
Tapi malam itu berbeda, setelah Cantika menyelesaikan satu lagunya tiba-tiba ada seseorang yang mengangkat tangannya kepada Cantika.
"Hai nona? Bolehkah aku request lagu?" tanyanya tersenyum
"Tentu tuan, lagu apa yang anda inginkan?" balas Cantika tersenyum
"Andmesh Kamaleng, Cinta Luar Biasa." jawabnya tersenyum lagi
"Dengan senang hati saya akan menyanyikannya, semoga tuan terhibur." ucap Cantika
Laki-laki itupun duduk, dan Cantika memulai lagu yang disebutkan laki-laki itu.
{ *Waktu pertama kali, ku lihat dirimu hadir
Rasa hati ini inginkan dirimu
Hati tenang mendengar, suara indah menyapa
Geloranya hati ini tak ku sangka
Rasa ini tak tertahan, hati ini selalu untukmu
Terimalah lagu ini, dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga, aku tak punya harta
Yang ku punya hanyalah hati yang setia
Tulus padamu
Hari-hari berganti, kini cintapun hadir
Melihatmu, memandangmu bagai bidadari
Lentik indah matamu, manis senyum bibirmu
Hitam panjang rambutmu anggun terikat
Rasa ini tak tertahan, hati ini selalu untukmu
Terimalah lagu ini, dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga, aku tak punya harta
Yang ku punya hanyalah hati yang setia
Tulus padamu* }
* Cinta Luar Biasa - Andmesh Kamaleng
Setelah menyelesaikan lagu tersebut Cantika meninggalkan panggung dan bersiap-siap untuk pulang. Biasanya setiap kali Cantika mau pulang pasti ada pelayan yang mendatangi Cantika, jadi Cantika selalu menunggu sebentar sebelum pulang. Tapi malam itu tidak ada pelayan yang datang, jadi Cantika memutuskan untuk pulang.
__ADS_1
Sesampainya diparkiran ada seseorang yang memanggilnya.
"Hei nona? Anda melupakan sesuatu." panggilnya
Cantika langsung menghampiri orang tersebut.
"Oh ya, apa?" tanya Cantika
"Ini" laki-laki itu memberikan secarik kertas
"Ohh" jawab Cantika membuka kertas itu
Cantika membaca surat itu yang bertuliskan "Bolehkah saya berkenalan denganmu, Nona?"
"Jadi tuan yang selama ini mengirimiku surat-surat kecil ini?" tanya Cantika tersenyum
"Ah ketahuan deh." jawab laki-laki itu menepuk jidatnya sambil tertawa kecil
Cantika yang melihat tingkah laki-laki itu juga ikut tertawa.
"Perkenalkan aku Aditya." ucap laki-laki itu memperkenalkan diri
"Aku Cantika." balas Cantika tersenyum menjabat tangan Aditya
"Bolehkah kita mengobrol terlebih dahulu?" tanya Aditya
"Maaf aku ga bisa, ini sudah terlalu malam. Anakku sedang menungguku dirumah." jawab Cantika tersenyum
"Ohh sudah punya anak?" tanya Aditya sedikit kecewa
Cantika hanya menganggukkan kepalanya.
"Iya, kalau memang mau ajak aku ngobrol besok datanglah sebelum aku tampil." jawab Cantika
"Aku pergi dulu." imbuh Cantika berpamitan
Setelah pertemuan itu, Aditya terus kepikiran akan Cantika. Sedikit ada rasa kecewa dihatinya saat Aditya tahu bahwa Cantika sudah memiliki anak. Tapi rasa keingin tahuannya pada Cantika semakin membesar. Setidaknya dia ingin mencoba mengenal Cantika lebih dekat.
Seminggu terakhir Aditya sudah memperhatikan Cantika, mengagumi Cantika. Sekarang Aditya memberanikan diri untuk lebih dekat dengan Cantika. Meski tidak bisa mendapatkan hati Cantika, Aditya ingin berteman dengan Cantika.
