Berjumpa Kembali

Berjumpa Kembali
Dendam yang terpatri


__ADS_3

Pandangan matanya kosong,tubuhnya seakan kehilangan jiwanya yang sudah terpisah dari raganya,dadanya bergemuruh hebat tentang sebuah kebenaran yang terlambat karena dirinya yang sudah membuat wanitanya memaksanya sendiri untuk jatuh hingga kedasar jurang yang sangat curam.


Dikeluarkannya ponsel dalam saku celananya,terlihat dirga menekan tombol panggilan,


Drttt...drttt...


"Halo,ini siapa ya?"


""Hai nona dina,saya dirga,apa saya mengganggu waktu anda?"


"Oh hai dirga,tidak...tidak sama sekali,ada keperluan apa ya meneleponku?"


"Apa kau senggang malam ini?"


""Tentu dirga,untukmu aku selalu senggang,apa kau sedang mengajakku berkencan?"


Dirga menangkap nada manja dan menggoda yang sengaja dibuat-buatnya untuk menarik perhatiannya dan jujur saja dia ingin muntah detik itu juga.Namun dia tetap harus memainkan perannya dengan baik.


"Yeah,nanti malan saya jemput diapartemen kau,tapi ingat saya tidak suka dipublish,jangan mengajak siapapun,jangan memberitahu pada siapapun,jika saya tau ada orang lain yang mengikuti kita,maka kau akan tau akibatnya"


"Kamu tenang saja dirga,saya jelas akan sendiri malam ini"


"Oke,sampai jumpa nanti malam"


"Yeeeiii" manik mata dina melebar dengan raut binar puas,akhirnya perasaaannya berbalas dan segala jerih upayanya selama ini untuk mengadu domba dirga dengan alea berjalan sesuai keinginannya.


Dina melenggang bangga karena sebentar lagi dirinya akan bisa sepenuhnya memiliki dirga.


Dia meraih ponselnya untuk menghubungi seseorang,


Drrt....drttt...


"Halo selamat sore,ada yang bisa kami bantu?"


"Halo,saya dina sarah abadi member vip di Spa & treatment beauty,saya mau melakukan perawatan komplit untuk hari ini,bisa pekerja kalian kesini sekarang?"


" Oh iya tentu bisa nona dina,15 menit lagi terapis kami akan sampai,mohon ditunggu sebentar ya nona dan terima kasih sudah selalu berlangganan di Spa & Treatment Beauty"


"Oke saya tunggu,iya sama-sama"


Dina menutup teleponnya,dia berjalan menuju ke walk in closet mewah miliknya yang didominasi dengan warna putih.

__ADS_1



Dina memilih beberapa baju yang akan dikenakannya nanti malam untuk acara kencannya bersama dirga,dia harus memastikan penampilannya sempurna agar pandangan dirga teralihkan kepadanya melihat penampilannya yang mempesona.


Setelah memilih beberapa dres,akhirnya pilihannya jatuh pada gaun berwarna hitam dengan tali singlet berukuran kecil serta berbelahan dada rendah sehingga menampakkan gundukan yang indah dan sayang untuk diabaikan.Serta panjang rok nya yang hanya sebatas bawah pantatnya saja agar menambah kesan sensual serta sexy untuk membakar manik cokelat milik dirga padanya.



Bersamaan itu pula terdengar bunyi bel apartemennya yang pasti terapis yang dipesan dina sudah datang.Segera dia berjalan kearah pintu untuk membukakan pintu apartemennya.


"Selamat sore nona dina,kami terapis dari layanan panggilan Spa & Treatment Beauty untuk memenuhi permintaan nona dalam melakukan Spa & Treatment ditempat kami"


"Oke,silahkan kalian langsung masuk saja"


Medical spa dan terapis memulai menjalankan tugasnya,dina melakukan treatment dari ujung kepala hingga ujung kaki untuk menyempurnakan penampilannya malam ini.


Selama kurang lebih 2 jam lamanya,treatment yang dilakukan alea telah usai.Tidak lupa dia memberikan tip yang besar karena puas dengan hasil layanannya.


Dina bersiap-siap mandi dengan berendam di bathub yang sudah disediakan aroma therapy dari layanan spa tersebut.


Dia memejamkan matanya menikmati rileksasi seluruh tubuhnya yang sangat menenangkan jiwa.


Sejenak dia teringat alea,sudut bibirnya terlihat tertarik remeh akan nasib malang yang menimpa alea.


"Ckkk..kau memang pantas mendapatnya alea"


Awal mula perasaan dendam yang terpatri bermula saat dina dan alea duduk disekolah menengah keatas,waktu itu sekolah akan memasuki perpisahan,untuk itu pihak sekolah mengadakan acara prome night agar acaranya lebih meriah dan semua siswa siswi bisa mendapat hiburan setelah otot-ototnya tegang karena ujian akhir kelulusan.


Disebuah kantin sekolah,terlihat ada 6 siswa siswi yang sedang berbincang-bincang tentang tema kostum prome night besok malam,salah satunya ada alea dan dina karena mereka salah satu anggota OSIS disekolah mereka.


