
Cantika dan Danish yang sudah berada diruang pemeriksaanpun mendapat kabar yang menggembirakan. Cantika sedang mengandung anak kedua mereka, usia kehamilannya baru 3 minggu. Setelah mendapat resep obat dari dokter mereka pun pergi.
Sesampainya dirumah, orangtua Cantika dan Fira sedang menunggu mereka. Cantika datang dan langsung memeluk Mamanya.
"Bener kata mama, Cantika hamil." ucap Cantika memegangi perutnya
"Wah selamat ya sayang." ucap Papa dan Mamanya
Danish yang dari tadi berdiri dibelakang Cantika mulai menghampiri putrinya.
"Fira sebentar lagi akan punya adik." ucapnya sambil mencium pipi putrinya
"Wahh beneran yah?" tanya Fira senang
"Iya dong, sekarang diperut bunda ada adek Fira." jawab Danish menunjuk perut Cantika, Cantika yang mendengar itupun tertawa.
"Yey Fira punya teman bermain." seru Fira senang
Setelah menyampaikan kabar gembira itu, Danish dan Cantika beristirahat dikamarnya. Sesekali Danish mengelus perut istrinya. Sementara Raina yang dirumahnya sedang gelisah, karena Danish dari pagi tidak ada kabar. Biasanya setiap pagi Danish selalu mengirimkan pesan manis untuknya tapi hari ini tidak. Raina berusaha untuk mengirimi pesan pada Danish tapi tetap saja tidak ada balasan. Akhirnya Raina memberanikan diri untuk menelpon Danish, tapi tetap tidak ada jawaban dari Danish. Memang Danish lupa bahwa HPnya sedang di silent, karena kabar menggembirakan bahwa istrinya hamil membuat Danish melupakan selingkuhannya.
Malamnya Danish melihat HPnya, betapa terkejutnya dia melihat banyak pesan yang dia terima dari Raina bahkan puluhan kali Raina menelponnya. Danish langsung keluar dari kamarnya dan berusaha menghubungi Raina. Awalnya tidak ada jawaban, saat Danish mencoba menelponnya kelima kali akhirnya teleponnya diangkat.
"Hallo Raina?" panggil Danish
"Ya apa?" jawab Raina ketus
"Maafkan aku, aku lupa kalau HPku dalam mode silent dari pagi." jelas Danish
"Oh" jawab Raina
"Jangan marah ya, besok kita ketemu. Aku akan jelasin sama kamu kenapa aku ga hubungin kamu seharian ini. Oke?" ucap Danish
__ADS_1
"Hemm" jawab Raina langsung mematika teleponnya
Esoknya, Danish dan Raina bertemu di caffe. Raina menunggu masih dengan wajah kesalnya, tidak berselang lama Danish datang.
"Lama nunggunya?" tanya Danish
Raina menggelengkan kepalanya.
"Sayang maafin aku, kemarin aku nganterin Cantika ke rumah sakit jadi aku lupa ngabarin kamu. Maaf." rayu Danish
"Mbak Cantika sakit?" tanya Raina
"Enggak, tapi Cantika hamil." jawab Danish menghela nafas
"Hamil? Terus aku gimana?" tanya Raina kaget
"Ya ga gimana-gimana sayang, kamu tetap pacar aku." ucap Danish
"Sayang tenang dulu. Aku udah ga cinta sama Cantika aku cintanya sama kamu. Aku janji setelah Cantika melahirkan aku langsung bercerai dengannya." ucap Danish mencoba menenangkan Raina
"Kamu janji?" tanya Raina
"Iya janji sayang." jawab Danish menyakinkan.
Jauh dari meja mereka ada seseorang yang memperhatikan, ya dia adalah Andra. Dia merasa geram bahwa ternyata temannya sendiri yang diselingkuhi. Meskipun Andra tidak begitu dekat dengan Cantika, tapi Andra perduli dengan Cantika. Memang Andra tidak akan melakukan apapun pada Danish dan Raina, dia juga tidak akan mengatakan apapun pada Cantika. Karena Andra memang tidak suka mengurusi urusan orang lain. Tapi tetap saja Andra merasa sangat kesal dengan kelakuan Danish dan Raina.
Selama masa kehamilan Cantika, Danish masih diam-diam berhubungan dengan Raina. Setiap kali pulang setelah bertemu dengan Raina, Danish selalu membawa makanan kesukaan Cantika.
Kadang sesekali Cantika memergoki Danish yang sedang senyum-senyum chatting dengan seseorang. Tapi Danish selalu mengeles, dia mengatakan sedang baca Meme atau menonton vidio lucu. Setiap kali Cantika curiga Danish selalu merayunya dengan mengelus perutnya. Dan Cantika selalu berusaha untuk mempercayai suaminya.
Saat usia kandungan Cantika menginjak 3 bulan, Cantika merasakan sakit dibagian bawah perutnya. Danish langsung membawa Cantika kedokter dan kata dokter kandungan Cantika lemah. Cantika butuh istirahat dan tidak boleh banyak pikiran.
__ADS_1
Pagi itu langit begitu cerah, Danish berangkat kerja seperti biasa. Cantika yang mengantar suaminya sampai depan rumah juga tersenyum cantik melihat kepergian suaminya. Tapi saat siang hari tiba-tiba Cantika ingin sekali melihat wajah suaminya. Mungkin bawaan bayi yang ada dalam kandungannya. Jadi Cantika putuskan untuk ke kantor Danish mengantarkan makan siang. Sesampainya di depan kantor Danish, Cantika melihat suaminya yang sedang buru-buru dengan mobilnya. Karena penasaran dan masih dalam keinginan bayi yang kepengen melihat ayahnya jadi Cantika mengikuti mobil suaminya. Tidak lama Cantika mengikuti mobil suaminya berhenti disebuah caffe. Danish menuju ke sebuah meja, disana sudah ada seorang wanita yang menunggunya. Betapa kagetnya Cantika melihat suaminya memeluk bahkan cipika cipiki dengan wanita lain. Dengan perasaan sedih dan air matanya Cantika menghampiri Danish.
"Mas Danish!" panggil Cantika
Sontak Danish dan Raina kaget mendengar suara Cantika.
"Cantika?" sahut Danish gugup
"Plakkk" sebuah tamparan mendarat di pipi Raina
"Apa-apaan kamu Cantika?!" tanya Danish marah
"******! Berani-beraninya menggoda suami orang!" ucap Cantika memaki
"Stop Cantika!" teriak Danish
"Dan kamu! Kamu jahat! Aku sedang mengandung anak kamu tapi kamu malah menyelingkuhiku? Dasar berengsek kamu!" ucap Cantika memukul dada Danish
Tiba-tiba Cantika merasakan sakit yang teramat sakit diperutnya.
"Awh.." rintih Cantika memegangi perutnya
"Can, kamu gapapa?" tanya Danish khawatir
"Perutku!" rintih Cantika lirih, tiba-tiba Cantika jatuh pingsan. Secepatnya Danish membawa istrinya ke rumah sakit.
"Maaf pak, kandungan istri bapak tidak dapat di selamatkan. Harus segera melakukan operasi pengangkatan janin agar tidak menyebabkan penyakit dalam rahim ibu Cantika." jelas dokter
Mendengar perkataan dokter Danish mengusap wajahnya dengan kasar.
"Lakukan yang terbaik dok." ucap Danish
__ADS_1
*Jangan lupa like dan komennya readers. Klik favorite untuk baca kelanjutan ceritanya.