Esoknya, Aditya datang ke kafe seperti biasa. Tapi hari ini dia datang lebih awal. Jam 7 Aditya sudah duduk di mejanya, dia menunggu Cantika sambil meminum minumananya. Cantika yang baru datang dan masuk ke kafe langsung melihat Aditya yang sedang duduk di meja paling dekat dengan panggung. Cantika tersenyum dan langsung menghampiri Aditya.
"Hei tuan, sedang menunggu seseorangkah?" ucap Cantika mengagetkan Aditya
Aditya menoleh dan tersenyum.
"Hei nona, iya aku sedang menunggu seseorang." jawab Aditya
"Kalau boleh tahu siapakah itu? Kekasih atau istri?" tanya Cantika sedikit bercanda
"Seorang wanita cantik, mungkin nanti bisa jadi calon kekasih. Namanya Cantika, penyanyi di kafe disini. Apakah nona mengenalnya?" canda Aditya tertawa
"Haha, ada-ada saja kamu tuan." ucap Cantika menggelengkan kepalanya. "Bolehkah aku duduk?" tanya Cantika lagi
"Silahkan." jawab Aditya
__ADS_1
"Sepertinya tuan Aditya ini ingin sekali ngobrol sama saya ya? Sempet-sempetin datang loh sebelum saya manggung." goda Cantika tertawa
"Bagaimana tidak nona, nona begitu mempesona jadi saya ingin mengenal nona lebih dekat." jawab Aditya masih bercanda
"Sudah-sudah, aku ga kuat nahan ketawa lagi." ucap Cantika menghentikan candaanya
"Kenapa nona?" tanya Aditya menggoda
"Sudahlah tuan Aditya, jangan panggil aku nona lagi. Geli akunya." jawab Cantika
"Kan kamu duluan yang manggil aku tuan." ucap Aditya mengerucutkan bibirnya
"Iya iya, maksud aku tadi becandain kamu ehh malah akunya yang ga kuat ketawa terus." ucap Cantika tertawa
"Emm iya deh iya." jawab Aditya
"Kamu udah lama kerja disini?" tanya Aditya
"Enggak, baru semingguan." jawab Cantika
"Jadi pertama kali aku ketemu kamu itu juga pertama kalinya kamu kerja disini?" tanya Aditya
"Mungkin." jawab Cantika
"Memang beneran jodoh." gumam Aditya lirih
"Apa?" tanya Cantika yang sedikit mendengar gumaman Aditya
"Enggak kog. Kog suami kamu bolehin kamu kerja disini kan jam kerjanya malam? Dan anak kamu ga nyariin kalau mau tidur?" tanya Aditya
"Anak aku awalnya nyariin sih, tapi sekarang udah enggak. Lagian ada neneknya dirumah jadi dia ga sendirian. Kalo suami, aku ga punya, aku udah cerai sama suami aku." jawab Cantika
"Sory, aku ga tahu kalau kamu udah cerai." ucap Aditya merasa bersalah
"Ga apa-apa, tenang aja. Aku udah ikhlasin suami aku kog. Lagian sudah lebih sebulan juga kami berpisah." jelas Cantika
"Gimana nih kamu? Masih mau deketin janda anak satu ini?" goda Cantika
"Aku sih ga masalahin status kamu ya. Menurut aku kamu orang baik jadi ga ada masalah." jawab Aditya
"Kamunya gimana nih dideketin sama aku yang kaya gini?" goda balik Aditya
"Emang kamu kenapa? Kamunya aja tampan kaya gini jadi apa dayaku untuk menolak." jawab Cantika diiringi tawa
"Kamu bisa aja, jadi kita temenan nih?" tanya Aditya
"Boleh." jawab Cantika
"Pulang nanti aku anterin ya?" tanya Aditya
"Wihh gercep banget nih." goda Cantika
"Ya biarin." jawab Aditya
"Yaudah aku siap-siap dulu ya?" ucap Cantika beranjak dari tempat duduknya
__ADS_1
"Oke." jawab Aditya
*Jangan lupa like dan komennya ya readers. Klik favorite untuk baca kelanjutan ceritanya.