BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM

BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM
40


__ADS_3

Cantika memejamkan matanya, mencoba untuk menghilangkan pikiran yang mengganggunya. Tapi tiba-tiba HPnya berbunyi karena ada pesan masuk.


[ Can, sory aku ga bisa ikutan diacara ultah kamu tadi. Besok aja kita ketemu di kafe biasa jam 10, ada kado buat kamu. ] Andra


[ Ok, kadonya yang gede ya😁 ] Cantika


Keesokan harinya, Cantika sudah bersiap-siap untuk berangkat. Tiba-tiba mamanya memanggilnya.


"Can? Ada Aditya didepan." panggil Mama


"Aditya?" tanya Cantika heran


"Yaudah ma, aku temuin dulu. Sekalian pamit mau keluar ada janji sama Andra. Titip Fira ya ma." ucap Cantika mencium punggung tangan Mamanya


"Iya, hati-hati" jawab Mama


Saat Cantika sampai diteras depan, dia melihat Aditya sedang berdiri memunggunginya.


"Dit?" panggil Cantika


"Hei Can. Mau kemana kog dah rapi?" tanya Aditya


"Iya aku mau keluar, Andra ngajak ketemu. Ada apa nyari aku?" Jawab Cantika


"Maafin aku ya Can, lupain soal yang kemarin. Aku ga mau gara-gara kemarin kamu jadi ga mau temenan lagi sama aku. Mau kan nerima aku jadi temenmu lagi?" ucap Aditya


"Apaan sih Dit? Seharusnya yang minta maaf itu aku. Lagian kita masih berteman kog. Jangan merasa bersalah seperti itu." jawab Cantika menepuk bahu Aditya pelan

__ADS_1


"Makasih ya Can, jadi keluar? mau aku anterin?" tanya Aditya


"Selama ga ngrepotin kamu, aku sih mau mau aja." jawab Cantika tersenyum


"Buat kamu tuh ga ada yang ngrepotin. Yuk." ucap Aditya


Merekapun berangkat ke kafe yang berada didalam mall. Sebenarnya Cantika merasa tidak nyaman pergi bersama Aditya, tapi karena tidak ingin lagi menyakiti hatinya jadi Cantika berusaha untuk memperlakukan Aditya seperti sebelumnya. Sesampainya disana Andra sudah menunggu kedatangan Cantika.


"Hei Can, sini." panggil Andra melambaikan tangan


Cantika dan Aditya yang melihat keberadaan Andra pun menghampirinya. Setelah mengobrol banyak, Aditya pergi ke toilet. Tersisa hanya Andra dan Cantika di meja itu.


"Can, aku denger kemarin kamu ditembak sama Adit ya?" tanya Andra


"Hah? Kalo aku ditembak sama Adit sekarang udah mati kali." jawab Cantika tertawa


"Lagian kamu nanya kaya gitu." ucap Cantika


"Ya kan aku kepo Can" ucap Andra memelas


"Ya iya, kemarin emang Adit nyatain perasaannya sama aku tapi ku tolak." jelas Cantika


"Kenapa? Karena Bastian ya?" tanya Andra


Cantika hanya diam.


Dari jauh ada seseorang yang melihat Cantika dengan wajah penuh amarah. Seseorang itu adalah Tania, dengan rasa kesalnya dia buru-buru menghampiri Cantika.

__ADS_1


"Hei Can!" panggil Tania menggebrak meja dengan satu tangannya


"Tania?" sahut Cantika bingung


"Kenapa sih kamu ga terima aja perasaan Aditya kemarin, seharusnya kan kamu terima dia. Dengan begitu rumah tanggaku dengan Bastian akan baik-baik saja ga ada masalah. Dan satu lagi jangan berharap kamu bisa balikan sama suamiku. Jangan berharap kamu bisa ngerebut dia dari aku. Aku ga akan pernah biarin itu terjadi. Ga peduli bagaimana perasaanmu atau perasaan Bastian. Aku tetap ga akan biarin kamu sama Bastian bersama!" ucap Tania memarahi Cantika begitu saja


"Stop Tan!" bentak Andra,


Sontak Tania kaget melihat keberadaan Andra disitu. Memang Tania tidak tahu bahwa laki-laki dihadapan Cantika adalah Andra, dia terlalu fokus pada Cantika sampai tidak peduli dengan sekitar.


"Sudah cukup kamu menyalahkan Cantika, perasaan Cantika maupun Bastian itu tidak salah! Yang salah disini adalah kamu! Kamu sahabatnya Cantika dan kamu juga tahu betul dari awal bagaimana hubungan mereka, kamu sudah tahu bagaimana perasaan mereka. Tapi apa yang kamu lakukan, kamu yang menikahi Bastian yang tidak lain adalah mantan kekasih sahabatmu sendiri. Tapi sekarang apa kamu malah menyalahkan sahabatmu karena ketidakharmonisan rumah tangga kalian? Ngaca Tan! Instropeksi diri sendiri, jangan gegabah menyalahkan orang lain." ucap marah Andra melihat kelakuan Tania


Tania yang mendengar ucapan Andra hanya bisa diam membisu, tiba-tiba air matanya jatuh begitu saja.


"Udah Ndra, apaan sih kamu marahi Tania kaya gitu." ucap Cantika


"Biar dia sadar diri Can, apa kesalahan dia." jawab Andra kesal


"Tania? Kamu ngapain disini?" tanya Aditya yang baru dari toilet


"Puas sekarang kamu Can? Semua berpihak pada kamu. Dari dulu sama saja, kamu selalu diperebutkan laki-laki. Tapi aku malah ditinggalkan dan dimanfaatkan oleh para laki-laki padahal aku lebih cantik dari kamu. Bahkan laki-laki yang meninggalkanku dulu pun sekaranh ada disampingmu. Tapi jangan harap kamu bisa merebut Bastian dari aku!" ucap Tania mengusap kasar air matanya


"Dan kamu! Semua ini salah kamu! Kamu yang sudah meninggalkanku, kamu yang buat aku harus menikahi laki-laki yang tidak aku cinta ataupun mencintai aku, bahkan kamu juga yang sudah buat aku tidak bisa memiliki anak lagi. Kamu! Semua salah kamu!" ucap Tania menunjuk-nunjuk dada Andra.


Tania meninggalkan mereka begitu saja, Andra yang mendengarkan ucapan Tania hanya bisa terdiam. Dia kaget mendengar pernyataan Tania bahwa Tania tidak bisa memiliki anak lagi karenanya.


*Jangan lupa like dan komennya readers. Klik favorite untuk baca kelanjutan ceritanya.

__ADS_1


__ADS_2