BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM

BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM
24


__ADS_3

"Selamat siang pak Danish, maaf sudah membuatmu menunggu lama." ucap seorang laki-laki yang bersama Raina


"Tidak apa-apa pak Andra, saya juga baru datang." jawab Danish


"Perkenalkan ini sekretaris saya, Raina." ucap Andra mengenalkan Raina


"Raina." ucap Raina menjabat tangan Danish


"Danish." balas Danish dengan senyuman yang bahagia


Setelah mereka berbincang-bincang tentang pekerjaan, mereka melanjutkan dengan makan siang. Tapi tiba-tiba Andra mendapat telepon dan harus segera pergi.


"Raina, kamu temani pak Danish makan ya? Saya harus segera pergi, ini mendesak." ucap Andra


"Tapi pak?" jawab Raina


"Maaf ya pak Danish saya harus segera pergi, silahkan nikmati makan siang anda. Sekretaris saya akan menemani." ucap Andra menyela perkataan Raina


"Iya pak Andra tidak masalah, hati-hati dijalan." jawab Danish.


Setelah Andra pergi, Danish menatap Raina yang sedang menunduk gelisah.


"Kamu kenapa? Kenapa pesan dan teleponku tak pernah kamu jawab?" tanya Danish


"Emm maaf pak saya mau ke toilet." ucap Raina menghindar, saat mau beranjak pergi tangannya ditahan oleh Danish.


"Kenapa kamu menghindar?" tanya Danish bingung


"Saya tidak ingin berhubungan dengan suami orang." ucap Raina jujur


"Jadi kamu sudah tau kalau aku sudah berkeluarga, dan itu alasanmu menghindariku?" tanya Danish lagi


"Iya pak, saya tidak ingin berurusan dengan laki-laki beristri. Saya tidak ingin di cap sebagai pelakor." ucap Raina


"Hei Raina, kita bahkan belum memulai hubungan apapun kenapa kamu bisa berpikiran seperti itu? Bisa saja kita hanya berteman kan?" tanya Danish


"Maaf pak saya tidak bisa." ucap Raina


"Kenapa? Apa kamu menyukai saya?" tanya Danish tersenyum


"Iya, saya menyukai anda. Dan saya tidak ingin perasaan ini lebih dalam lagi. Jadi berhenti menghubungi saya." ucap Raina meneteskan air mata


"Hei, kenapa kamu menangis? Raina dengar, pertama kali aku bertemu denganmu aku langsung jatuh cinta padamu. Biarkan aku ada didekatmu, aku mohon." ucap Danish mengusap air mata Raina

__ADS_1


"Tapi istrimu?" tanya Raina


"Biarkan aku menyelesaikannya sendiri, kamu cukup mau menerimaku saja. Sementara kita berhubungan diam-diam dulu. Biarkan aku mencintaimu, ku mohon?" pinta Danish memohon


"Baiklah. Usahakan istrimu tidak mengetahui hubungan kita. Aku tidak ingin nama baikku tercemar." jawab Raina


"Aku janji." ucap Danish


Setelah pertemuan keduanya itu, mereka memulai menjalin hubungan dibelakang Cantika. Setiap hari mereka menyempatkan untuk bertemu. Saat waktu makan siang mereka selalu makan bersama. Bahkan Danish mengantar jemput Raina di kantornya. Andra atasan Raina yang mengetahui keanehan hubungan dari mereka menjadi curiga. Dia menemui sekretarisnya itu untuk menanyakan kecurigaannya tersebut.


"Raina?" panggil Andra


"Ahh iya pak?" tanya Raina melihat atasannya yang sudah berdiri didepan mejanya


"Saya mau bicara sama kamu, masuk ke ruanganku." jawab Andra masuk ke ruangannya.


Raina yang tidak tahu apa-apa mengikuti atasannya itu menuju ruangannya.


"Ada apa pak memanggil saya?" tanya Raina melihat Andra sudah duduk.


"Duduk dulu." suruh Andra


"Kamu mempunyai hubungan apa sama pak Danish?" tanya Andra langsung


"Apa maksud bapak?" tanya Raina balik pura-pura tidak mengerti.


"Jangan kira saya tidak tahu, kamu selalu diantar jemput olehnya. Mana mungkin kalian tidak ada hubungan." ucap Andra


"Ingat Raina, pak Danish sudah memiliki anak dan istri. Saya tidak mau perusahaan saya terkena dampaknya hanya karena kamu." tegur Andra menekankan.


Raina hanya bisa menunduk mendengarkan penjelasan atasannya itu. Dia merasa malu karena hubungannya diketahui oleh atasannya.


"Saya tidak ingin ikut campur dalam hidupmu. Tapi jika kamu tidak ingin nama baikmu tercemar, selesaikan hubunganmu dengan dia. Jangan menjadikan dirimu menjadi hina hanya karena seorang laki-laki beristri." imbuh Andra


Raina hanya mengangguk dan kemudian mendongakkan kepalanya menghadap atasannya.


"Baiklah pak, saya minta maaf atas kesalahan saya. Saya permisi." ucap Raina beranjak dan langsung pergi.


Setelah pulang kantor Raina seperti biasa dijemput oleh Danish. Tapi saat diperjalanan Raina hanya diam memandang kearah luar melalui jendela disampingnya. Danish melihat sikap Raina, menjadi heran.


"Kamu kenapa sayang?" tanya Danish memegang tangan Raina lembut.


Raina hanya terdiam saja, tidak menjawab.

__ADS_1


"Ada masalah di kantor?" tanyanya lagi


Raina menghela nafasnya kasar.


"Aku habis ditegur pak Andra." jawab Raina


"Loh kenapa? Kamu ngelakuin kesalahan?" tanya Danish melihat Raina


"Iya." jawab Raina


"Kesalahan apa sayang?" tanya Danish lagi menepuk punggung tangan Raina lembut


"Kesalahan mencintaimu, seorang laki-laki beristri." jawab Raina ketus


Danish terkejut dan langsung menghentikan mobilnya.


"Maksud kamu?" tanya Danish


"Pak Andra sudah tahu hubungan kita. Tadi dia menegurku, dia takut hubungan kita akan berdampak pada nama baik perusahaannya." jelas Raina


Danish hanya terdiam.


"Kapan kamu akan menceraikan istrimu?" tanya Raina


Danish terkejut.


"Aku tidak tahu." jawab Danish


"Kalau kamu ga mau ceraiin istrimu mending kita sudahi aja hubungan kita." ucap Raina


"Kamu jangan bilang gitu dong." jawab Danish menggenggam tangan Raina


"Yaudah sekarang kamu pilih aku atau istri kamu?" tanya Raina kesal


"Aku cinta kamu Rai, jangan minta aku memilih. Aku ga mungkin ninggalin anakku gitu aja. Aku juga ga mau kehilanganmu." jelas Danish


"Aku ga bisa terus-terusan kaya gini, lama-lama semua orang akan tahu tentang hubungan kita Dan." ucap Raina mulai menangis


"Aku tahu, aku akan memikirkannya. Beri aku waktu ya sayang?" ucap Danish menenangkan dan memeluknya.


Raina hanya mengangguk didalam dekapan Danish.


*Jangan lupa like dan komennya readers. Klik favorite untuk baca kelanjutan ceritanya.

__ADS_1


__ADS_2