
Alea sampai diapartmennya sekitar pukul setengah 3 siang,dia dengan cepat menyelesaikan pekerjaannya karena jam 4 sudah akan terbang ke china.
Alea mengecek kembali barang bawaanya,Setelah dirasa semua yang dibutuhkan sudah terbawa,alea bersiap-siap mandi.
Alea berendam dalam bathup yang sudah dia kasih aroma therapi untuk merilekskan badannya.
Alea memejamkan kedua matanya,masih terngiang ngiang kejadian yang dilihatnya tadi kalau dirga dan wanita itu berpelukan.Apalagi ketika alea kembali dari meja kerjanya dan dirga masih dilobi,wanita itu dengan tidak tau malu masih saja berada didalam ruangan dirga,bahkan dia berani menyuruhku membuatkan secangkir kopi susu.
Dengan sangat terpaksa alea melakukannya karena sadar akan posisinya dikantor sebagai sekretaris CEO,jika ada rekan dirga yang hadir,dia juga harus membawakan minuman untuk para tamu.
Tok tok tok
"Permisi nona,ini kopi susu anda"
"Iya makasih,oh ya anda sudah berapa lama kerja dengan dirga"
"Baru beberapa bulan saja nona,maaf saya permisi dulu masih banyak kerjaan yang harus saya selesaikan"
"Eh tunggu,saya lihat dirga cukup akrab sama anda ya,tidak biasanya dia berbicara dengan bawahannya dengan sebutan 'kamu' ,saya peringatkan dirga hanya milikku,kita dari dulu sudah berteman dan saya tau kalau dihati dirga hanya ada saya" wanita itu menatapnya tajam,alea malas melayani wanita gila itu,dengan acuh dia melangkah keluar,
"Maaf saya permisi"
alea melangkahkan kakinya cepat,ingin segera terbebas dari omongan wanita gila itu.
"Eh berani sekali ya anda,saya belum selesai bicara"
'Dasar sekretaris gak tau diri,awas aja' ucapnya dalam hati.
__ADS_1
.
.
Alea menggelengkan kepalanya,dia beranjak dari aktifitas berendamnya,dan membersihkan seluruh tubuhnya menggunakan air shower,selesai mandi alea memakai baju yang dia sesuaikan di china,karena saat ini china memasuki musim dingin.
Alea mengecek hp nya,berharap ada dirga yang mengiriminya pesan ternyata tidak ada sama sekali.Alea menarik nafasnya kasar,
"Segitu tidak pentingkah aku dimatamu"
Dia mengelus perutnya yang masih rata,tidak tau akan nasibnya dengan bayi yang ada dikandungannya kini,
"Kamu pinter ya nak,nggak mau nyusahin mama ya" dia bersyukur karena sudah tidak pernah muntah dan mual lagi.
Alea melihat jam telah menunjukkan pukul 15.15 sore,ketika dia sedang bersiap-siap,terdengar bunyi bel dari apartemennya,
"Iya sebentar"
"Hai alea,gimana kamu sudah siap" mata rashad tidak bisa berpaling dari wanita dihadapannya itu,tidak berjumpa beberapa hari saja sudah membuatnya rindu setengah mati.Tapi rindunya akan terbayar karena dia akan berada di china bersama alea,itu artinya dia akan ada kesempatan untuk bisa lebih dekat dengannya.
Disana rashad juga ingin menyampaikan kabar penting tentang asal usul alea yang sebenarnya,karena hasil test DNA nya sudah keluar dan menyatakan cocok dengan keluarga mendiang tunangannya itu,ternyata selama ini prasangka rashad benar,bahwa alea dan marsha adalah anak kembar yang terpisah,namun bagaimana bisa mereka terpisah,rashad belum tau dan rencananya dia di china akan merencakanan pertemuan dengan keluarga marsha dengan alea,tentu saja tanpa sepengetahuan alea.
Ditengah lamunannya,rashad tersadar karena mendengar suara alea memanggilnya,
"Pak..pak rashad,saya sudah siap,bisa kita berangkat sekarang"
"Ah iya alea mari kita berangkat dan satu lagi panggil saja saya rashad,okey"
__ADS_1
"Iya rashad"
"Sini biar saya saja yang membawa koper kamu" rashad merebutnya dari tangan alea.
"Nggak usah shad,nanti ngerepotin"
"Gak kok,saya malah senang" senyuman rashas yang manis serta belahan dagunya membuat pesonanya semakin terpancar,alea pun membalas senyuman rashad.
Keduanya masuk kedalam mobil rashad dibelakang,karena hari ini rashad memakai sopir.keduanya sampai di kediaman rashad yang sangat luas,alea begitu takjub dengan rumah istana didepannya ini.bahkan halaman depannya saja sangat luas.
Alea menyudahi kekagumannya pada rumah rashad,kening alea berkerut karena mereka akan segera melakukan perjalanan jauh ke china tapi malahan berakhir dirumah rashad.dia mencoba memberanikan diri bertanya,
"Emm shad,bukannya kita mau ke bandara,kenapa malah kesini"
"Jet saya berada dibelakang rumah saya alea"
Ucapan rashad membuat alea mengingat kembali sewaktu dirinya membaca informasi tentang kehidupan rashad,ternyata memang benar orang tuanya dia masuk dalam daftar anak dari salah satu 10 orang dan rashad juga tekenal dengan pebisnis sukses yang terkenal dinegri sendiri dan mancanegara,tidak heran jika dia mempunyai jet pribadi yang dia taroh di belakang halaman rumahnya yang sangat sangat luas,bahkan ada lapangan golf pribadi.
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,SUBSRIBE,VOTE YA ☺️
KARENA DUKUNGAN KALIAN YANG MEMBUATKU LEBIH SEMANGAT DALAM MENULIS
TERIMA KASIH😊
DIBAWAH INI VISUAL RASHAD ARGA HARTONO,KOMEN YA SUDAH SESUAI APA BELUM👇
__ADS_1