
Satu bulan kemudian,
Naskah yang dibuat alea telah selesai,besok waktu penyerahan naskah kepada mega film production dikanto ritztoon.Itu artinya dia akan bertemu kembali dengan lelaki itu.
Waktu menunjukkan pukul 21.00,alea bersiap untuk tidur karena besok pagi dia menuju ke jakarta,ketempat perusahaan ritztoon terlebih dulu untuk menemui pak dirga.
Esoknya,
Alea menuju stasiun kereta cepat bandung- jakarta agar bisa cepat sampai.
Ditengah perjalanannya alea tidak sengaja menabrak seorang lelaki,
Brakk,,
"Ah maaf saya sungguh tidak sengaja,karena saya sedang terburu-buru"
Tubuh lelaki itu kaku,tidak percaya dengan yang dilihat didepannya kini.
Dia rashad arga hartono,founder dan CEO mega film production.
Dipandanginya wanita itu dengan lekat,wajah cantik putih,hidung mancung,bibir tipis,alis tebal serta tingginya persis seperti seseorang yang sangat dia rindukan,tunangannya yang telah meninggal 3tahun lalu.
Alea melihat lelaki itu memandanginya penuh arti,seperti ada yang ingin dia sampaikan melalui mata nya.
"Emm..sekali lagi saya minta maaf ya"
Rashad segera tersadar dari lamunannya,
"Ah iya tidak apa-apa,anda baik-baik saja?
"Iya saya tidak apa-apa,maaf saya permisi dulu karena saya sedang terburu-buru"
Sesampainya di perusahaan Ritztoon jakarta,lea berjalan ke resepsionis untuk bertanya dimana ruangan CEO.
"Selamat siang,ada yang bisa dibantu" tanya resepsionis itu.
"Selamat siang,saya ingin bertemu dengam CEO pak faris dirgantara,apa ada diruangannya?"
"Maaf apa anda sudah membuat janji temu terlebih dahulu"
"Iya sudah,tolong sampaikan sama pak dirga kalau saya nindi alea sudah datang"
"Baik,mohon tunggu sebentar ya nona,silahkan anda duduk dulu dilobi kami"
"Maaf apa anda nindi alea" ucap lelaki disampingnya yang baru datang
"Iya betul,anda siapa ya?"
"Saya sektetaris pak dirga,silahkan ikut saya keruangan pak dirga karena anda sudah ditunggu"
Ting,,
Lift terbuka,alea mengikuti langkah kaki sekretaris itu menuju ruangan CEO.
Tok..tok..tok,,
"Masuk"
"Pak dirga,ini nona nindi alea sudah datang"
__ADS_1
"Baik,silahkan tinggalkan kami"
Sudah sejak satu bulan dirga tidak melihatnya,ada perasaan aneh yang dia rasakan ketika wanita itu berada didepannya.
Dipandanginya wanita itu dengan seksama,aroma tubuhnya yang memabukkan hingga ingin rasanya dirga memeluk wanita itu sampai lemas.
"Pak,ini naskah saya sudah selesai,semoga anda puas dengan karya saya"
ucapan lea membuyarkan lamunan dirga.
Belum sempat menjawab,dirga mendengar ketukan pintu,
Tok..tok..tok..
"Masuk"
"Selamat siang pak,ini pak rashad sudah datang"
"Mari silahkan duduk pak rashad" dirga mempersilahkannya untuk duduk.
"Terima kasih pak dirga"
Rashad berjalan menuju sofa,tatapan mata rashad tertuju pada wanita didepannya yang tengah duduk,tengah berkutat dengan kertas ditangannya,
"Halo,kita ketemu lagi"
sapa rashad pada alea.
Alea yang kaget langsung berdiri,
"Ah iya,halo"
"Anda kenal dengan wanita ini pak rashad?
ucap dirga karena dia tidak ingin rashad berlama lama memandangi alea.
"Ah iya pak dirga,kami tidak sengaja bertemu tadi pagi distasiun bandung"
Dirga tidak suka karena rashad juga mempunyai wajah tampan,dagu terbelah serta tinggi yang melebihinya meskipun hanya selisih 2cm namun dirga benci itu,apalagi tatapan rashad kepada alea seakan penuh makna itu membuat dirga ingin rasanya mengecup bibir alea untuk membuktikan bahwa alea wanitanya.
"Alea silahkan mulai"
Alea mulai membahas naskahnya dengan lugas,jelas,cepat.
Dirga dan rashad mendengarnya dengan seksama,mereka kagum akan naskah yang alea rangkai.
