Berjumpa Kembali

Berjumpa Kembali
Demi kau aku rela


__ADS_3

"Aku ingin kau menjauh dariku,aku tidak ingin melihatmu dihidupku"


Gisel terus melangkah mundur,bibir nya bergetar bersamaan air mata nya yang luruh dengan deras membasahi kedua pipi nya.


Dirga tersenyum perih melihat wanita nya kini terasa semakin menjauh dan seakan tak bisa digapai,jiwanya hancur melihat ketakutan wanitanya yang tergambar jelas diwajah nya.


Dirga mencoba mendekat,dengan sekali gerakan ia mencengkeram lengan wanitanya,


"Tidak bisakah kamu sedikit saja memahamiku bahwa apa yang aku lakukan ini karena besar nya cintaku padamu,karena besarnya ketakutan yang selalu membayangiku jika kau pergi dari hidupku" ucap dirga dengan wajah merah padam.


Bibir gisel seakan bisu,ia hanya bisa berdiri mematung dengan sorot mata nya penuh kekosongan.


"Istirahatlah,besok pagi aku akan menyuruh sopirku untuk mengantarkanmu ke bandara" geram dirga,ia segera melepaskan cengkeraman nya.


Perpisahan yang selalu menghantui dirga dalam mimpi buruknya kini menjadi nyata,ia memang sadar diri sudah menorehkan luka yang dalam untuk wanitanya.Tapi tak bisakah alea sedikit saja melihat dirga dari sudut pandang yang berbeda?tak cukupkah hukuman rindu dan penyesalan yang selama ini ia rasakan,tak mampu untuk membuat hati nya tergerak walau hanya seujung jari kuku?


Sementara itu ia melihat lelaki itu membuat langkah lebar meninggalkan nya sendiri tanpa sedikitpun menoleh ke arah nya,hingga perlahan bayangan punggung lelaki itu menghilang tak terlihat lagi.


Tubuh nya merosot kebawah,seakan berdiri saja ia tak mampu karena tenaga yang sudah terkuras habis.Air mata nya semakin deras mengalir,mengurai segala rasa sesak yang bersemayam di dada.

__ADS_1


Jika dipikirkan,ia saat ini memang belum bisa mengingat apapun peristiwa yang terjadi di masa lalu nya,namun mengapa hanya mendengar pernyataan kebenaran tentang masa lalu nya bersama lelaki itu terasa sangat menyakitkan?Dia merasa dada nya berdenyut nyeri,perih seakan dada nya dihunus oleh pisau yang tajam.


Tapi tunggu,ada satu yang terlintas dalam pikiran nya kala itu,ketika pertama kali nya ia membuka mata pada peristiwa 5 tahun lalu,rashad mengatakan kalau luka tusukan di dada sebelah kanan nya akibat perbuatan dari seseorang yang menculik nya.Apakah itu artinya lelaki itu lah pelaku yang rashad maksud?haruskah ia setelah ini meminta penjelasan dari rashad?


Gisel mengusap wajah nya yang kembali menangis,tubuhnya masih bergetar,bahkan ia sendiri tak tahu apa yang harus ia lakukan saat ini.


Ia merasa lelah karena terus menerus menangis,bahkan mata nya pasti sudah bengkak karena air mata yang terus luruh membasahi pipi,Ia berjalan merangkak ke ranjang untuk mengistirahatkan tubuh nya dan sejenak melupakan apa yang baru saja terjadi.


Sementara diruangan lain,dirga membuka pintu kamar nya dengan kasar,


Brak!


Belum cukup ia melampiaskan amarahnya,ia melangkah mendekati dinding kamar nya,


BRUK!


BRUK!


BRUK!

__ADS_1


Rasa sakit yang menjalar di seluruh tangan kanan nya seakan tidak ia rasakan,ia hanya benci pada dirinya sendiri,ia benci akan sifat tempramen nya yang selalu tidak bisa ia kendalikan bahkan saat bersama orang yang ia cintai,


"You are stupid" geram dirga menyalahkan dirinya sendiri hingga tak terhitung sudah beberapa kali ia menyiksa tangan nya hingga mengeluarkan darah akibat benturan keras pada dinding kamar nya.


Ia segera meraih wine yang memang sudah tersedia di dalam lemari kecil kamar nya,ia selalu datang kesini untuk hanya sekedar meluapkan kekesalan serta penyesalan nya dengan menenggak minuman keras sampai ia tidak sadarkan diri akibat terlalu mabuk.


Glek


Glek


Glek


Tenggakan demi tenggakan minuman alkohol itu masuk kedalam tenggorokannya hingga tak terhitung lagi berapa botol yang sudah ia habiskan sampai ia terlihat sempoyongan serta pandangan mata nya kabur akibat pengaruh minuman keras tersebut.


"Apa kau begitu membenciku alea hingga kau menyuruhku untuk menjauhiku,hingga kau memintaku untuk tidak hadir dalam kehidupanmu,apakah dengan aku menghilang dari pandangan matamu,akan membuatmu merasa bahagia?jika iya,aku akan mengabulkannya,demi kau aku rela alea" gumam dirga ditengah kesadarannya yang semakin menipis hingga akhirnya ia tidak sadarkan diri.


MOHON DUKUNGANNYA DENGAN CARA LIKE,KOMEN,SUBSCRIBE,VOTE DAN JANGAN SKIP IKLAN YA🥰


Kirim-kirim hadiah juga boleh,aku terima dengan senang hati😊

__ADS_1


__ADS_2