
THE RITZ CARLTON SINGAPURA
Waktu telah menunjukkan pukul 19.00 malam,gisel tengah bersiap-siap di apartemen nya untuk menghadiri acara ulang tahun pemilik PT.kreasi film di hotel the ritz carlton
Malam ini ia memakai dres warna putih dengan model kerah sabrina yang memperlihatkan bahu indah nya serta gundukan yang sedikit terlihat menonjol menambah kesan sensual dalam busana yang ia kenakan nya.Untuk rambut ia biarkan tergerai agar bisa menutupi bagian punggungnya.
Dia saat ini tengah menunggu rashad yang akan datang menjemputnya untuk pergi bersama diacara tersebut.
Ting tong,
Terdengar bunyi bel berbunyi membuat gisel menyambar tas miliknya karena ia tau siapa yang datang.
Ia langkahkan kaki nya menuju pintu apartemennya tersebut lalu membuka pintu,
Cekrek,,
Dibalik pintu sudah ada lelaki tampan dengan memakai setelan jas warna senada dengannya karena malam ini memakai tema white prince and princess,jadi semua tamu yang datang juga memakai warna yang sama.
Rashad berdiri dengan menampilkan senyum menawannya hingga membuat dagu terbelah nya semakin jelas terlihat,menambah daya tarik lelaki tersebut pada lawan jenis yang melihatnya.
Sementara rashad terlihat memandanginya dalam,ia terpesona akan penampilan wanita didepannya itu yang sungguh errr...entahlah,rashad sangat sulit memilah kata yang tepat untuk menggambarkan penampilan gisel yang sempurna itu.Ia terlihat sedikit berdehem untuk menutupi kegugupannya itu.
"Ehm...kamu sudah siap?"
"Iya sudah,kita pergi sekarang?"
"Oke ayo"
__ADS_1
Keduanya melangkah menuju mobil yang diparkir rashad yang berada dipelataran parkir apartemennya
Rashad melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang,karena ia ingin menikmati perjalanannya bersama gisel disepanjang jalan menuju ke arah hotel yang akan mereka datangi malam ini.
Hanya suara mobil yang lalu lalang yang terdengar ditelinga keduanya,untuk menutupi situasi canggung nya,rashad memilih untuk mengalihkan perhatiannya dengan mengajaknya gisel berbincang-bincang,
"Oh ya,gimana perkembangan perusahaan kamu?"
"Sejauh ini cukup cepat perkembangannya,sampai hari-hariku disibukkan dengan pekerjaan dan mendapat protes dari orang tuaku karena aku sudah lama tidak berkunjung ke mansion mereka"
"Kamu jangan terlalu keras dalam bekerja,ingat harus jaga kondisi kamu,jaga kesehatan kamu,ada kalanya kamu harus sesekali menikmati hidup dengan kemana gitu,kamu sudah berapa lama tidak berkunjung ke mansion om sama tante?"
"Hmm sepertinya sudah 2 bulanan lebih,oh ya mereka juga titip salam buat kamu,katanya kalau aku mau ke mansion,harus ajak kamu juga,sepertinya anak kandung mereka itu kamu deh bukan aku karena mereka begitu menyayangi kamu rashad" gisel bicara sambil terkekeh dengan tertawa kecil membuat setiap pergerakan gisel tak pernah lepas dari pandangan rashad sedetikpun,hingga dia dibuat gemas dengan bibir gisel yang terlihat sedikit dimanyunkan membuat nya semakin ingin mengecupnya,
Cup,,
Rashad mengecup singkat bibir gisel membuat gisel terkesiap akan gerakan tiba-tiba rashad terhadapnya itu.
Mata gisel tidak berkedip dengan perlakuan rashad barusan yang diam-diam mengecup bibirnya.Sedetik kemudian ia tersadar lalu segera mengalihkan pandangan mata nya ke arah luar jendela yang menampilkan pemandangan gedung-gedung serta lampu jalanan yang terlihat bersinar dimalam hari.