"....jadi begitu pak,semoga anda puas dengan hasil kerja keras saya"
Selesai rapat rashad undur diri,
Kini tinggalah alea berdua saja dengan pak dirga,
"Nona alea,saya ingin menawari kamu pekerjaan sebagai sekretaris saya karena firza,sekretaris saya yang lama akan bertugas dibandung,dia yang akan bertanggung jawab disana.tenang saja,kamu masih bisa menulis novel.untuk gaji awal 15juta belum termasuk lembur dan bonus,untuk tempat tinggal sudah disediakan perusahaan,bagaimana apakah anda tertarik?sangat jarang saya menawari pekerjaan untuk orang lain,karena saya orang yang sangat teliti,namun saya lihat kamu orang yang cerdas,dari bahasa kamu menguasai bahasa inggris sehingga itu menjadi poin plus"
"Emm..boleh saya minta waktunya untuk memikirkan tawaran pak dirga?"
"Saya butuh jawaban sekarang,karena sekretaris saya lusa sudah mulai bertugas dibandung"
"Tapi saya belum mengemasi barang-barang saya dibandung pak"
__ADS_1
"Itu gampang,hari ini saya akan meminta sekretaris saya untuk kebandung mengemasi barang2 kamu dan membawanya ke apartemen tempat tinggal kamu dijakarta,karena besok kamu sudah mulai masuk kerja"
Setelah menimbang nimbang,alea memutuskan untuk menerima tawaran lelaki itu.
"Baik pak,saya terima tawaran anda"
"Oke,selamat bergabung diperusahaan kami" dirga mengulurkan tangannya dan berjabat tangan dengan alea.
Senyum tersungging dibibirnya,
Alea yang baru sekali ini melihat lelaki itu tersenyum merasa terpana karena ternyata lelaki itu jika tersenyum menambah daya pikatnya terhadap lawan jenis.
Keesokan harinya,
Alea memulai hari pertamanya menjadi wanita karir sebagai sekretaris,pekerjaan yang di impikannya dulu sekarang menjadi kenyataan,alea bertekad untuk serius dalam bekerja,bertekad untuk bisa membuktikan kalau dirinya mampu dan pantas mendapatkan kepercayaan pak dirga.
Alea memakai rok pendek hitam diatas lutut dengan blouse sutra warna merah muda yang dipadu padankan dengan blazer,rambut panjangnya yang di ikat dengan memakai high hils warna hitam serta riasan natural membuat lelaki siapapun yang melihat tidak bisa mengalihkan pandangannya karena kecantikan alea yang memang diatas rata-rata.
Alea tiba dikantor 1jam lebih awal,karena kata firza,sekretaris pak dirga yang lama dirinya harus mempersiapkan berkas serta menyusun jadwal pak dirga serta membuatkannya kopi.
Alea duduk dikursi depan ruangan CEO,dengan segera alea berkutat didepan layar komputer untuk melihat jadwal pak dirga hari ini.Setelahnya alea membuatkan kopi kemudian menaruhnya diatas meja pak dirga.
Jam menunjukkan pukul 08.00,terlihat pak dirga keluar dari lift khusus menuju keruangannya.
Ketika akan melewatinya,alea berdiri dan menunduk,serta menyapa bos nya selayaknya sekretaris.
Dirga duduk dikursi kebesarannya,lalu mengecek berkas yang sudah ada dimejanya,serta meminum kopi buatan alea,sekretarisnya yang baru.
Dirga memencet tombol telepon yang menghubungkannya dengan alea,
"Keruangan saya sekarang"
Tok..tok..tok...
"Masuk"
"Ada yang bisa saya bantu pak"
"Bacakan jadwal saya untuk hari ini"
Alea sedikit mengatur suaranya,
"Hari ini jam 10 anda ada jadwal bertemu klien PT PRATAMA,selanjutnya pukul 2 siang bertemu dengan pak rendi untuk membahas proyek selanjutnya di malaysia,lalu menandatangani dokumen2 lainnya,itu saja pak"
Dirga mengangguk, "Baik,kamu boleh keluar sekarang"
Jam menunjukkan pukul 6 sore,segera alea merapikan berkas yang ada dimeja kerjanya.
Alea berjalan menuju lift,ketika itu pula alea teringat tertinggal flas disk miliknya dilaci meja kerjanya,dengan setengah berlarian kecil sehingga tidak sengaja menabrak seseorang dan oleng,
Seketika sebuah tangan yang kekar menangkap pinggangnya kemudian memeluknya.
Perlahan alea menengadahkan kepalanya,mata mereka saling bertemu,saling bertatapan dalam diam
Saat dirga memeluk tubuh alea,dirga merasakan aroma tubuh alea yang begitu candu,aroma yang membuatnya merasakan kepuasan dimalam panas itu.
Ingin rasanya dirga mencecap bibir manis alea serta mengulangi malam panasnya lagi.
Sudah lama gairah didalam dirinya serasa mati,namun ketika melihat alea dihadapannya,gairah dirga seakan membara.
__ADS_1
Dirga seperti dihipnotis oleh wanita dihadapannya kini.