
"Katakan dimana alea,dasar keparat" rahang rashad mengeras,langkahnya melebar mendekati dirga dengan raut wajah datar.
Dengan cepat rashad meraih kerah dirga dan mencengkeram erat,manik hijau rashad bertemu dengan manik kecokelatan milik dirga,rashad menggretakkan giginya karena tidak ada respon sama sekali,rashad langsung menyeret lengan dirga lalu mendorongnya hingga punggung dirga menabrak dinding kaca tempat ruang kerja dirga.
Dengan cepat sebelah tangan rashad mengambil sebilah pisau yang ia simpan dibalik jasnya dan langsung mengarahkannya tepat diceruk leher dirga.
"Kau tuli huh?cepat katakan dimana alea atau saya tidak segan-segan untuk membunuhmu detik ini juga" amarah rashad berkobar hebat,deru nafasnya yang menggebu-gebu karena respon lawan didepannya ini teramat tenang seakan meremehkan kekuatan rashad.
"Baik karena kau bisu maka saya akan memberimu pelajaran,
BUG
BUG
BUG
Tangan rashad memukuli wajah dirga tiada ampun namun tidak ada perlawanan darinya,yang ada hanya senyum remehnya tertangkap di manik hijau milik rashad,
"Ayo pukul lagi,kau tentu paham hukum,jika menuduh tanpa bukti jelas kau yang akan aku seret ke jeruji besi tuan rashad arga hartono"
terlihat senyum miring dirga membuat rahang rashad kembali mengeras,diraihnya rahang dirga dengan mencengkeram lalu disentakkan dengan keras dan kepala dirga dibenturkan pada dinding kaca tersebut sampai menimbulkan bunyi nyaring.
Manik hijau milik rashad bertemu dengan manik kecokelatan milik dirga,rashad mencoba mencari tau kebenaran dibalik manik coklat milik dirga.Namun dirga orang yang pandai menyembunyikan ekspresi perasaannya,jadi itu hanya akan membuang waktu dengan percuma jika terus menuntut dirga agar mau membuka mulutnya.
"Kau tau alea hampir setiap hari pandangan matanya kosong,sering saya melihatnya menangis dalam diam,terlebih ketika dia mendapat beberapa foto kau tengah bercumbu dengan wanita sampah,kalau saya tau kau hanya akan menyakitinya berulang kali,dari awal sudah saya rebut dan saya bawa pergi jauh dia dari pria berengsek sepertimu"
__ADS_1
Tunggu,dirga seperti mendengar rashad mengatakan kalau alea melihat foto dirinya dengan wanita lain,jadi dia sudah tau,tapi mengapa dia hanya diam tanpa mengatakan apapun?perkataan rashad sungguh jadi ambigu bagi dirga,begitu banyak pertanyaan yang muncul dan mengapa dia tidak serta merta menghakimiku sendiri seperti aku yang menghakiminya dengan siksaan.
Sejenak hinggap perasaan entah apa itu yang membuat hatinya terasa sangat sakit,namun akal sehatnya mengingatkan bahwa perbuatan alea sudah terlampau fatal karena dia mengandung anak rashad.
Dirga berdecih memandangi wajah rashad nanar,
Ckkkk,
"Kata sampah bahkan tidak cocok tersemat didalam dirinya karena masih bisa didaur ulang,oh sepertinya saya tau kata apa yang pantas tersemat olehnya,seperti buah yang sudah membusuk sampai keluar cacing hingga orang yang melihatnya pun menutup hidungnya karena sangat menjijikkan"
BRUG
BRUG
BRUG
Dirga yang juga emosinya naik langsung melayangkan pukulan ke rashad juga dengan keras,
BRUG
BRUG
Keduanya yang sama-sama dilanda amarah saling menghujami pukulan demi pukulan hingga sudut bibir keduanya keluar darah dan wajah tampan mereka penuh lebam akibat terkena bogem mentah oleh masing-masing.
Pertahanan keduanya sangat kuat,hingga asisten keduanya datang melerai karena jika dibiarkan semenit saja keduanya bisa saling membunuh.
__ADS_1
"Sampai saya menemukan alea lecet sedikitpun,akan saya pastikan kau akan menyesalinya seumur hidup dan akan saya bawa alea bersama anak kalian jauh hingga tak terlacak olehmu,camkan itu!" rashad pergi berderap keluar hingga hilang dari pandangan dirga.
"Pak dirga,anda tidak apa-apa,apa perlu saya panggilkan dokter?" firza merasa khawatir dengan keadaan bos sekaligus sahabatnya itu.
Dirga meringis menahan perih diwajah dan perutnya,dia kembali terngiang perkataan rashad terakhir, 'Anak kalian' ,tunggu,jadi alea mengandung anakku dan aku yang membunuh darah dagingku sendiri.
'Dia bilang anakku,dan aku telah membunuhnya dengan tanganku sendiri,jika memang ini sebuah kebenaran,demi tuhan aku tidak akan bisa selamanya memaafkan diriku sendiri dan aku tidak pantas disebut deddy,karena aku orang yang berengsek'
Manik matanya nyalang,tubuhnya bergetar mendengar kalimat yang membuatnya terasa dicabut nyawanya detik ini juga.Ya tuhan,dirga mengacak rambutnya frustasi,dia harus segera memastikan kebenaran tentang semua ini satu per satu,harus!
"Za,kamu cari wanita sampah yang menjebakku itu dan apa motif sebenarnya,saya besok akan balik ke jakarta,seret wanita sialan itu ketempat biasa kita dan satu lagi cari tau tentang kehamilan alea dan dimana dia pernah memeriksakan kandungannya itu,semua harus beres dalam kurun waktu 1x24 jam" titahnya tidak bisa dibantah.
TERIMA KASIH DUKUNGANNYA SELAMA INI,JANGAN BOSAN-BOSAN YA UNTUK LIKE,KOMEN,SUBSCRIBE ,VOTE,KASIH HADIAH JUGA BOLEH,SENENG BANGET MALAH😊
SARANGHAEO😚
VISUAL👇
FARIS DIRGANTARA
NINDI ALEA
__ADS_1
RASHAD ARGA HARTONO