BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM

BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM
5


__ADS_3

Setelah itu kehidupan Cantika kembali seperti biasa, dipenjara oleh aturan Bastian. Cantika sudah terbiasa, bahkan Cantika sudah ikhlas dengan kehidupannya ini. Bastian makin hari makin tambah protektif pada Cantika. Setiap hari sekolah Cantika selalu diantar jemput bahkan hari liburpun Bastian selalu datang ke rumah. Sosmed Cantika semua di nonaktifkan hanya karena dia takut akan ada laki-laki yang menyukai Cantika.


Cantika semakin tertekan, dia pernah berpikir untuk kabur dari rumah dan pergi jauh agar tidak ditemukan oleh Bastian tapi niat itu dia urungkan karena nasihat sahabatnya. Cantika selalu menceritakan semua perlakuan Bastian padanya. Hanya Tania yang mengerti perasaanya.


Saat kelas 3 SMK hubungan Bastian dan Cantika semakin membaik. Bahkan Cantika sudah diperbolehkan menggunakan sosmednya lagi. Karena sebentar lagi mereka menghadapi ujian mereka sering sekali belajar bersama.


Ternyata benar bahwa Bastian itu cerdas apalagi di pelajaran kejuruan dia nomer satu di sekolah. Tapi Cantika pun tidak kalah, Cantika juga termasuk pintar apalagi di pelajaran matematika. Disitulah pertengkaran mereka dimulai lagi.


Saat try out pertama mereka membandingkan nilai mereka, awalnya mereka bersenang-senang karena beberapa pelajaran Bastian lebih unggul tapi saat membandingkan nilai matematik mimik wajah Bastian berubah kesal karena nilainya dibawah Cantika.


"Ga mau tau kamu harus ajarkan aku matematik!" pintanya kesal


"Iya iya sayang aku akan ajarkan." jawab Cantika


Flashback On


Sebenarnya Cantika pernah sesekali menghubungi Danish. Karena merasa bersalah dia meminta maaf.


[ Danish? ] Cantika


[ Iya? ] Danish


[ Kamu masih marah sama aku? Aku minta maaf ] Cantika


[ Aku sudah memaafkanmu Can. ] Danish


[ Terima kasih, aku harap hubungan kita bisa seperti dulu lagi. ] Cantika


[ Iya aku juga. Bahkan perasaanku tak pernah berubah sedikitpun padamu. ] Danish

__ADS_1


Cantika tak membalas karena bingung mau menanggapi apa. Setelah pesan singkat itu, mereka masih saling berhubungan. Bahkan Cantika sedikit demi sedikit mulai tumbuh rasa nyaman. Tapi setelah kenyamanan itu semakin besar, Cantika merasa takut perasaannya berubah menjadi cinta. Sebelum itu terjadi Cantika mulai menjauh lagi dari Danish.


Flashback Off


Try out kedua dan ketiga Cantika lalui dengan kemarahan Bastian, Bastian masih tetap tidak terima bahwa nilai Cantika lebih baik darinya bahkan pelajaran yang biasanya Bastian unggulpun Cantika ambil. Lebih murka lagi saat ada pemilihan ekstra IB untuk murid terbaik, Cantika yang terpilih dan Bastian tidak. Memang Bastian itu cerdas, tapi karena dia lebih memikirkan untuk unggul dan tidak kalah dari Cantika nilai Bastian malah jeblok.


Saat ujian akan dimulai Bastian terus menekan Cantika untuk mengalah, bahkan Bastian menyita semua buku pelajaran Cantika dan bahkan mengancamnya akan membeberkan aib mereka. Cantika hanya pasrah menuruti semua kata Bastian.


Suatu ketika Cantika dipanggil ke ruang BK, dia menemui seorang guru namanya bu Lia.


"Cantika?" Tanya bu Lia


"Iya bu, ada apa?" jawab Cantika


"Ibu dengar kamu pacarnya Bastian ya?" tanya bu Lia lagi


"Iya bu benar." jawab Cantika menunduk


"Iya bu." jawab Cantika menunduk sedih


Bagaimana tidak? Cantika yang butuh dukungan sekarang ini tapi malah dia harus mendukung Bastian yang terus menyakiti perasaannya bahkan gurupun mendukungnya.


