BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM

BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM
23


__ADS_3

Suatu hari saat masih di Bali, mereka memutuskan untuk jalan-jalan di pantai Pandawa. Begitu banyak orang yang berkeliaran, banyak juga turis-turis yang sedang berjemur. Mereka hanya fokus dengan diri mereka sendiri. Setelah lelah berjalan mereka akhirnya mendapat tempat untuk bersantai di salah satu caffe dekat pantai. Cantika dan Fira menunggu dimejanya, dan Danish yang pergi untuk memesan. Tapi saat berjalan, tiba-tiba Danish menabrak seseorang.


"Brukk." seseorang itu terjatuh.


"Anda tidak apa-apa?" tanya Danish membantunya bangkit.


"Iya saya tidak apa-apa." jawab seseorang itu mendongakkan wajahnya.


DEG


DEG


Danish terdiam sejenak saat melihat wajah orang yang ditabraknya, ya orang itu adalah seorang gadis cantik berkulit putih dan cukup tinggi. Jantung Danish yang berdegup kencang membuat Danish memandangnya tanpa sadar. Secepatnya Danish mengaburkan lamunannya itu.


"Ahh maaf, saya tidak sengaja tadi." ucap Danish


"Saya juga minta maaf, saya yang jalan tidak lihat-lihat." ucap gadis itu tersenyum manis


DEG


Lagi-lagi detak jantung Danish tak dapat dikontrol, melihat senyuman gadis itu menbuat jantung Danish semakin berdegup kencang.


"Ahh iya perkenalkan saya Danish." ucap Danish memperkenalkan diri dan menyodorkan tangannya


"Saya Raina." jawab gadis itu menjabat tangan Danish.


"Kamu orang sini?" tanya Danish


"Bukan, aku hanya sedang berlibur disini." jawab Raina.


"Jadi kamu asli mana?" tanya Danish

__ADS_1


"Aku asli Jogja, tapi kerja di Jakarta. Dan sekarang sedang berlibur disini dengan teman-teman kantor." jelas Raina


"Aku juga dari Jakarta, bisa dong kapan-kapan ketemu lagi di Jakarta?" tanya Danish diselingi tawa


"Bolehlah, kapan-kapan kita ketemu di Jakarta kalau memang jodohnya." jawab Raina tersenyum


"Kalau gitu boleh tukeran nomor telepon?" tanya Danish menyodorkan HPnya


"Boleh." jawab Raina meraih HP Danish dan langsung menuliskan nomornya.


"Yaudah aku pergi dulu, teman-teman sudah pada nungguin." Ucap Raina memberikan HP Danish


"Oke, hati-hati." Jawab Danish melihat Raina pergi.


"Ada apa dengan jantungku ini? Apa mungkin ini yang namanya jatuh cinta pada pandangan pertama?" tanya Danish didalam hatinya.


Saat sudah menenangkan pikirannya Danish kembali kepada keluarganya. Dengan wajah yang berseri-seri dia duduk disamping putrinya.


"Ada apa dengan wajahmu yang berseri-seri itu yah? Kog kelihatan seneng banget. Dan lagi tadi kenapa pesan makanan aja lama banget?" tanya Cantika tersenyum heran melihat kelakuan suaminya


"Ohh gitu bunda kira kenapa, selamat ya yah. Bunda ikut senang deh." ucap Cantika senang.


Tidak lama makanan yang dipesanpun datang.


"Yaudah yuk makan." ajak Danish


Dari jauh meja mereka, ada seseorang yang memperhatikan mereka. Ya tidak salah lagi dia adalah Raina. Melihat Danish yang bersama keluarganya membuat Raina kecewa. Awalnya dia ingin berusaha dekat dengan Danish karena dia tertarik saat melihat Danish, tapi ternyata dia melihat kenyataannya bahwa Danish sudah berkeluarga dan memiliki anak istri disampingnya.


