
Cuaca pagi hari jam 05.00 di negara singapura mencapai suhu 26° celcius,iklim disingapura hampir sama dengan di indonesia.
Seperti biasa alea selalu bangun pagi,sudah menjadi kebiasaan baginya bangun pagi sejak dulu.Dilihatnya lelakinya itu masih tertidur lelap,
Alea memandangi wajah lelakinya itu,mengagumi betapa indah ciptaan tuhan,dia membelai lembut pipinya,hidungnya,hingga turun ke bibir.
Alea menyudahi memandangi lelakinya itu,dia singkirkan pelan tangan dirga yang masih merangkul pinggangnya,lalu beranjak ke kamar mandi untuk menyegarkan badan.
Air shower membasahi seluruh tubuh alea,mengguyurnya dengan tetesan demi tetesan hingga menyeluruh.
hingga tiba-tiba alea merasakan perutnya mual luar biasa,
Hoekkk,,
Dia memuntahkan seluruh isi didalam perutnya berupa cairan bening,
'Aneh sekali' batinnya
Sebelumnya alea tidak pernah merasakan mual,apa mungkin karena dia akhir-akhir ini sedang banyak pikiran jadi berpengaruh,pikirnya.
Alea menyudahi aktifitas mandinya,dilihatnya lelakinya itu masih saja terlelap dalam tidur panjangnya.Begitu selesai memakai pakaian,alea beranjak kedapur untuk membuatkan sarapan untuknya dan dirga,karena dia merasa kelaparan akibat seluruh isi perutnya terasa kosong.
"Hmm enaknya masak apa ya?" dilihatnya bahan makanan yang ada didalam kulkas,
"Ada kornet,telur,sayuran,roti,hmm mending aku buat sandwich kornet aja yang praktis dan cepat"
__ADS_1
Alea mengorak arik telur,kornet dan daun bawang menggunakan mentega,setelah matang angkat dan sisihkan.Dia memanggang dengan api kecil roti dengan diolesi mentega terlebih dulu lalu menambahkan saut tomat,keju slice,timun,kol dan tutup kembali dengan roti,tumpukan berikutnya beri mayonaise,orak arik telur, kornet,mozarella dan saus sambal lalu tutup kembali dengan roti tawar.dia balik lagi roti dan panggang sampai berwarna kecokelatan serta mozarella nya meleleh,terakhir masukkan lembaran selada ke sela-sela rotinya.
"Perfect" hidangan sandwich kornet sudah siap,lalu alea beranjak ke kamar untuk membangunkan dirga.
Tumben banget dirga tidurnya terlalu lelap,
"dirga,bangun..kita sarapan yuk"
"Hoamm...hmm jam berapa ini sayang" mata dirga masih setengah terpejam.
"Udah jam setengah 7,kamu tumben banget tidurnya nyenyak sekali" diusapnya pelan kepala lelakinya itu
"Hmm iya mungkin karena aku terlalu dipuaskan olehmu semalam" tangannya merengkuh pinggang alea.
"Hush..jangan dibahas,aku jadi malu" pipi alea terlihat bersemu merah.
"Kamu sarapan dulu aja sayang,aku mandi dulu ya"
"Nggak ah,aku tunggu kamu aja,kita sarapan bareng"
"Ok wait..10menit selesai"
dirga bergegas kekamar mandi,sementara alea membenahi tempat tidur mereka semalam.
Setelah selesai keduanya bergegas menuju meja makan untuk sarapan pagi bersama.
__ADS_1
Bersamaan itu pula,aroma parfum dirga yang menceruak membuat perut alea tiba-tiba mual dan berlari secepat kilat untuk memuntahkan semua yang ada didalam perutnya.
'Kenapa tiba-tiba aku terus merasa mual' katanya lirih,
Sementara dirga yang khawatir langsung menyusul alea dikamar mandi,
"Kamu kenapa sayang,nggak enak badan?" disentuhnya kening alea untuk memastikan apakah dia demam atau tidak.
"Nggak tau,tiba-tiba saja merasa mual" wajah alea terlihat sedikit pucat
"Kita periksa ke dokter ya habis ini"
Alea menggeleng, "nggak usah,kita kan pagi ini mau tanda tangan kontrak dengan klien kamu yang baru,aku gapapa kok,mungkin karena banyak pikiran jadi gini"
"Yaudah tapi kamu tunggu diapartemen aja buat istirahat" dibelainya rambut alea lembut.
"Aku ikut aja,disini sendirian malah bosan,habis itu kita kan mau langsung pulang"
Dirga menghembuskan nafasnya kasar,
"Oke,tapi kalau kamu ngerasa nggak enak badan lagi kita kerumah sakit ya,harus nurut"
Alea menganggukkan kepalanya, "Iya sayang"
"Yaudah ayo kita sarapan" dirga menggandeng tangan alea menuju meja makan,sedangkan alea masih berkutat dalam pikirannya,
__ADS_1
"Ada apa denganku hari ini,kenapa ini seperti tanda-tanda kehamilan" katanya dalam hati