
Dirga dan alea mengemasi barang bawaan mereka karena hari ini mereka akan kembali kejakarta dengan segudang kesibukan yang sudah menunggu.
"Sudah dicek semua sayang barang-barang kamu"
"Iya udah kok,nggak ada yang ketinggalan"
"Kita mampir sebentar ya beli baju buat kamu"
"Nggak usah,kita pulang langsung aja" alea tidak sabar ingin pulang karena ingin segera memastikan kecurigaannya.
Alea melihat dirga mengambil kartu dari dompetnya,
"Ini kartu atas nama kamu,kartu ini limit tak terbatas,kamu bisa gunain sesuka hati kamu,nggak usah hemat,beli apapun yang kamu mau,okey honey"
"Nggak usah sayang,gaji aku kan juga udah banyak"
"You can't refuse karena ini perintah,okey" dirga memaksa wanitanya menerima hadiah darinya.
"Okey,terima kasih ya" alea hanya bisa pasrah.
"Youre welcome honey", "Yaudah ayok kita ke bandara"
Keduanya ke bandara dengan diantar sopir dirga yang juga sekaligus dipercaya menjaga apartemennya disingapura.
.
.
Penerbangan yang sangat melelahkan bagi alea karena kepalanya terasa pusing dan perut mual luar biasa,namun dia masih menyembunyikannya kepada dirga dengan dalih ingin ketoilet,padahal didalam toilet dia memuntahkan semua asupan makanan hari ini.
Hoek...hoekk....
__ADS_1
Dia membasuh mukanya agar tidak kelihatan oleh dirga,dengan pelan dia melangkah,namun dilihatnya dirga terpejam matanya.
"Syukurlah dia sedang tidur" katanya lirih.
Alea kembali duduk sembari berusaha memejamkan matanya agar pusing dan mualnya bisa hilang.
Setelah hampir 3 jam mereka telah sampai dibandara soekarno hatta,alea merasa lebih enakan badannya sehabis bangun tidur.
Sayang,wajah kamu kelihatan sedikit pucat" dirga mengusap wajah alea dengan lembut.
"Nggak kok,aku gapapa,mungkin karena habis bangun tidur sama kecapean aja,aku minta antar langsung ke apartemen ya"
"Iya sayang,kamu istirahat aja ya jangan kemana-mana lho"
"Iya sayang"
Keduanya sampai dipelataran parkir apartemen alea,dirga hendak turun untuk membukakan pintu mobil namun tangannya ditahan alea,
"Yaudah,beneran buat istirahat ya" dikecup kening alea.
"Iya bye" alea melambaikam tangannya dan menunggu hingga mobil dirga hilang dari pandangan.
"Ah aman..aku harus mampir ke apotik dulu" alea segera memangil taxi online untuk membawanya ke apotik terdekat.
Sesampainya disana,alea memakai masker,topi dan kacamata karena takut ada yang mengenalinya.
"Kak,mau beli tespack nya 2"
"Yang paling bagus atau yang biasa ya kak" kata pelayan apotik.
"Yang paling bagus"
__ADS_1
"Ah iya ini ya kak totalnya 100rb"
"Ini kak uangnya"
"Iya kak terima kasih"
Alea dengan langkah cepat kembali kedalam taxi yang tadi dipesannya dan kembali ke apartemennya.
Dia merasa lega Karena tidak ada yang mengenalnya tadi.
APARTEMEN ALEA,
Alea meletakkan kopernya didalam kamarnya,dia hanya menarohnya asal karena ada hal yang lebih penting yang menganggu pikirannya dari tadi.
Alea duduk diranjangnya,membaca terlebih dulu cara memakai tespack yang benar agar hasilnya akurat.Setelah dirasa sudah paham,alea melangkah ke kamar mandi untuk mengeluarkan urinnya untuk kemudian dia taroh di wadah kecil.
Untuk sesaat jantung alea berdegup kencang,tangan dia gemetar menyentuh tespack yang sudah dia celup kedalam urinnya,selang 2 menit diambilnya tespack dari wadah tersebut,dengan pelan dilihatnya hasil tespack,dihadapannya terpampang nyata garis dua,yang menandakan kalau dirinya positif hamil.
Tubuh alea merosot kebawah serasa tidak ada tenaga,dia menangis terisak akan kenyataan bahwa dirinya hamil sementara dirinya dan dirga belum terikat dalam ikatan suci pernikahan.
Dia menyesali semuanya,andai dulu dia tidak ikut dina ke pesta,maka semua ini tidak akan pernah terjadi.
Bagaimana dia menyampaikannya ke dirga kalau dirinya hamil dirga junior,bagaimana kalau dia belum siap dan tidak menerimanya.
Ya tuhan haruskah aku senang atau sedih akan kenyataan ini?
JANGAN LUPA LIKE,SUBSRIBE DAN KOMEN YA,DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI BAGIKU😊
Dibawah ini gambaran visual nindi alea,kalau kurang cocok tolong komen ya👇
__ADS_1