakan hal ini kepada rashad dan orang tua nya,karena waktunya benar-benar tersita akan persiapan pembukaan cabang perusahaannya tersebut yang sudah mencapai 75%.


Namun ia ingat pertama kalinya ia menginjakkan kaki di indonesia,dada nya merasa berdebar entah mengapa,dia merasa tidak asing berada di indonesia,seakan dia sudah terbiasa berada di sini.


Ia mendirikan perusahaan keduanya di indonesia karena investor dari orang indonesia yang mengajaknya bekerjasama dalam meluaskan pasar novel ke seluruh pelosok negeri di indonesia,sebelumnya dia sudah mensurvey jika memang sebagian besar peminat pembaca novel terbanyak berada di indonesia,untuk itu baginya tidak ada salahnya jika melebarkan bisnis nya agar lebih bisa semakin merajai perusahaan besar yang memang sudah lebih dulu berada di indonesia.


Seperti saat ini gisel ketiga kalinya akan terbang ke indonesia bersama rekan bisnisnya untuk melihat perkembangan gedung yang akan didirikannya itu yang akan ditargetkan akan dibuka 2 bulan kedepan.


Sementara diperusahaan Ritztoon jakarta,


Tok tok tok


"Masuk"


"Permisi pak dirga,sekedar mengingatkan jam 11 nanti anda ada pertemuan rekan bisnis di restoran amuz gormet jakarta,untuk membahas perihal lanjutan kerjasama dengan perusahaan Queena crop"


"Baik kamu atur saja jadwalnya,lalu ada apa lagi?"


"Besok malam anda ada undangan jamuan makan malam dalam rangka ulang tahun owner PT kreasi film di hotel the ritz carlton singapura jam 7 malam,disana akan banyak owner perusahaan besar diseluruh dunia pak dirga,untuk itu saran saya anda sebaiknya memenuhi undangan tersebut karena itu juga merupakan peluang besar bagi perusahaan ini agar bisa lebih meluas lagi"

__ADS_1


"Kau saja yang kesana,saya malas berada dijamuan seperti itu,hanya membuang-buang waktu saja"


"Tapi pak dirga,saya dengar disana juga ada owner dari perusahaan gisela production,katanya anda ingin mengajaknya bekerja sama,untuk itu saya kira itu merupakan kesempatan bagus agar bisa leluasa mengobrol pak dirga,dengar-dengar juga gisela production sedang membangun perusahaan cabang nya di indonesia"


"Hmm..baiklah saya akan kesana besok malam,lalu untuk hari ini ada agenda apa lagi?"


"Tidak ada lagi pak,anda hanya perlu menandatangi dokumen ini"


"Ini sudah,nanti saya keluar sendiri saja,sisa nya urusan sini saya percayakan sama kamu,aku masih ada urusan setelahnya,tidak akan kembali ke perusahaan"


Kening firza berkerut,ia memandangi dirga dengan curiga,dirga yang tengah sibuk pada layar laptopnya terpaksa teralihkan oleh firza yang memandanginya dengan tatapan curiga.


"Apa?masih ada yang perlu dibicarakan?"


"Jangan bilang kau masih berusaha mencari keberadaan alea?come on dirga,ini sudah 4 tahun,fokus saja dengan bisnismu dan hidupmu,kau jangan selalu menyiksa diri sendiri dengan masih saja mencarinya,relakanlah dia"


"Kau tidak pernah merasa terpuruk seperti ini,kau juga tidak pernah merasa sejatuh ini,jadi jangan coba untuk menasehatiku,karena ini urusanku sendiri"


dirga kembali berkutat pada pekerjaannya,memutus pandangan dengan firza.


Sepeninggalnya firza,dirga menghentikan aktifitas kerjanya,ia menyandarkan tubuhnya dikursi kebesarannya,la pejamkan matanya serta memijit pelipis alis mata nya yang terasa berat.


Ya,memang selama 4 tahun ini dirga tidak pernah berhenti mencoba mencari dimana alea berada,meskipun hasilnya hanya ada kekecewaan.Namun sepertinya keluarga soetedjo begitu piawai menyembunyikan alea hingga tidak terendus batang hidungnya sama sekali.Setiap ia gagal dalam pencariannya,ia selalu melampiaskannya dengan meminum minuman keras karena hanya dengan menenggaknya ia akan bisa melupakan sejenak tentang hal yang berkatian tentang alea.


Selama ini hidupnya seakan mati rasa,dulu ketika ia sebelum bertemu alea,jika tengah dalam masalah,ia akan melampiaskannya dengan minuman keras dan wanita.Namun kali ini berbeda,pernah ia mencoba sekali ingin menuntaskan hasrat seksualnya dengan memanggil wanita penghibur ke bar langganannya.


