Berjumpa Kembali

Berjumpa Kembali
Babak persaingan dimulai


__ADS_3

Mata keduanya saling memandang dengan tatapan amarah penuh membara,rashad tau lawannya bukan orang yang mudah menyerah,sedangkan dirga juga mengakui kalau rashad orang yang berkuasa dan tidak pernah gagal dalam hal apapun,jadi dia tetap harus waspada terhadapnya.


"Saya ingatkan anda pak dirga,jika saya mengetahui hati alea tersakiti oleh anda,saya akan sekuat tenaga merebutnya dari sisimu"


"Ckk,anda tenang saja karena hal itu tidak akan pernah terjadi" dirga beranjak dari tempat duduknya menjauh dari rashad, melangkah dengan tangan dimasukkan ke saku.


Babak persaingan dimulai,keduanya sama-sama ingin menunjukkan yang terbaik untuk wanita yang mereka cintai.


Rashad memandangi punggung rival cintanya itu,dia tau itu tidak akan mudah untuk mendapatkan hati alea namun dia akan berusaha semampunya agar bisa merebut alea karena dia menyadari telah tumbuh perasaan terhadap wanita itu.


Dia sadar betul kalau alea dan marsha dua orang yang berbeda,dua karakter yang berbeda pula,namun rashad merasakan ada perasaan dalam dirinya untuk alea,dia merasa posisi marsha dihati rashad sedikit tergeser oleh wanita itu,


Sementara alea tengah bersiap-siap untuk pulang karena sudah diijinkan oleh dokter yang menanganinya.


Alea mendengar langkah kaki mendekat ke arahnya,dipeluknya pinggang rampingnya,


"Sudah siap,aku antar kamu pulang ya"

__ADS_1


dirga tidak memedulikan kalau masih ada miska disitu,alea yang malu berusaha melepaskan pelukan lelakinya dipinggangnya.


"Sayang,aku pulang sama miska ya,kamu kan mau kerja juga,lagian kantor kamu dekat dari sini kan?aku hari ini ijin nggak berangkat ya bos"


Dirga berdecih tidak suka,alea membisikkan sesuatu ditelinga dirga,


"Nanti malam kamu datang ya nemenin aku tidur"


Dirga yang mendengarnya langsung bersemangat,


"Baik,kamu yang mengundangku,kamu tanggung sendiri akibatnya" dirga tersenyum simpul dan meninggalkan alea menuju ke kantornya.


.


.


Untungnya seharian ini dia tidak terlalu sibuk jadi dia bisa ke apartemen alea sore hari setelah menyelesaikan pekerjaannya.

__ADS_1


Dia jadi teringat pengakuan rashad tentang perasaannya terhadap alea,rahangnya mengeras.


Dia tidak sudi membiarkan alea dan rashad hanya pergi berdua saja ke china minggu depan.dia harus selalu berada disisi alea,harus!


Sore hari,


Dirga telah menyelesaikan pekerjaannya,sebelum ke apartemen alea dia berniat mampir membelikan sebuket besar bunga untuk wanitanya.


Pilihan dirga jatuh kepada bunga mawar merah yang melambangkan gairah cinta membara dan cinta yang sempurna.


Dia membawakan beberapa makanan juga untuk wanitanya itu.


Dirga melajukan mobilnya menuju apartemen alea,disaat lampu merah,dia memandangi buket bunga besar disamping kursi pengemudi dengan tersenyum simpul.


Dia juga membawa baju ganti karena dirinya akan bermalam dirumah wanitanya itu.


Hati dirga berdebar-debar tidak karuan,wanitanya selalu bisa membuatnya jatuh cinta berkali kali,sebelumnya dirga tidak pernah merasakan perasaan mendalam terhadap wanita,yang dia tau wanita hanyalah pemuas nafsu birahinya saja.

__ADS_1


Namun sejak bersama alea,dirga sudah tidak pernah mau lagi berhubungan badan dengan wanita manapun,karena yang dia mau hanyalah nindi alea,wanita yang dicintainya,meskipun dirga belum pernah menyatakan cinta secara terang-terangan didepan alea,bukankah bentuk perhatian yang dia berikan sudah cukup membuktikan betapa besarnya cinta dirga untuk wanitanya itu.


__ADS_2