Saat ujian berlangsung Cantika dan Bastian beda shift, karena ujian pakai CBT jadi ujiannya diberi 2 shift. Cantika dapat shift pertama dan Bastian shift kedua, hari pertama ujian matematik. Cantika mengerjakan soal sebisanya karena dia tidak lagi membaca bukunya yang diambil Bastian. Setidaknya ingatan Cantika cukup baik untuk mengingat rumus-rumus tersebut. Dia menjalani ujiannya dengan baik. Waktu ujianpun selesai, Cantika yang bergegas untuk pulangpun bersiap-siap pulang. Saat sedang berjalan keluar dari jauh terdengar ada yang memanggilnya.


"Cantika?" panggil orang tersebut


"Bu Melati?" Sahut Cantik melihat guru matematiknya


"Kamu mau pulang?" tanya bu Melati

__ADS_1


"Iya bu." jawab Cantika


"Gimana ujiannya lancar?" tanya bu Melati lagi.


"Iya bu alhamdulillah lancar." jawab Cantika


"Bantu Bastian ya Cantika, kamu pasti ingat soal apa saja yang keluar kan? Kamu beri tahu dia ya?" pinta bu Melati


"Baik bu" jawab Cantika menunduk.


Bu Melati pun pergi, Cantika yang sedang berdiri seketika langsung terduduk. Cantika menutup wajahnya yang sedih, bahkan guru favoritenya mendukung Bastian. Cantika berjalan gontai menuju ruang kelas Bastian. Dia menyerahkan kertas uraian bekas ujiannya pada Bastian. Iya Cantika begitu teliti bahkan semua dia tulis begitu rapi. Meskipun begitu Bastian masih merasa kurang puas, Bastian mengira bahwa Cantika egois tidak mau mengalah darinya. Karena waktu ujian untuk shift kedua segera dimulai Cantika buru-buru pergi dan itu membuat Bastian makin marah pada Cantika.


Cantika yang selama ini menghadapi sifat Bastian hanya bisa menangis sendiri di kamarnya. Disisi lain dia ingin lepas dari genggaman Bastian tapi disisi lain Cantika masih mencintai laki-laki itu apalagi dia yang merenggut kesucian Cantika jadi Cantika tidak ingin kehilangannya. Semampunya Cantika bertahan pada hubungannya meskipun berat untuk Cantika.


Setelah 4 hari ujian berlangsung akhirnya Cantika bisa bersantai, hubungannya dengan Bastian pun kembali baik. Mereka seperti muda mudi yang sedang jatuh cinta lagi, bermesraan selalu disetiap tempat. Bahkan Cantika seperti melupakan bagaimana sikap Bastian akhir-akhir ini padanya.


Setelah lama menunggu hasil ujian mereka akhirnya dipertemukan dengan hari pengumuman nilai ujian mereka. Setelah mereka mendapatkan amplop dari kelas masing-masing merekapun bertemu. Saat membuka amplop bersamaan ada wajah berbinar di wajah Bastian.


"Aku sudah tahu bahwa aku lebih pintar darimu Cantika!" ucap Bastian tertawa bahagia


Cantika yang melihat Bastian bahagiapun hanya tersenyum.


"Kamu memang hebat sayang, aku bangga padamu Bas." puji Cantika


"Jangan kira aku bisa unggul karena kamu mengalah ya? Aku unggul karena kerja kerasku tau!" ucap Bastian menekankan


"Iya sayang aku tau, kamu memang lebih pintar dariku." jawab Cantika menenangkan.


Akhirnya mereka menjalani hubungan seperti biasa, Bastian yang selalu datang saat butuh tubuh Cantika. Karena mereka sudah lulus sekolah mereka sepakat untuk tidak melanjutkan kuliah tapi bekerja. Bastian yang diterima di perkantoran IT pun merasa bahagia, karena Cantika perempuan dia tidak begitu dibutuhkan dibidang IT apalagi hanya lulusan SMK jadi Cantika kerja di swalayan dekat rumahnya.

__ADS_1


*Jangan lupa like dan komennya ya readers. Klik favorite untuk baca kelanjutannya.


__ADS_2