
Sepanjang perjalanan alea terlihat gugup karena ini kali pertamanya akan mengenal keluarganya lebih dekat,alea memutuskan untuk bermalam di mansion soetedjo yang ada di beijing.
Wijaya soetedjo merupakan pebisnis handal yang namanya sudah terkenal dimana-mana.
Beliau berkecimpung didunia bisnis sejak usianya masih muda,berkat kegigihan serta kerja kerasnya membuahkan hasil yang memuaskan.
Kehidupan orang tua wijaya soetedjo bukan dari orang mampu,dia sendiri yang bekerja keras untuk menggapai cita-citanya.Terlebih dari muda dia pintar sehingga mendapatkan beasiswa kuliah diluar negeri.Sejak saat itu dia mulai kuliah manajemen bisnis dan bekerja sama dengan teman satu kampusnya untuk membuat bisnis kecil-kecilan.Karena wijaya tidak punya modal,maka temannya yang notabennya anak orang kaya yang menginvestasikan uangnya untuk memulai bisnis baru bersama,Berkat otak jenius wijaya dan keuletannya akhirnya bisnis yang mereka geluti bersama membuahkan hasil hingga sampai saat ini.
Perusahaan yang bergerak dibidang telekomunikasi ini termasuk dalam salah satu perusahaan terbesar didunia.Hampir di seluruh negara perusahaan wijaya berdiri kokoh dan berani bersaing dengan perusahaan yang lain.
Untuk itu wijaya soetedjo pengusaha yang sibuk,karena dia selalu menyempatkan mengawasi perusahaan miliknya yang tersebar hampir diseluruh dunia.Oleh karena itu disetiap negara yang ada perusahaannya,wijaya soetedjo memiliki mansion sendiri.
Seperti saat ini,mobil yang alea tumpangi bersama rashad sudah sampai di mansion keluarga soetedjo.
Alea turun dari mobilnya,melihat betapa mewahnya mansion orang tuanya.
dia hanya terpaku berdiri disamping mobil.
Rashad menepuk bahunya pelan,
"Alea,ayo kita masuk,mereka pasti senang melihat kamu disini" rashad melempar senyum manisnya kepada alea,mencoba menenangkan alea yang terlihat kaku.
"Kamu santai saja,ada aku okey" lagi,ucapan rashad membuat alea merasa sedikit tenang.
Alea menarik nafasnya panjang,memejamkan matanya sejenak,
"Iya shad ayo"
__ADS_1
Keduanya masuk ke mansion keluarga soetedjo,begitu masuk langsung disambut dengan danira dan wijaya dengan senyum mengembang di bibirnya,
"Welcome sayang kerumah kita,mama senang sekali akhirnya kamu datang kesini" terlihat mata danira berkaca-kaca karena terharu ternyata dirinya masih mempunyai putri cantik yang selama ini terpisah puluhan tahun.
"Rumah soetedjo rumah kamu juga nak,kapanpun kamu mau kesini pintu rumah ini terbuka buat kamu" ucap wijaya yang juga terlihat matanya berbinar melihat putri yang dipisahkan oleh mertuanya sendiri.
Keduanya memeluk erat putrinya dengan penuh kasih sayang,alea ikut merasa terharu,bagaimanapun juga bukan salah kedua orang tuanya alea terpisah jauh dengan mereka,
"Emm boleh tidak alea menginap disini malam ini ma?"
"Kamu ini gimana alea,kenapa harus tanya,tadi kan papa kamu bilang,kapanpun kamu mau datang pintu rumah ini terbuka lebar untuk kamu karena rumah ini juga rumah kamu sayang,mama papa malah senang kamu mau tidur disini" ucap danira mengelus rambut puterinya dengan lembut.
"Makasih ya ma,pa,alea besok pagi mau pulang ke jakarta"
"Ayo kita masuk sayang" danira menggandeng tangan alea erat.
"Baik tante,terima kasih"
"Sama-sama" "Ayo mama tunjukin kamar kamu sayang"
Tibalah mereka didalam kamar yang sangat luas,interior didalamnya begitu berkelas,sudah pasti hasil sentuhan desainer interior yang pastinya sudah berpengalaman dibidangnya.Bahkan kamarnya saja lebih luas dibanding rumah alea dulu bersama keluarganya disemarang.
Sentuhan danira menyadarkan alea dari lamunannya,
"Nak,mari kita makan malam dulu,kamu juga ya rashad kita malam bersama" ucap danira.
"Baik ma"
__ADS_1
"Oke tante"
Mereka sudah duduk dimeja makan yang luas dengan berjejer banyak kursi serta berbagai hidangan yang begitu menggugah selera.
"Alea,kalau boleh papa tau,kamu dijakarta kerja apa?"
"Emm aku kerja jadi sekretaris pa,tapi rencananya aku akan resign karena aku ingin fokus sama projek pertamaku di film"
"Bagus nak,karena kalau sekretaris itu lebih melelahkan dan juga nggak ada karir menjanjikan setelahnya,rencana kamu selanjutnya apa nak?"
"Emm jujur aku pengen buka perusahaan produksi film yang ide nya aku ambil dari karya-karya penulis hebat,aku ingin mengapresiasi keahlian mereka dalam berimajinasi menghasilkan sebuah cerita yang menarik untuk ditonton orang,tapi tunggu nanti aku punya modal yang cukup dulu pa"
"Kamu itu kan punya mama,papa,kami akan mendukung sepenuhnya impian kamu nak,kamu buat rencana dulu yang matang,nanti papa ajarkan cara memulai bisnis yang baru,kebetulan papa juga punya kenalan akrab dibidang produksi film,nanti kamu bisa bertukar pikiran sama dia"
"Makasih ya pa,tapi aku nggak bisa menerima begitu saja uang dari papa,aku anggap papa investor pertamaku,nanti kalau sudah balik modal aku akan kembalikan uang papa,karena aku lebih suka jika berusaha sendiri,rasanya akan jauh lebih membanggakan"
"Kamu ini memang persis sama papa waktu muda dulu,mau nya berusaha diatas kaki sendiri,papa yakin kamu bakal jadi pebisnis sukses seperti papa"
"Amin...makasih supportnya pa"
"Yaudah ayo kita mulai makan dulu,kamu makan yang banyak ya sayang" ucap danira dengan senyum yang terus terukir dibibirnya.
Alea merasakan kehangatan dalam keluarga,beginikah ternyata rasanya berkumpul bersama keluarga yang disayanginya.Ya,alea sepenuhnya sudah membuka hatinya untuk menerima kenyataan bahwa dirinya merupakan anak dari wijaya soetedjo dan danira soetedjo sebagai orang tua sah nya.
MOHON DUKUNGANNYA YA DENGAN CARA LIKE,KOMEN,SUBSRIBE,VOTE SUPAYA AUTHOR LEBIH GIAT LAGI DALAM MENULIS☺️
MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK KEKURANGAN DALAM MENULIS,KARENA INI KARYA PERTAMA AUTHOR,MOHON SARANNYA YA JIKA ADA YANG KURANG.
__ADS_1
TERIMA KASIH.