Setelah seminggu Danish dan Cantika di Bali akhirnya mereka pulang. Sesampainya dirumah Danish membaringkan diri dikasurnya. Sambil meraih HP yang ada dikantongnya, dia mencoba menghubungi gadis yang dia temui saat di Bali.


[ Hai Raina, ini aku Danish. Apa kabar? Sudah balik ke Jakarta kah? ] pesan Danish

__ADS_1


Lama Danish menunggu balasan Raina tapi belum juga ada pesan masuk. Danish mencoba untuk menelpon tapi tidak diangkat. Danish merasa frustasi, dia mengacak-acak rambutnya berkali-kali saat tidak ada jawaban dari teleponnya. Cantika membuka pintu kamar, melihat Danish yang sedang kesal membuat Cantika heran dan mendekat.


"Kamu kenapa sayang?" tanya Cantika duduk ditepi ranjang.


"Ahh gapapa, tadi dapet kabar kalo banyak kerjaan dikantor." jawab Danish bohong


"Maaf ya, gara-gara liburan kita kerjaanmu di kantor jadi numpuk." ucap Cantika merasa bersalah


"Aku gapapa sayang, selama keluargaku bahagia aku akan lakuin apapun itu. Jadi jangan merasa bersalah, oke?" ucap Danish yang langsung duduk menenangkan Cantika


"Makasih ya sayang." ucap Cantika memeluk Danish.


Sudah beberapa hari Dan Setelah seminggu Danish dan Cantika di Bali akhirnya mereka pulang. Sesampainya dirumah Danish membaringkan diri dikasurnya. Sambil meraih HP yang ada dikantongnya, dia mencoba menghubungi gadis yang dia temui saat di Bali.


[ Hai Raina, ini aku Danish. Apa kabar? Sudah balik ke Jakarta kah? ] pesan Danish


Lama Danish menunggu balasan Raina tapi belum juga ada pesan masuk. Danish mencoba untuk menelpon tapi tidak diangkat. Danish merasa frustasi, dia mengacak-acak rambutnya berkali-kali saat tidak ada jawaban dari teleponnya. Cantika membuka pintu kamar, melihat Danish yang sedang kesal membuat Cantika heran dan mendekat.


"Kamu kenapa sayang?" tanya Cantika duduk ditepi ranjang.


"Ahh gapapa, tadi dapet kabar kalo banyak kerjaan dikantor." jawab Danish bohong


"Maaf ya, gara-gara liburan kita kerjaanmu di kantor jadi numpuk." ucap Cantika merasa bersalah


"Aku gapapa sayang, selama keluargaku bahagia aku akan lakuin apapun itu. Jadi jangan merasa bersalah, oke?" ucap Danish yang langsung duduk menenangkan Cantika


"Makasih ya sayang." ucap Cantika memeluk Danish.


Sudah beberapa hari Danish berusaha menghubungi gadis yang membuatnya merasakan jatuh cinta lagi, tapi tetap saja tidak ada jawaban darinya. Danish sudah menyerah, dia sudah tidak mau lagi berusaha menghubungi Raina. Mungkin memang bukan jodohnya, pikir Danish.


Danish memang hanya lulusan SMK, tapi Danish sudah mendapat pekerjaan yang layak untuk keluarganya. Bahkan atasannya sudah sangat mempercayainya, Danish diberikan proyek-proyek kecil untuk diurusnya. Saat Danish melakukan meeting diluar kantor, Danish yang sedang duduk merasa terkejut melihat clientnya yang baru datang. Ada 2 orang yang datang, satu laki-laki dan satunya perempuan yang berdiri disampingnya dan tidak salah lagi perempuan itu adalah Raina.

__ADS_1


"Jadi ini rencana-Mu Tuhan." batin Danish tersenyum


*Jangan lupa like dan komennya readers. Klik favorite untuk baca kelanjutan ceritanya.


__ADS_2