
"Siapa anak itu,apakah dirga?" pernyataan itu lolos begitu saja dari mulut rashad,ingin rasanya rashad menghantam keras wajah dirga yang telah berani merusak wanita yang dia kasihi.
Air mata alea menetes, "Iya shad,aku bodoh begitu saja percaya dengan bualan manis dirga,aku...aku melihat dirga berciuman dengan wanita lain di bar shad,ada yang mengirimiku pesan,apa yang harus aku lakukan,aku juga tidak tau harus bilang apa sama papa mama,tolong kamu bantu aku rahasiakan ini dari papa mama ya rashad,aku mohon" air mata alea mengalir deras membasahi pipinya,dengan spontan tangan rashad menyentuh pipi alea dan mengusap air mata yang mengalir,
Hatinya begitu tercabik mendengar perkataan alea,dia wanita polos,baik,lembut,sungguh tidak pantas dia diperlakukan seperti itu oleh lelaki bajingan seperti dirga,
Terlebih rashad mengetahui sisi kelam dirga yang suka mempermainkan perempuan.Untuk itu ketika rashad tau alea berhubungan dekat dengannya,rashad sangat tidak rela jika alea menjadi korban bualannya dirga selanjutnya,namun apa daya,ibarat nasi sudah menjadi bubur,tidak bisa jika diulang lagi karena semuanya sudah terlanjur terjadi,
Rashad menarik nafasnya panjang,melanjutkan bicaranya,
__ADS_1
"Dirga tau kamu hamil anaknya"
Alea menggeleng pelan menandakan dirga tidak tau,
"Tidak rashad,bahkan aku menjadi ragu untuk mengatakannya" wajah alea menunduk lesu,rashad melihat guratan penyesalan diwajah alea.
"Lalu apa rencana kamu,kalau kamu mau ikut saranku,lebih baik kamu tinggal disini dulu selama projek kita dengan china group corporation selesai selama 2minggu,kamu tenangin diri dulu,jernihkan pikiran kamu agar apa yang akan kamu tempuh itu menjadi jalan terbaik buatmu dan bayi yang ada didalam kandunganmu alea"
"Terima kasih ya rashad sudah mau mendengarkan segala uneg-uneg yang memenuhi pikiranku selama ini,aku merasa sedikit lega sudah mengatakannya" perasaan alea menghangat ketika rashad memeluk tubuhnya dan menepuk pundaknya sebagai ungkapan dia peduli.
__ADS_1
"Apapun itu,kamu harus ingat,aku akan selalu ada buat kamu" pernyataan rashad yang tulus membuat hati alea berdesir,alea merasakan perhatian kakak untuk adiknya.
Ya,alea selama ini menganggap rashad sebagai kakak yang selalu melindunginya,meskipun sebaliknya rashad menaruh hati pada alea.
Sementara dari kejauhan ada dua pasang mata tengah memandangi keduanya berpelukan,membuat mereka saling melempar pandangan lalu tersenyum,
"Lihat itu pa,mereka tampak serasi ya,mama senang melihat rashad sudah kembali menjadi dirinya lagi,mungkin itu juga karena alea hadir dikehidupannya ya pa,dikehidupan kita juga" danira salah menafsirkan hubungan antara rashad dan alea yang terlihat intens.
Wijaya ikut manggut manggut setuju dengan pernyataan istrinya,
__ADS_1
"Papa sangat bersyukur kehadiran alea yang ceria bisa menghangatkan keluarga kita yang 3 tahun lalu redup,meskipun setelah puluhan tahun lamanya kita bisa berkumpul kembali,papa berjanji akan segenap raga dan jiwa menjaga mama dan alea agar hidup kalian aman" danira begitu terharu mendengar perkataan suaminya,dia memandang kembali dua insan yang masih saling berpelukan itu.