
Pagi ini ketika alea terbangun merasakan seluruh tubuhnya remuk akibat kegiatan panasnya semalam.
dia meraba lelaki disampingnya itu namun didapatinya dirga tidak ada diranjangnya.
Dilihatnya jam masih menunjukkan pukul 05.00 pagi,dia mengernyirkan dahi,
'Dimana dia pagi-pagi begini' katanya lirih.
Alea beranjak dari tidurnya dengan memakai kaos putih oversize sampai paha atas nya saja,sedangkan bawahnya dia hanya memakai ****** *****.Dia masuk kedalam kamar mandi untuk menggosok gigi dan membasuh mukanya.
Setelah selesai alea bergegas mencari lelakinya itu.Jika mengingat kembali akan kegiatan panasnya semalam,alea merasa malu sendiri,apalagi ketika dirinya dengan terang-terangan begitu memuja otot kekar dan perut roti sobek lelakinya itu.Tangannya yang nakal bermain-main lama diperut roti sobeknya seakan ada lemnya tidak mau lepas.
Dia begitu mengagumi lelakinya itu,punya wajah tampan,kaya raya,tinggi,memiliki tubuh atletis.
Ah..sungguh alea wanita yang beruntung bisa berada disisi dirga.
Lamunan alea memudar ketika dia melihat dirga tengah terfokus menatap serius layar laptopnya.Dia terlihat sedang mengerjakan pekerjaannya.
__ADS_1
Alea mendekatinya dengan berjalan pelan agar tidak mengganggu lelakinya itu.Namun usahanya sia-sia,dirga menyadari keberadaan alea dibelakangnya karena aroma tubuh alea yang menceruak masuk kedalam hidungnya.
"Kamu sudah bangun sayang" ditariknya tangan alea untuk membawanya kedalam pangkuannya.
"Hmm..iya udah,kamu lagi apa?"
alea melingkarkan tangannya ditengkuk leher dirga.
"Aku lagi ngurus berkas-berkas sebentar sayang" dikecupnya lembut pipi alea yang
bersemu merah.
"Hari ini kita nggak usah kekantor,karena seharian ini aku untukmu sayang"
"Jadi aku nggak masuk kerja lagi,apa kata orang kantor tentangku nanti" dilihatnya wajah wanitanya menunduk.
Diangkatnya wajah alea menatap mata dirga,
__ADS_1
"Kamu itu nggak perlu mengkhawatirkan orang lain karena aku bosnya jadi cukup hanya mendengarkan perkataanku saja,okey honey" digesekkannya pelan dagunya keceruk leher alea membuat wanitanya itu menggelinjang.
"Hmm aku sebenernya pengen ke singapure,pengen ke universal studio,jewel changi terus malemnya pengen makan dimarina bay sands,karena dari dulu belum pernah ke luar negeri" wajah alea menunduk malu.
Begitu kontras kehidupan dirga dan alea,dirinya mau pergi kemanapun itu bukan hal yang sulit karena dirinya mempunyai jet pribadi yang bisa membawanya kemana saja,sedangkan alea dari keluarga sederhana,dia harus banting tulang bahkan uang yang didapatnya hanya sekedar untuk bertahan hidup.Terlebih dirga sampai sekarang merutuki dirinya ketika dia menodai alea dengan paksa,andai dirga tidak menuruti hasratnya,maka alea tidak akan kehilangan orang tuanya.
"Jangankan singapure,kamu pengen keliling duniapun akan aku penuhi sayang" dikecupnya lagi pipi alea.dirga melanjutkan perkataannya,
"Kamu siap-siap dulu ya sayang,aku selesaiin dulu sebentar pekerjaanku ini ya,habis itu kita langsung berangkat"
"Iya,yaudah aku mandi dulu ya" dikecupnya sekilas bibir dirga,
"Terima kasih sayang" alea beranjak meninggalkan dirga.
Dirga memandangi punggung alea sampai hilang dari pandangan,
Dirga bertekad untuk selalu berusaha membuat alea bahagia dan selalu ada disampingnya.
__ADS_1
'Akan aku tebus kesalahanku dulu padamu,akan aku ganti kesedihanmu menjadi kebahagiaan' ucapnya dalam hati.
Dirga merasakan kehadiran alea membawa pengaruh besar dalam hidupnya,yang dulunya tidak percaya cinta,yang dulunya dia orang yang dingin dan kejam,sekarang dia berani mempunyai angan merancang masa depan bahagia bersama alea.