
Alea dan rashad kembali ke kamar hotel mereka masing-masing.Besok hari terakhir alea di china,namun karena alea bertugas sebagai konsultan,maka dia harus kembali lagi ke china dalam beberapa hari kedepan selama 3 minggu lamanya,untuk itu nanti ketika sampai di jakarta,dia bermaksud memberitahu dirga semua hal,tidak mungkin baginya bisa mengambil pekerjaan 2 sekaligus,tentu salah satunya harus dikorbankan.
"Nanti aku pelan-pelan mau bicara sama dirga kalau aku mau mengundurkan diri sebagai sekretaris,karena sulit jika harus bolak balik ke china-indonesia,gimana cara ngomongnya ya biar dia tidak keberatan" alea menarik nafasnya panjang,dia teringat setelah sampai dia akan menelepon dirga,namun terhenti kala ada pesan masuk,
"Nomor tidak dikenal" kening alea berkerut,karena penasaran alea membuka isi pesan tersebut,
Deg,
Betapa terkejutnya dia melihat 2 foto dirga bersama wanita lain,yang satu berpelukan,yang kedua mereka berciuman!
"Tidak mungkin ini dirga" alea memperhatikan dengan seksama wajah lelaki didalam foto itu,lalu mengezoomnya,terlihat jelas bahwa itu benar-benar dirga.
Tangannya menutupi mulutnya yang menganga karena terkejut dengan apa yang dilihatnya,
"Kenapa kamu tega berbuat seperti ini dirga..hiks..hiks..." air matanya mengalir deras,menerima kenyataan bahwa dirga ternyata masih sama saja suka main perempuan.
"Apa selama ini kamu juga menganggapku sama seperti perempuan-perempuan lain yang kamu anggap hanya sebagai mainanmu saja dan akan kamu buang ketika kamu sudah bosan,bagaimana kamu bisa melakukan ini terhadapku setelah aku mengandung anak kamu dirga,apa ungkapan cinta selama ini hanya bualanmu semata untuk bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan" alea mengusap lembut perutnya yang masih rata,emosinya memuncak,alea merasa sudah hilang rasa karena berkali kali hatinya disakiti olehnya.
Alea terus menangis sampai dia ketiduran,namun bel berbunyi membuatnya terbangun,
Alea beranjak ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya agar tidak terlihat seperti habis menangis.dia berjalan kearah pintu dan membukanya,
__ADS_1
"Oh hai rashad,maaf aku ketiduran tadi"
"Duh aku yang nggak enak sudah mengganggu waktu tidurmu alea,mata kamu kenapa sembab,kamu menangis" rashad reflek memyentuh pipi alea,sejenak alea terpaku dengan perhatian kecil yang rashad berikan untuknya,namun dengan segera dia menggelengkan kepalanya perlahan,
"Cuman teringat ayah ibu yang sudah merawatku sejak masih bayi saja rashad,gapapa kok" alea berbohong kepada rashad karena tidak ingin dia tau.
"Yang sabar ya alea,emm kamu nggak kepengen menengok orang tua kandung kamu sebentar sebelum kita pulang,tapi itu hak kamu sih,aku nggak maksa"
Sejenak alea terdiam memikirkannya,benar juga kata rashad,bagaimanapun aku telah bertemu dengan orang tua kandungku,setidaknya aku menjenguknya walau hanya sekali,mumpung orang tuanya juga masih ada di china karena urusan bisnis,mansion orang tuanya yang asli berada di singapura.
Alea menarik nafasnya pelan,
Mata rashad berbinar,alea mengajaknya menginap bersama dirumah keluarga soetedjo,itu artinya dia ada sedikit kesempatan baginya untuk lebih dekat dengannya.
Sementara di apartemen KELAPA GADING,
Dirga bangun dari tidurnya,kepalanya berdenyut nyeri karena sisa alkohol yang diminumnya tadi.
Dirga mengingat kejadian tadi di bar,emosinya langsung memuncak ketika teringat wanita murahan berani menciumnya.
Dengan cepat dirga meraih selulernya,
__ADS_1
"Halo,saya minta rekaman cctv sewaktu saya di bar anda tadi segera,saya tunggu 30 menit,kirimkan ke saya"
"Ba..baik bos segera saya laksanakan" ucap sang manajer.
"****,,bagaimana bisa aku mengira wanita murahan itu seperti alea,aku harus segera menemukan wanita ****** itu dan membereskannya,sebelum Alea kembali ke Jakarta" dirga mengusap wajahnya kasar,dia tidak akan membiarkan wanita ****** itu mempengaruhi hubungannya dengan alea.
Selang 30 menit kemudian,bunyi pesan masuk di telepon selulernya membuat dirga dengan segera membukanya.
Dirga melihat adegan dirinya tengah ******* wanita ****** itu,membuatnya dipenuhi amarah.
"Siapa wanita ****** itu,saya ingin bertemu segera"
"Maaf bos,wanita itu sudah pergi entah kemana,saya sudah mengerahkan orang untuk mencarinya namun tidak ketemu" manajer itu berbicara dengan sedikit gelagapan karena takut kena marah dirga.
"Sialan,cari lagi sampai ketemu" dirga menutup teleponnya dan membantingnya ke lantai dengan amarah yang masih menggebu-gebu.
MOHON DI LIKE,KOMEN,SUBSRIBE,VOTE,
AUTHOR TUNGGU YA,
KAMSAHAMNIDA🙏🙂
__ADS_1