Berjumpa Kembali

Berjumpa Kembali
Menorehkan luka terdalam


__ADS_3

"Sudah cukup anda torehkan luka untuk saya,apakah dengan melihat saya mati bisa membuat anda puas?jika iya,saya akan mengabulkan nya"


Dengan gerakan cepat alea meraih pecahan kaca tersebut dan menancapkannya didada sebelah kanan,


Pupil matanya melebar,dia tidak bisa menerima kenyataan jika wanitanya berusaha menghilangkan nyawa nya tepat didepannya.Segera dia berlari menangkap tubuh alea yang merosot kebawah dengan mulut sudah dilumuri dengan darah.


"Sayang,aku mohon maafkan aku,jangan menyiksaku seperti ini,aku salah,aku salah"


Air mata nya luruh seketika dengan derasnya melihat keadaan wanitanya yang terlihat lemah karena banyaknya darah yang keluar dari mulutnya.


Dia melihat wanitanya berusaha membuka mulutnya,


"Saya harap kita tidak saling bertemu lagi jika masih ada kehidupan selanjut nya untukku"


Tangan dirga bergetar membelai pipi alea yang terasa dingin,manik matanya menyorot penuh kesedihan dan kerapuhan,dia melihat bagaimana bibirnya yang biasanya terlihat merah merekah berubah menjadi biru pucat.


Lagi,air matanya tak terbendung melihat keadaan wanitanya yang diambang kematian itu,sungguh dia benar-benar tidak sanggup hanya untuk sekedar membayangkan bagaimana hidupnya nanti tanpa wanitanya itu.


Dirga berteriak memanggil pengawal yang berjaga diluar pintu kamar,


"Pengawal cepat kesini"


pengawal yang mendengar perintah tuan nya dengan nada tinggi pun segera masuk karena mereka tau jika tuannya sedang dalam keadaaan tidak baik-baik saja.


"Ada apa tuan"

__ADS_1


"Siapkan mobil,kita akan kerumah sakit sekarang,cepat"


"Baik tuan"


Dirga menggendong tubuh wanitanya yang sudah terkulai lemas karena banyak nya darah yang terus mengalir didada dan dimulut nya.


"Aku mohon sayang bertahanlah,aku tau kamu kuat,jangan membuatku takut"


Dirga berlarian secepat mungkin ke luar mansion untuk segera membawa alea kerumah sakit terdekat,pilihannya saat ini hanya bisa melakukan perjalanan dengan menggunakan mobil,karena memakai private jet sangat tidak memungkinkan dikarenakan tidak tersedia nya lahan parkir yang memadahi untuk mendaratkan pesawat milik dirga tersebut.


Sementara dirga yang baru akan memasuki mobil mendengar keributan yang terjadi diluar pagar mansion miliknya.Sungguh,saat ini ia tidak memedulikan apapun,yang ia pedulikan hanya wanitanya yang ada didalam dekapannnya ini yang terlihat wajahnya menjadi semakin pucat dan bibir membiru.


Ia mendengar baku hantam dari sekelompok orang dengan jumlah banyak menyerang pengawal milik dirga yang berjaga diluar pagar mansion miliknya.


Dirga meletakkan pelan wanita nya di jok mobil belakang,ia memutuskan untuk membawanya pergi sendiri karena dia tidak ingin membuang-buang waktu menunggu perkelahian itu mereda.


Namun,sebelum dia akan memasuki kursi pengemudi,dia merasa ada yang mencengkeram kerah belakang kemeja miliknya, dirga segera menoleh dan betapa terkejutnya ia ternyata rashad lah dalang yang membuat keributan itu.


Dia melihat kobaran api dimanik hijau milik nya,rahangnya mengeras lalu rashad mencengkeram leher dirga,rashad menyeret dirga keluar menjauh dari mobil,


"Kau apakan alea,dasar keparat"


BRUG


BRUG

__ADS_1


BRUG


Berkali-kali rashad melayangkan bogeman nya ke wajah dirga tanpa ampun dan memastikan diri agar musuhnya tidak mendapatkan celah untuk melawan balik serangannya itu.


"Saya sudah pernah memperingatkan jika anda berani secuil saja menyakiti alea,maka saya tidak akan segan-segan membalas apa yang alea rasakan jauh lebih diatasnya,Kau kira ancaman saya hanya bualan saja huh,mari kita lihat apakah setelah ini anda masih bisa hidup"


Kembali rashad melayangkan bogeman mentah dengan membabi buta ke arah wajah dirga,kemudian turun ke perutnya,begitu berulang ulang hingga dirga tidak memiliki kesempatan untuk membalasanya karena dirinya belum begitu siap dengan serangan bertubi-tubi rashad kepada nya,wajahnya terkena imbas bogeman yang dilayangkan padanya beberapa kali tanpa ampun hingga tubuh dirga tersungkur ke bawah.


"pengawal,awasi lelaki berengsek ini,saya akan membawa nona alea pergi,pastikan kalian memberikan pelajaran untuk dia,saya ingin dia merasakan seluruh tubuhnya remuk tak bersisa,paham!"


"Dimengerti tuan,laksanakan"


"Good"


Rashad membawa alea dalam gendongannya,dia berlari secepat mungkin ke arah private jet miliknya yang sudah bersiap untuk lepas landas.


Dirga dengan sisa tenaganya mencoba bangkit untuk mengejar alea,namun langkah nya segera tertahan oleh tangan kekar yang memegang lengannya untuk kemudian mereka melayangkan bogeman disekitar perut dengan berulang-ulang hingga darah segar mengalir dimulut dirga dan tubuhnya terkapar lemah merosot ke bawah.


Perlahan dirga merasa matanya tidak bisa lagi terbuka,disisa kesadaran nya,ia membuka mulutnya,


"Semoga kamu baik-baik saja alea,maafkan aku karena telah menorehkan luka mendalam untukmu,aku sangat mencintaimu" ucapnya dengan suara lirih lalu tubuh dirga ambruk dan hilang kesadaran sepenuhnya.


MOHON DUKUNGANNYA DENGAN CARA LIKE,KOMEN,SUBSCRIBE,VOTE VOTE YANG BANYAK DAN JANGAN SKIP IKLAN🥰


TERIMA KASIH😊

__ADS_1


__ADS_2