BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM

BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM
26


__ADS_3

"Loh kamu sakit Can? Sakit apa?" tanya Andra


"Cuman ga enak badan aja kog. La kamu ngapain di sini?" tanya Cantika balik


"Ibu aku dirawat disini, dari dulu kan ibu ku sakit-sakitan terus. Bolak balik masuk rumah sakit." jawab Andra


"Yaampun ndra, aku ga tahu loh. Tania ga pernah cerita kalau ibu kamu tuh sakit-sakitan. Aku do'ain semoga ibu kamu cepat sembuh ya?" ucap Cantika


"Makasih Can. Tania emang ga tahu Can." jawab Andra sedih


"Kog ga tahu, kenapa?" tanya Cantika heran


"Itu salah satu alasan kenapa aku dulu sering ilang-ilangan Can. Aku ngurusin ibuku, jadi aku putusin buat ninggalin Tania." jelas Andra


"Ndra?" ucap Cantika kaget dan sedih mendengar penjelasan Andra


"Gimana sekarang kabarnya Tania? Katanya dia udah nikah ya?" tanya Andra


"Ahh iya, Tania udah nikah sekarang." jawab Cantika


"Alhamdulillah, setidaknya Tania ga kegantung lagi." ucap Andra


"Kamu yang sabar ya ndra?" ucap Cantika


"Iya aku ga apa-apa kog Can, yaudah kalian kan mau ke dokter nanti keburu ngantri lama loh. Maaf udah ngajak ngobrol banyak." kata Andra


"Ahh gapapa pak, saya juga ga nyangka bapak kenalan istri saya." jawab Danish

__ADS_1


"Ga perlu begitu sungkan Dan, panggil aja aku Andra kalau diluar kerjaan. Lagian kan kamu suaminya Cantika." ucap Andra


"Ahh iya ya ndra." jawab Danish


"Yaudah aku permisi dulu ya Can?" ucap Andra


"Iya ndra." jawab Cantika


Flashback On


Andra Kusuma Wijaya, 30th. Laki-laki tampan, putih, dan juga tinggi. Dia mantan pacar Tania, laki-laki yang pernah menghamili Tania dan juga merenggut keperawanan Tania.


Saat Tania kelas 1 SMK, Andra anak kuliahan. Mereka bertemu secara ga sengaja, Andra dulu mengambil jurusan pendidikan olahraga. Saat itu Andra KKN di sekolahan Tania, mereka kenal sebagai murid dan guru. Mereka saling jatuh cinta dan memulai berpacaran. Tapi karena pacaran mereka sudah melewati batas akhirnya Tania hamil.


"Ndra aku hamil!" ucap Tania gelisah


"Apa?" Andra terkejut "Aku kan sudah wanti-wanti kamu agar ga hamil!" jawab Andra marah


"Tapi ndra?" jawab Tania


"Aku bakal cariin obat buat gugurin kandungan ini, kamu tunggu saja." ucap Andra meninggalkan Tania


Beberapa hari kemudian, Andra mendatangi Tania dan memberikan sebutir obat pada Tania.


"Kamu minum!" perintah Andra


Tania langsung minum obat itu didepan Andra. Selang beberapa menit Tania mulai merasakan sakit pada perutnya, dan bersamaan langsung ada darah yang mengalir di selangkangannya. Andra yang melihat itu langsung memapah Tania menuju kamar mandi.

__ADS_1


Setelah kejadian itu Andra tidak lagi menghubungi Tania. Di sekolah mereka seperti orang yang tidak saling kenal, Andra mengacuhkan Tania. Tania yang merasa sakit diacuhkan oleh Andra pun mendatangi Andra.


"Ndra kamu kenapa sih giniin aku?" tanya Tania


"Aku males sama kamu." jawab Andra ketus


"Jadi ini balasan kamu sama aku?" tanya Tania


"Udahlah Tan, aku lagi ga pengen berdebat. Lagian aku juga ga mutusin kamu kan? Aku cuman pengen sendiri dulu. Jangan ganggu aku." ucap Andra meninggalkan Tania


Setelah hari itu Andra hanya sesekali menghubungi Tania. Tapi saat Andra menghubunhi Tania pasti ada tujuannya, ya apalagi kalau bukan meminta jatahnya. Tania selalu menuruti kemauan Andra, meskipun mereka jarang berkomunikasi setidaknya Tania tidak kehilangan Andra.


Tapi setelah selesai masa KKNnya Andra semakin jauh dari Tania. Selama masih sekolah Tania masih setia menunggu Andra meski Andra hanya sesekali memberi kabar dan datang saat menginginkan tubuh Tania saja.


Setelah lulus dari sekolah, Andra dan Tania sudah benar-benar lost kontak. Akhirnya Tania sudah mulai jenuh menunggu. Dia melampiaskan kekesalannya dengan melakukan hubungan badan sama laki-laki yang berbeda-beda. Itulah alasan kenapa Tania menggunakan pil kontrasepsi.


Setahun berlalu Tania sudah benar-benar bisa melupakan Andra, bukan melupakan sih sebenarnya tapi mengikhlaskan. Tiba-tiba saja Andra mendatangi Tania. Andra datang bukan untuk saling melepas rindu, bukan pula untuk meminta tubuh Tania tapi melainkan untuk memutuskan hubungannya dengan Tania.


"Aku mau kita putus." ucap Andra tegas


Tania terdiam, air matanya mulai menetes. Secepatnya dia menghapusnya.


"Setelah hilang selama setahun tiba-tiba kami datang dan mengatakan ingin putus? Apa perlu hubungan ini diperjelas dengan kata putus? Kamu sudah menghilang seperti ini saja sudah cukup menyakitkan Ndra, tapi apa ini? Kamu datang hanya mengatakan ingin putus? Kamu benar-benar ga punya hati Ndra!" ucap Tania meluapkan amarahnya


"Aku hanya tidak ingin menggantung hubungan kita. Aku sudah mengatakannya, jadi aku permisi." ucap Andra meninggalkan Tania


Setelah kejadian itu Tania tidak pernah serius saat menjalin hubungan dengan seseorang. Sampai saat Bastian yang terpuruk karena kehilangan Cantika. Tania merasa perasaan yang dirasakan oleh Bastian itu sama dengan perasaannya pada saat kehilangan Andra. Jadi Tania berusaha menghibur Bastian, tapi tidak disangka Tania mulai tertarik pada Bastian. Tania memang tidak mencintai Bastian tapi dia menyayangi Bastian. Rasa cinta Tania selama ini dia pendam dan itu hanya untuk Andra seorang. Jadi sebenarnya Tania dan Bastian menikah tanpa landasan kata Cinta, hanya saling mengerti perasaan satu sama lain saja.

__ADS_1


Flashback Off


*Jangan lupa like dan komennya readers. Klik favorite untuk baca kelanjutan ceritanya.


__ADS_2