Setelah beberapa saat,mereka telah sampai di hotel the ritz carlton,disana terlihat sudah berjejer karangan bunga ucapan selamat ulang tahun serta deretan mobil-mobil mewah yang terparkir di depan hotel tersebut.
Rashad turun terlebih dulu lalu membukakan pintu untuk gisel,
"Terima kasih"
"Sama-sama sayang,ayo kita masuk,sepertinya sudah banyak tamu yang hadir"
Keduanya berderap memasuki ballroom hotel tempat acara itu berlangsung.
__ADS_1
Rashad meraih pundak gisel agar semakin merapatkan diri dengan nya,karena sedari tadi ia melihat banyaknya mata lelaki yang memandangi gisel dengan tak berkedip,ia merasa kesal karena tau jika tamu yang datang kesini adalah pebisnis yang sukses.
Gisel terlihat sedikit risih dengan pundaknya direngkuh kedalam genggaman tangan rashad,entah mengapa selama didekat rashad ia tidak merasakan perasaaan yang bisa membuat jantungnya berdebar.
Rashad mengajak gisel untuk memberikan kado serta ucapan selamat pada pemilik PT.kreasi film tersebut.
"Halo Mr.johnson,selamat ulang tahun,anda terlihat paling menonjol diantara semua yang hadir disini"
"Thank you tuan rashad,anda bisa saja,anda datang bersama nona gisel ya,halo nona gisel,terima kasih sudah menyempatkan waktunya datang keacara ini"
"Sama-sama mr.johnson,saya kesini sekalian ingin meminta maaf karena orang tua saya tidak bisa memenuhi undangan karena beliau sedang berada di spanyol"
"Oh tidak apa-apa nona,saya tau kalau beliau itu pebisnis yang sangat sibuk,tidak heran ia menjadi pebisnis yang sangat unggul karena keuletannya dalam dunia bisnis,silahkan menikmati jamuan seadanya dari kami,semoga kalian puas dan saya pamit untuk menyapa tamu yang lain dulu ya tuan rashad,nona gisel"
"Oh ya silahkan Mr.johnson,tentu kami merasa puas dengan jamuan yang sudah anda sediakan"
Sementara percakapan mereka sedari tadi tak pernah lepas dari manik mata cokelat yang memandang tajam ke arah gisel,ia terus memperhatikan dari atas sampai bawah penampilan wanita itu,ia juga melihat bagaimana ketika tangan rashad tak pernah bisa melepaskan rangkulannya di pundak wanita itu yang tak terhalang oleh kain karena model dres nya yang mengekspos sempurna menampakkan bahu nya yang indah.
Rahangnya mengeras,tangannya terkepal erat,ingin rasanya ia menyeret wanita itu dan menjauhkannya dari lelaki sialan itu.
Ya,dirga lah orang yang sedari tadi memandang nya dengan tajam,karena kebetulan ia juga mendapat undangan dari pemilik PT.kreasi film tersebut,awalnya dirga sangat malas untuk menghadiri acara tersebut,namun keputusannya untuk hadir sungguh sangat tepat karena setelah 5 tahun,ia bisa berjumpa kembali dengan alea,wanita yang membuatnya hampir gila karena hilangnya ia dari hidupnya.
Dirga memperhatikan situasi yang ada,manik mata nya tak pernah lepas dalam setiap gerakan yang alea lakukan,malam ini ia harus bisa menarik alea dan membawanya ketempat yang jauh untuk menuntaskan amarah dan rindu yang menyatu yang telah ia pendam selama 5 tahun ini.
"Malam ini,kau tidak akan bisa kabur dariku"
MOHON DUKUNGANNYA DENGAN CARA LIKE,KOMEM,SUBSCRIBE,VOTE VOTE YANG BANYAK,DAN JANGAN SKIP IKLAN YA GUYS🥰
KIRIM-KIRIM HADIAH YANG BANYAK JUGA BOLEH,SENENG BANGET MALAH😊
__ADS_1
TERIMA KASIH