BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM

BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM
9


__ADS_3

Dan hubungan Cantika dan Danish masih seperti biasanya, mereka juga masih saja melakukan hubungan badan itu. Sampai akhirnya Cantika kecolongan dan hamil. Awalnya Cantika tidak tahu bahwa dirinya hamil sampai waktu kakaknya yang mencurigainya.


"Dek? Bulan ini kamu belum datang bulan ya?" tanya Kak Retno kakak Cantika


"Ehh iya ya.. Mungkin mundur kak." jawab Cantika sambil berpikir


"Bulan kemarin juga ga datang bulan kan? Kakak tau karena tanggal kita itu hanya beda beberapa hari." tanya Kak Retno lagi


"Ahh masa sih kak?" jawab Cantika bingung


"Awas kamu dek kalo macem-macem kasihan mama sama papa tau!" ancam Kak Retno


Kak Retno sudah berumah tangga dan tinggal dirumah mertua, tapi beberapa bulan ini Kak Retno tinggal dirumah Cantika karena ada sedikit masalah dengan mertuanya. Karena omongan kak Retno terngiang di pikiran Cantika akhirnya Cantika memberanikan diri beli testpack. Setelah menggunakan testpack tersebut Cantika kaget, dia menangis tapi juga bahagia. Selama ini Cantika takut tidak akan bisa mengandung karena selama berhubungan dengan Danish ataupun Bastian dia tidak pernah memiliki tanda-tanda kehamilan. Cantika pun langsung mendatangi Danish.


"Danish aku hamil!" ucap Cantika menunjukan testpack


"Hah? Hamil?" tanya Danish kaget


"Iya aku hamil." jelas Cantika


"Kamu gimana? Mau menggugurkannya atau tetap mempertahankannya?" tanya Danish


"Pertanyaanmu aneh! Ya aku akan mempertahankannya lah." tegas Cantika


"Ahh baiklah, tapi jangan beri tahu orangtuamu dulu ya. Biar aku siap dulu." ucap Danish ragu


"Baiklah, tapi ku mohon jangan lama-lama." balas Cantika dengan raut wajah kecewa.

__ADS_1


Sesampainya di rumah Cantika dihadang sama kak Retno. Ternyata kak Retno menemukan bungkus testpack di kamar Cantika.


"Apa ini?" tanya kak Retno


"Emn ini.. Ini" jawab Cantika takut


"Kamu beneran hamil?" tanya kak Retno marah


"Maaf kak, iya" jawab Cantika lirih


"Astagfirullah Dek! Dari awal kakak ga suka sama Danish. Ini Danish kan yang lakuin?" tanya kak Retno lagi.


Cantika hanya mengangguk menjawab pertanyaan kak Retno.


"Bener-bener sama Bastian kamu malah milih sama Danish, ujung-ujungnya kaya gini. Bodoh kamu dek!" ucap kak Retno marah


"Cepet kasih tau Mama sama Papa, bilang ke Danish untuk datang malam ini." titah kak Retno


"Baiklah, kakak hanya kasih waktu 3 hari sampai Danish ga datang kakak sendiri yang bilang ke Mama Papa." ancam kak Retno


"Iya kak." jawab Cantika menunduk


Karena ancaman kak Retno Cantika mendesak Danish untuk segera datang menemui orangtuanya. Tapi Danish tetep kekeuh meminta waktu. Cantika yang tidak berani bilang sendiripun akhirnya tetap tutup mulut. Sampai pada akhirnya kak Retno sudah tidak tahan lagi. Saat Cantika kerja kak Retno mengatakan ke orangtua Cantika bahwa Cantika hamil. Sontak keduaorangtua Cantika kaget, Mama Cantika tertunduk lemas. Saat jam pulang kerja Cantika keduaorangtuanya menunggu disofa ruang tamu rumahnya. Setelah lama menunggu akhirnya Cantika tiba.


"Cantika duduk!" titah Mama


"Ada apa Ma?" tanya Cantika kebingungan,

__ADS_1


Cantika melihat Mama Papanya yang sedang marah kemudian dia melihat kak Retno yang berdiri tidak jauh dari mereka.


"Jujur sama mama! Apa kamu beneran hamil?" tanya mama marah.


"Hah?" Cantika kaget kemudian menangis.


"Maafkan Cantika ma." ucap Cantika berlutut di kaki mamanya


"Jadi benar kamu hamil?" tanya mama lagi


Cantika hanya mengangguk tanda menjawab ya. Mama Cantika langsung menepuk-nepuk dadanya.


"Bawa Danish kesini, papa mau bicara!" titah papa marah.


Cantika langsung berdiri dan mengambil HPnya yang ada di tas. Dia menghubungi Danish mengatakan untuk segera datang. Keluarga Cantika cukup lama menunggu kedatangan Danish, dan akhirnya Danish tiba.


"Nak Danish, apa benar kamu ayah dari anak yang ada diperut Cantika?" tanya papa tanpa basa basi


"Iya Om" jawab Danish tertunduk


"Kapan kamu siap menikahi anak saya?" tanya papa Cantika lagi.


"Secepatnya Om." jawab Danish tegas


"Bawa orangtuamu secepatnya kemari, Om ingin secepatnya menentukan tanggal pernikahan kalian. Om tidak mau perut anak Om semakin membesar tanpa seorang suami." ucap Papa Cantika


"Baik Om segera saya akan bawa orangtua saya kemari." jawab Danish

__ADS_1


Dua hari kemudian Danish beserta keluarganya datang melamar Cantika. Mereka sepakat dengan tanggal pernikahannya 2minggu setelah lamaran. Dan Cantika yang akan segera menikahpun mulai mengundurkan diri dari tempat kerjanya.


*Jangan lupa like dan komennya readers. Klik favorite untuk baca kelanjutan ceritanya.


__ADS_2