
Keesokan harinya Tania yang merasa kesal berusaha mencari tahu dimana Andra bekerja dari Aditya. Setelah dia tahu, dia langsung menuju kantor Andra. Saat sampai di depan ruangannya dia dihadang oleh sekretaris baru Andra.
"Maaf mbak siapa ya? Ada kepentingan apa dengan pak Andra?" tanya sekretaris Andra
"Jangan halangi aku, aku harus bertemu Andra sekarang. Ini penting!" bentak Tania
"Maaf mbak, apa mbak sudah ada janji sama pak Andra? Jika belum sebaiknya anda pergi atau saya laporkan pada satpam." ucap sekretarisnya lagi
Andra yang mendengar keributan didepan ruangannya pun keluar.
"Ada apa ini Put?" tanya Andra pada Putri sekretarisnya
"Tania?" ucap Andra yang melihat Tania yang sedang didepannya bersama sekretarisnya
"Mbaknya ini maksa untuk masuk pak." jawab Putri
"Biarkan dia masuk, dia tamuku. Buatkan dia minum dan antarkan keruanganku." ucap Andra
Tania pun ikut masuk ke ruangan Andra.
"Apa maksud kamu mendatangi Bastian dan bilang kalau kamu mencintaiku? Apa kamu disuruh Cantika untuk menghancurkan rumah tanggaku?" tanya Tania dengan marah
"Kamu tenang dulu, duduk saja dulu. Biarkan sekretarisku mengantarkan minuman untukmu." jawab Andra tenang
__ADS_1
Tok tok tok
"Masuk!" ucap Andra
"Ini minumannya mbak, silahkan diminum." ucap Putri menyuguhkan minuman dihadapan Tania
"Saya permisi pak." ucap Putri
Andra hanya mengangguk. Setelah Putri pergi Andra mendekati Tania.
"Alasanku mendatangi Bastian karena ingin menebus kesalahanku padamu dulu." ucap Andra
"Apa maksudmu?" tanya Tania
"Mencintaiku? Tapi kamu tega meninggalkanku begitu saja tanpa penjelasan. Kamu selalu mengabaikanku saat aku membutuhkanmu. Apa itu yang namanya cinta hah?" ucap Tania marah
"Benar, aku yang meninggalkanmu mengabaikanmu tapi itu semua ada alasannya. Dulu aku bukanlah siapa-siapa, aku masih termasuk remaja yang tidak bertanggungjawab. Aku yang begitu egois menyakitimu. Tapi aku tetap mencintaimu Tan." jawab Andra
"Apa alasannya? Apa alasan kamu melakukan itu semua padaku?" tanya Tania menangis
"Alasannya? Aku tidak perlu memberitahumu toh itu sudah berlalu. Sekarang aku hanya ingin menebus semuanya, dengan mencintaimu lebih baik lagi. Beri aku kesempatan Tan." mohon Andra
Tania masih menangis tak menjawab perkataan Andra.
__ADS_1
"Bukannya kamu tidak bahagia dengan Bastian? Biarkan aku membuktikan bahwa aku mencintaimu dan bisa membahagiakanmu." ucap Andra
Tania menatap Andra, melihat keyakinan dimata Andra.
"Maafkan aku yang sudah membuatmu seperti ini." ucap Andra
Tania langsung memeluk Andra yang berada didepannya.
"Aku merindukanmu, sangat merindukanmu. Kenapa kamu datang lama sekali." ucap Tania menangis sesegukan
"Maafkan aku Tan, aku juga merindukanmu." jawab Andra mengelus punggung Tania
"Tapi kamu datang diwaktu yang salah, aku sudah menjadi istri Bastian Ndra." ucap Tania melepaskan pelukannya
"Tapi kamu tidak bahagia dengannya Tan." ucap Andra meyakinkan
"Meskipun begitu dia tetap suamiku, aku tidak akan bercerai dengannya hanya karena kamu. Karena diapun juga begitu, dia juga tidak menceraikanku karena cintanya pada Cantika. Jadi maaf, aku tidak bisa." jelas Tania beranjak meninggalkan Andra
"Jangan egois Tan, kamu tahu Bastian ingin kembali dengan Cantika tapi kamu menghalanginya dengan cara seperti ini hanya karena tidak ingin melihat Cantika bahagia kan?" ucap Andra menghentikan langkah Tania
"Cantika begitu rela tersakiti hanya karena ingin melihat sahabatnya bahagia, tapi apa balasanmu padanya. Hanya karena rasa iri, kamu seperti ini Tan. Jangan lagi menyakiti dirimu sendiri dan orang lain Tania." imbuh Andra geram
Setelah mendengarkan ucapan Andra, Tania langsung pergi begitu saja. Tania memang merasa iri pada Cantika, selain karena dulu Cantika yang diperebutkan oleh Danish dan Bastian juga karena keluarganya begitu menyayangi Cantika. Apalagi setelah Tania tahu bahwa dirinya tidak lagi bisa hamil, dia semakin iri melihat Cantika yang bahagia bersama putrinya. Tania tidak suka melihat kebahagiaan Cantika, makanya dia tidak melepaskan Bastian. Meskipun rasa cintanya pada Andra begitu besar, Tania tetap kekeuh pada pendiriannya untuk tidak membiarkan Cantika bahagia.
__ADS_1
*Jangan lupa like dan komennya readers. Klik favorite untuk baca kelanjutan ceritanya.