"Bro,siapin gue wanita paling cantik dan paling seksi disini serta paling lihai dalam bercinta"


"wah tumben sekali lo,oke tunggu sini,gue pilihin yang terbaik buat muasin lo" firza menghilang entah kemana lalu tidak lama kemudian dia sudah bersama dengan wanita cantik dengan tubuh yang begitu errr...mungkin bagi semua pria hidung belang akan langsung menirkam perempuan itu namun dirga hanya memandangnya datar.


"Gue tinggal keluar ya bro,silahkan lo puas-puasin"


"Hmm"

__ADS_1


Dirga melihat pergerakan menggoda wanita penghibur itu mencoba mendekat ke arahnya dengan pakaian yang hampir tidak bisa menutupi sebagian area sensitifnya itu.


"Halo tuan tampan,malam ini aku jamin akan memuaskanmu,meskipun tanpa dibayarpun,aku rela karena kamu sangat tampan"


"Aku tidak suka basa-basi,cepat lakukan keahlianmu"


Dirga melihat wanita itu dengan cepat menanggalkan seluruh pakaian yang melekat ditubuhnya hingga tak ada sisa sehelai pun,menampakkan gundukan yang besar dan dibawahnya nampak hutan rimba yang lebat,manik mata cokelat dirga tak lepas memandang tubuhnya yang berjalan mendekat kearahnya hingga mengikis jarak diantara kita.


Dia mulai duduk diatas pangkuan dirga,membuka satu per satu kancing kemeja yang dirga pakai dengan gerakan sensual.


setelah itu dia mulai menempelkam bibirnya ke leher dirga dengan memainkan lidahnya menyusuri seluruh leher lelaki tampan itu,lalu turun ke dada serta perut dirga dengan masih menyesap nya dengan bantuan lidahnya menari nari diatas perut dirga,karena teknik seperti ini akan membuat pria siapapun tak akan bisa mampu untuk menolaknya.


Namun justru berbeda dengan dirga,dia tidak merasakan apapun setiap sentuhan yang wanita itu coba lakukan untuk menaikkan hasratnya,hingga ia pun heran mengapa bawang miliknya dibawah sana sama sekali tidak bisa berdiri akan tiap rangsangan yang diberikan wanita itu padanya.


Hingga dirga berdiri dan menyingkirkan wanita itu yang ada dipangkuannya,


"Keluar sekarang dan ini bayaran anda"


wanita itu pun heran karena dia belum melakukan apa-apa


"Tapi tuan,saya belum menuntaskan pekerjaan saya"


"Tidak perlu,cepat pakai pakaian anda,itu membuat saya jijik"


Wanita itu pun memakai kembali pakaiannya lalu keluar secepat mungkin karena dia merasa selama ini tidak ada yang bisa menolak rangsangan yang ia berikan pada clien nya,


"Jangan-jangan lelaki tampan itu impoten,ih sayang sekali nasibnya"


Sementara dirga melangkah ke kamar mandi,dia tanggalkan pakaian yang dikenakannya,lalu ia mengguyurnya dengan air agar bekas sentuhan wanita sampah itu segera hilang dari tubuhnya.Namun ditengah dirinya sedang mandi,justru tiba-tiba yang ada malah muncul sekelebat bayangan alea dihadapannya dengan senyuman manis nya serta setiap sentuhan lembutnya yang membuatnya langsung bergairah,hanya dengan menyentuh wajah dirga saja sudah membuat dibawah sana tegang.Alea mulai menempelkan bibirnya pada bibir dirga,********** dengan mesra dan dibalas dengan ******* penuh gairah yang sudah menggebu.


Ia terus ********** dalam,dibuka nya mulut alea agar lidah dirga bisa menari bebas didalam sana yang selalu membuatnya candu.


******* itu lolos begitu saja diantara kami,seakan dirga belum puas dengan bibir alea,perlahan ia turun kebawah menuju lorong milik alea yang selalu ingin ia jelajahi,dia arahkan wajahnya tepat dibawah sana,lalu dia gerakkan lidahnya menyusuri kenikmatan tiada tara hingga wanitanya mendesah dengan suara seksi yang ia rindukan serta tubuhnya yang menggelinjang karena sentuhan yang membuatnya merasa geli namun begitu memabukkan.

__ADS_1


Disaat dirga tengah mengarahkan miliknya kedalam milik alea,tiba-tiba dia mendengar suara ketukan pintu diluar,membuatnya tersadar akan khayalannya tentang alea.


"Sial..." dia memukul keras tangannya ke arah dinding kamar mandi,sungguh ia merasa frustasi karena siksaan tubuh alea yang sudah terpatri diseluruh jiwa dan raganya,hingga tubuhnya hanya bisa merespon sentuhan dari alea saja.


__ADS_2