Berjumpa Kembali

Berjumpa Kembali
Kamu hanya boleh melihatku


__ADS_3

"Kau milikku!"


Kata-kata dengan penuh penekanan masuk kedalam telinga alea,pipi alea bersemu.


Dirga yang melihat pipi alea merona tersenyum simpul,direngkuhnya pinggang ramping wanita yang selalu memenuhi pikirannya itu,rasanya untuk pertama kali dirga malas pergi bekerja.


Dia ingin menghabiskan waktunya seharian ini bersama alea di apartemennya.


Jam menunjukkan pukul 06.00,


"Dirga,lepasin tangan kamu ,aku mau siap2 mandi,jam 07.00 aku harus sudah dikantor"


ucapannya terdengar manja,membuat dirga gemas segera mengecup bibir merahnya.


Cup,,


Pipi alea merona lagi,


'Oh ****' milik dirga dibawah sana sedikit mengeras.


Alea yang menyadari gestur dirga langsung beranjak pergi ke kamar mandi,karena jika sedetik saja masih disampingnya,maka akan terjadi pergulatan panjang lagi.


Alea sembarang memakai kemeja milik dirga,membuat mata dirga tidak berkedip karena wanitanya ini terlalu indah untuk diabaikan.


Dirga memperhatikan kalau wanitanya itu berjalan menahan nyeri karena malam panas mereka,dirga merasakan dini hari tadi barang miliknya susah untuk memasuki area inti wanitanya itu,dirga lega karena itu berarti tubuhnya hanya milik dirga.


Hatinya merasa terenyuh melihat jalan wanitanya itu kesusahan,segera diangkatnya tubuh wanita itu kedalam kamar mandi


Karena untuk menghemat waktu dirga juga ikut mandi bersama alea.


Awalnya alea kaget karena mengira akan mengulangi kegiatan panas mereka.


namun dirga membisikkan ditelinganya,


"Aku bukan orang yang kejam melihat kamu kesakitan seperti itu masih akan memaksamu melakukannya"

__ADS_1


kemudian dikecupnya telinga alea dengan lembut,


"Terima kasih sudah mengerti" dada alea berdesir mendengarnya,


Keduanya pun hanya melakukan rutinitas mandi saja,tidak lebih.


Setelah selesai mandi,alea lupa kalau dia tidak membawa baju ganti untuknya bekerja.


"Dirga,aku pulang dulu ya mau ganti baju kerja"


Alea merasa ada yang menarik tangannya hingga dia terjatuh duduk diatas pangkuan dirga.


"Kamu nggak usah pulang,saya sudah memesan satu setel pakaian formal,high hels sama satu set make up" di gesekkannya dagu dirga ke leher alea,membuat alea merasa kegelian.


"Yaudah aku bikin sarapan dulu ya"


"Nggak perlu,kamu duduk manis saja disini memandangi lelakimu yang tampan ini" dikecupnya sekilas bibir alea.


Lagi-lagi perlakuan manis dirga membuat pipi alea bersemu mendengar kata 'lelakiku"


Dirga memulai keahlian masaknya,pagi ini membuat menu american breakfast toast,ini adalah roti tawar yang dipanggang yang dibelah menjadi 2 bagian,dengan isian didalamnya sayuran,lapisan keju padat,ikan tuna,telur mata sapi dengan ditaburi wijen diatas roti.


Alea terlihat sedikit kesal mengingat pasti tubuh lelaki itu sudah biasa dijamah wanita lain selain dirinya.


Dirga melangkah ke meja makan,dilihatnya wanitanya itu sedikit mengerucutkan bibirnya,membuat dirga mengangkat alis nya.


"Kamu kenapa sayang"


Suara dirga membuyarkan lamunan alea.


"Eh emm..nggak apa-apa"


alea terlihat salah tingkah karena dia tidak mungkin kan mengatakan kalau dia tidak rela.


"Bohong,jelas sekali ada yang kamu pikirkan"

__ADS_1


Alea menggigit bibir bawahnya,membuat dirga yang daru tadi memandanginya tidak tahan ingin mengecupnya,


Cup,,


"Kamu nggak boleh didepan laki-laki lain menggigit bibir bawah kamu,karena itu terlalu menggemaskan,cepat katakan saja,kamu ingin menanyakan apa"


"Emm janji ya kamu nggak marah,jujur aku sedikit kesal mengingat tubuh kamu pasti sudah sering dinikmati wanita lain" wajah alea menunduk


"Jujur dulu memang sering sebelum bertemu denganmu,setelah kita menghabiskan malam panas setahun lalu,semenjak itqu aku sudah tidak pernah lagi karena hanya dengan kamu gairahku membara" ucapnya tegas


Alea memandangi matanya,lau tersenyum,


"Oke aku percaya,ayo kita sarapan,perutku sudah keroncongan" ucapnya meringis


Dirga merasa gemas dengan sikap manjanya,


diusap nya lembut rambut alea.


"Ayok,nanti kita terlambat ke kantor"


Baju yang dipesan dirga sudah sampai,alea segera mengganti bajunya serta memakai riasan natural seperti biasanya,rambut alea di ikat kebelakang.


"Aku kekantor duluan ya dirga"


"Tunggu aku,kita berangkat bersama"


"No,nanti gimana kalau yang lain melihat dirga"


"Memang kenapa kalau lihat,aku ingin mereka semua tau kalau kau wanitaku"


"Aku belum siap dirga,aku takut akan ada banyak wanita yang menerorku mengingat kamu begitu populer"


Dilihatnya dirga yang ngambek seperti anak kecil yang merengek jika keinginannya tidak dituruti membuat alea dibuat gemas dengan tingkahnya.


Alea duduk dipangkuan dirga,melingkarkan kedua tangannya dileher dirga,dikecupnya bibir dirga dan berkata,

__ADS_1


"Tubuhku hanya milikmu,bibirku hanya kamu yang bisa menciumnya"


"Janji ya,kamu harus jaga pandangan,mata kamu hanya boleh melihatku!"


__ADS_2