Dari awal masuk sekolah menengah atas,dina sudah jatuh hati dengan arkana devandra,ketua OSIS yang tampan,penuh pesona dan juga populer dikalangan gadis disekolahnya,namun devan terkenal pendiam,dia tidak suka tebar pesona kesetiap gadis karena dia hanya ingin fokus kependidikannya saja.Namun ada satu gadis yang membuatnya memenuhi pikirannya selama ini,Ya,dia nindi alea gadis yang cantik,ceria,putih,alis tebal,hidung mancung,berhati lembut,sungguh membuat manik mata devan tidak pernah bisa berpaling darinya.


Suatu ketika diperpustakaan dina melihat devan sedang duduk membaca buku dengan wajah serius,membuat degup jantung dina berpacu lebih cepat.Dengan berani dina mendekati devan yang sedang sendiri itu,


"Ehmm..halo devan,boleh duduk disamping kamu?" tanyanya dina hati-hati.


"Ah iya silahkan"


Hanya keheningan tercipta diruang perpustakaan tersebut,dina memulai pembicaraannya,


"Emm devan,kamu mau tidak jadi pasanganku diacara prome night nanti" tanyanya dengan rona merah dipipi karena malu.

__ADS_1


"Aku...." kalimatnya terhenti saat seseorang masuk ke perpustakaan dengan langkah anggun,hingga manik mata hitamnya terpusatkan oleh gadis tersebut.


Dina yang melihatnya merasa terabaikan,terlihat kilatan amarah dina diwajah nya,namun ia berusaha keras menutupinya agar devan tidak menganggapnya gadis yang memiliki tempremen yang buruk.


Devan terlihat memanggil alea untuk duduk bersama kami,karena alea melihat ada sahabatnya dina jadi dia dengan senang hati duduk didepan mereka.


"Hai nindi,emm aku mau tanya sama kamu,acara prome night nanti,kamu sudah ada pasangannya?"


"Emm aku tidak tertarik dengan acara seperti itu,sepertinya aku akan absen"


"Oh ayolah nindi,kamu mau ya,bahkan para guru kita juga berharap kita jadi pasangan diacara prome night"


"Liat saja nanti ya,maaf aku permisi dulu masih ada tugas,dina aku ke kelas duluan ya"


Alea melempar senyum tulusnya pada sahabatnya itu,namun dalam hati dina amarahnya membara karena terang-terangan devan,cowok yang ditaksirnya justru memilih alea dari pada dirinya.Dina merasa harga dirinya seperti diinjak-injak sampai melebur tak bersisa.Bahkan bukan hanya itu saja,sejak dulu selalu alea yang jadi pusat perhatian orang-orang terhadapnya,sedangkan dirinya tidak pernah dianggap ada keberadaannya.


Sejak itu lah awal mula dendam dina kepada alea sampai sekarang,dia tidak rela jika alea lebih unggul darinya dalam segala hal.


Lamunan dina tersentak dengan deringan ponsel miliknya,tertera nama dilayar ponselnya membuat dina tersenyum lebar,


"Halo dirga,kamu sudah sampai"


"Ya,saya tunggu dibawah"


"Oke,tunggu ya aku meluncur kesitu"


Sampai beberapa saat dina telah sampai dipelataran parkir dan melihat seseorang lelaki dengan tubuh bersandar disamping pintu penumpang dengan tangan menopang dada,angin yang meniupkan rambut dirga sehingga tergerak menambah daya pikatnya pada wanita manapun yang melihatnya.Sungguh dina jadi salah satu perempuan beruntung itu karena akan menghabiskan malam panasnya bersama dirga.


"Hai dirga,kamu malam ini sangat tampan,eh tunggu selalu tampan maksud saya" terlihat rona merah timbul dikedua pipi dina membuat dirga menarik sedikit senyum miringnya.


Dirga mendekati wanita itu dan membisikkan sesuatu ditelinga dina,


"Malam ini kita akan bersenang-senang dengan caraku hingga kau sendiri yang akan memintaku untuk berhenti" terlihat dirga menghembuskan nafasnya didaun telinga dina hingga membuat tubuhnya meremang.


"Oh dirga,kau tenang saja,aku wanita yang bisa diajak bersenang-senang dalam waktu lama" dengan lancangnya tangan dina membelai pipi dirga dengan kerlingan menggoda membuat dirga dalam hatinya ingin membunuhnya saat ini juga,namun dia menetralkan aura wajahnya agar terlihat tergoda dengan mangsanya itu.


"Baik,akan saya buat kau melebur dan meminta ampun akan perlakuanku malam ini" seringai devil dirga terlihat lagi,namun dina menafsirkan jika gairah didalam dirga tidak bisa ditahannya lagi.


MOHON DUKUNGANNYA YA DENGAN CARA LIKE,KOMEN,SUBSRIBE,VOTE SEBANYAK BANYAKNYA😊


KALAU BISA JANGAN SKIP IKLAN YA KAK SUPAYA AUTHOR LEBIH BERSEMANGAT DALAM MENULIS CERITA,TERIMA KASIH🥰

__ADS_1


__ADS_2