Berjumpa Kembali

Berjumpa Kembali
Belum siap menjelaskan


__ADS_3

Alea berjalan dengan gontai menuju ranjang miliknya.Dia sungguh tidak tau apa yang harus dilakukannya,menyesal pun tidak ada gunanya karena masa lalu tidak bisa diulang kembali.


Rasanya terlalu lelah hari ini,dia ingin berbaring diranjangnya saja sampai esok pagi untuk sejenak melupakan kenyataan dirinya berbadan dua.


Dalam mimpinya,alea merasakan gerakan tangan yang melingkari pinggangnya posesif,dia merasakan sentuhan lembut membelai rambutnya,kemudian lelaki itu membisikkan sesuatu ditelinga alea,


"Sayang,aku pengen"


Disinilah dirga datang ke apartemen alea jam 10 malam,dirinya gelisah tidak bisa tidur hingga akhirnya memutuskan untuk tidur bersama wanitanya.


Dirga langsung melesat masuk karene dia tau kata sandi apartemen wanitanya.


dia melangkah masuk ke kamar utama untuk menghampiri kekasihnya,dilihatnya alea tertidur pulas dengan posisi miring,dia mendekati alea kemudian langsung membaringkan diri kesampingnya,didekapnya pinggang alea yang ramping deng erat seakan tidak ingin lepas dari cengkeramannya,satu tangannya membelai rambut alea yang lembut.


Dirga mulai membalikkan tubuh wanitanya itu,dikecupnya pelan bibir cheri menggoda milik alea,sedangkan alea yang masih terpejam dan mengira ini hanya mimpi,merasakan gerakan ciuman yang semakin liar,


'Tunggu,ini bukan mimpi' mata alea terbuka dan melihat lelakinya sudah berada disampingnya yang masih ******* bibirnya.


"Dirga" suara serak alea membuat dirga justru membuat gairahnya menggelora.


"Yes honey,i want you" belum sempat alea menjawab bibirnya dibungkam dengan ******* bibir dirga yang menuntut ingin lebih.


"Eummm...ah...."


Pagutan dirga dibibirnya membuat dirinya entah mengapa juga merasakan kenikmatan luar biasa sehingga ******* itu lolos begitu saja dibibir alea.


Keduanya hanyut dalam gelombang lautan asmara,

__ADS_1


"Dirga,jangan terlalu keras,bermainlah yang lembut"


"Tentu honey" dirga menghentakkan miliknya ke inti wanitanya itu,dia lakukan perlahan,menikmati irama demi irama memabukkan.


"Kau membuatku bergairah terus menerus alea,kau selalu bisa memuaskan hasratku"


Gerakan dirga semakin cepat namun lembut,karena permintaan wanitanya itu.


Milik dirga dibawah sana sudah menuntut untuk mencapai pelepasannya,irama gerakannya semakin dipercepat dan akhirnya semburan lahar panas miliknya mengaliri inti wanitanya.


Dirga menjatuhkan tubuhnya disamping alea kemudian keduanya terlelap dalam tidur karena kegiatan panas yang mereka lakukan barusan.


    Mentari menyinari sinarnya,jam menunjukkan pukul 06.00,tidak biasanya alea bangun terlambat,biasanya dia bangun jam 05.00 pagi.


Dengan gerakan cepat dia beranjak dari tidurnya,segera dia melangkahkan kakinya untuk mandi.


"Aneh sekali,kenapa aku tidak merasa mual"


Kegiatan panas mereka semalam terlintas dalam pikiran alea.Ya,lagi-lagi mereka bercinta,entah sudah keberapa kali,setiap sentuhan dirga membuat tubuhnya meremang,dia tidak bisa mengendalikan dirinya lagi,padahal otaknya berkata 'jangan', namun tindakannya tidak sesuai dengan akal sehatnya.


Dia sudahi aktifitas mandinya,dengan cepat dia berganti baju formal untuk bekerja,ketika dirinya tengah memakai riasan,pantulan dibelakang cermin terlihat berdiri lelaki tampan dengan hanya memakai jubah mandi yang sengaja dibuka setengah memperlihatkan perut roti sobeknya tengah memandanginya dalam.


Dilihatnya dia melangkah mendekatiku yang sedang berdandan,kemudian dikecupnya rambutku lembut.


"Sudah siap kamu sayang,aku udh buatin kamu breakfast,mari kita makan bersama,aku ganti baju sebentar ya"


Dengan tidak tau malu dirga melepas jubah mandi disamping meja rias alea dengan tubuh polos tidak memakai apapun memperlihatkan seluruh tubuhnya dipenuhi otot-otot kekak dan menampakkan dengan jelas roti sobeknya serta barang bawah milik dirga yang benar-benar sudah tidak diragukan lagi keperkasaannya.

__ADS_1


Alea menggeleng pelan pemikiran kotornya,dia melanjutkan lagi dandanannya agar cepat selesai dan bisa menghindar dari pemandangan indah namun sekaligus membuatnya bersemu merah karena malu.


Dirga yang sedari tadi tengah fokus memakai setelan jas tidak memperhatikan kalau wanitanya tengah memandanginya.


"Sayang tolong pakaikan dasi" alea melangkah mendekati pria nya,dipakaikannya dengan lembut dasi milik dirga.


Pergerakan alea tak lepas dari sepasang mata yang memandangnya dengan penuh kekaguman,entah mengapa dengan alea dirga merasa tidak bisa jika harus jauh darinya,inginnya dia selalu berada disampingnya.


Alea yang terus dipandangi merasa malu,dia menunduk melempar pandangan kearah lain,


"Kenapa menunduk sayang,kau tau semakin hari kau terlihat semakin mempesona bagiku" diangkatnya dagu alea untuk memaksanya membalas pandangan matanya.


"Emm dirga ada yang ingin aku sampaikan sama kamu" alea menggigit bibir bawahnya agar memberanikan diri untuk bicara terus terang kepadanya.


Alis dirga mengkerut,wanitanya ini terlihat gugup,


"Bicaralah sayang,kamu mau ngomong apa aku dengerin"


Alea bimbang ingin mengatakannya atau tidak,namun hal ini cepat atau lambat dia tidak bisa menyembunyikannya lagi.


Dengan tarikan nafas yang panjang,alea melanjutkan pembicaraannya,


"Nanti aku kasih kamu kejutan tepat dihari ulang tahun kamu" dikecupnya pipi dirga sekilas.


Alea belum siap menjelaskan kepada dirga,namun itu akan dilakukannya tepat dihari ulang tahunnya,itu pasti.


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,SUBSCRIBE YA TEMAN-TEMAN,DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI BUAT AKU☺️

__ADS_1


Dibawah ini gambaran visual seorang faris dirgantara,kira-kira cocok nggak ya,ditunggu komenannya👇



__ADS_2