Berjumpa Kembali

Berjumpa Kembali
Aroma tubuhmu membuatku candu


__ADS_3

HOTEL THE RITZ CARLTON SINGAPURA


Rashad dengan gelisah mencari keberadaan gisel.tidak,dia tidak ingin untuk kedua kalinya harus kehilangan nya lagi,saat ini rashad hanya bisa merutuki dirinya sendiri,semua gara-gara ia terlalu asyik dengan rekan bisnis nya yang mengajak nya mengobrol sampai tak tau waktu,hingga tanpa ia sadari,dia telah mengabaikan gisel selama 1 jam an lebih.


Langkah nya bergerak cepat kesana kemari mencari gisel diberbagai sudut hotel tersebut,dia menanyakan nya kepada seseorang yang terlihat mengobrol dengan gisel tadi,


"Permisi,tadi terakhir kali saya melihat anda mengobrol dengan kekasih saya gisel,apa kau melihatnya setelah itu?"


"Oh maaf saya tidak melihatnya setelah itu karena saya mendapat telepon jadi saya meninggalkan gisel,setelah saya kembali,dia sudah tidak terlihat lagi"


"Kalau begitu terima kasih,maaf sudah mengganggu waktunya,permisi"


Rashad kembali melangkahkan kakinya lebar mencari diseluruh ballroom hotel tersebut namun tak nampak sekalipun batang hidung gisel.


Ia segera berlarian seperti orang gila ke luar ruangan dan mengabaikan sapaan dari beberapa orang yang mengenalnya.Rashad seakan menulikan telinganya saat ini karena yang ada dalam pikirannya hanyalah mencari nya,ia menuju ke arah parkiran agar dapat segera mencari gisel di apartemennya,

__ADS_1


Hatinya dilanda gundah gulana tidak karuan, rashad mencoba menyingkirkan segala pemikiran buruk yang menceruak memenuhi otak nya saat ini,ia segera masuk kedalam mobilnya,namun disaat kakinya akan menginjak pedal gas,dia merasakan getaran dari ponsel milik nya yang ada disaku celana nya.


Dengan cepat ia mengambil ponsel tersebut dan berharap jika gisel yang mengiriminya pesan terhadap nya,seketika ia merasa lega karena memang gisel lah yang mengiriminya pesan pada nya,


"Rashad maaf aku pulang terlebih dulu karena tiba-tiba perutku sakit dan ternyata aku sedang pms,aku terlalu gugup karena takut noda merah akan menembus di gaunku jadi aku langsung pergi begitu saja tanpa berpamitan denganmu"


Rashad menghembuskan nafasnya panjang,merasa lega karena ternyata gisel baik-baik saja.


Ia mulai mengetikkan sesuatu untuk membalas pesan gisel,


"Apa sekarang perutmu masih sakit?perlukah aku datang ke apartemenmu?,kau tau aku sangat mengkhawatirkanmu gisel"


"Tidak perlu rashad,,karena aku ingin segera istirahat saja,besok juga aku masih banyak pekerjaan,kamu juga katanya besok pagi sudah harua berada di jakarta?kamu pulang saja,aku gapapa kok,maaf ya sudah membuatmu khawatir"


"Yaudah,aku merasa lega jika kamu baik-baik saja gisel,aku langsung terbang ke jakarta ya malam ini,kamu buat istirahat saja,aku cinta kamu"

__ADS_1


"Iya rashad,makasih ya,kamu hati-hati dijalan"


Rashad tersenyum kecut pernyataan cintanya tak mendapat balasan oleh gisel,namun ia akan tetap sabar menunggu sampai dia memiliki ruang didalam hati gisel.


Sementara dirga membanting ponsel milik alea ke lantai pesawat.Debaran jantungnya berpacu cepat seiring amarah yang meluap mengaliri setiap nadi nya.


Ya,dirga lah yang sedari tadi membalas pesan alea kepada rashad,karena ia tidak ingin jika kepergian alea yang tiba-tiba dicurigai oleh nya,namun kilatan amarah nya memuncak melihat pesan-pesan masuk alea kepada rashad yang terlihat intens selama ini.


Ia mencurigai jika alea dan rashad tengah menjalin hubungan,namun yang membuat keningnya berkerut,mengapa rashad memanggil alea dengan sebutan gisel?apa yang sebenarnya terjadi?adakah yang tidak diketahui oleh dirga selama 5 tahun ini?


Tentu ia harus mengetahuinya setelah alea tersadar akan pengaruh obat tidur yang diberikannya itu.Dia mencoba memejamkan mata nya seraya menghembuskan nafas nya panjang.Ia mencoba menetralkan perasaannya agar tidak diselimuti amarah.


Dirga memutuskan untuk merapatkan tubuhnya pada alea,ia menenggelamkan wajahnya diceruk leher alea untuk menghirup serakah aroma tubuh alea yang selalu membuat nya candu dan memabukkan itu.Dengan hanya menghirup aroma tubuh nya saja sudah membuat amarah dirga menguap pergi entah kemana.Ia mengecup pelan leher alea sembari lidah nya menari bebas menyapu lembut leher wanitanya yang putih itu,ia tersenyum miring melihat alea yang terlihat seperti bayi ketika tidur,sangat lelap dan tidak terganggu sama sekali dengan kegiatan yang dilakukan dirga kepadanya.


Dirga merasakan kantuk luar biasa,lebih baik ia juga segera memejamkan mata nya untuk mengistirahatkan tenaganya yang seakan hampir habis karena seluruh tenaga nya telah habis terserap oleh wanita disamping nya itu.

__ADS_1


MOHON DUKUNGANNYA DENGAN CARA LIKE,KOMEN,SUBSCRIBE,VOTE DAN JANGAN SKIP IKLAN YA🥰


Kirim-kirim hadiah juga boleh,seneng banget malah,terima kasih😊


__ADS_2