BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM

BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM
59


__ADS_3

"Ndra?" panggil Cantika menepuk bahunya pelan


Andra mendongakkan kepalanya perlahan, membuka kedua matanya dan melihat Cantika yang sudah tersadar dari tidurnya.


"Can? Kamu udah sadar?" tanya Andra senang yang membuat keduaorangtua Cantika ikut terbangun


Cantika hanya mengangguk. Keduaorangtuanya pun menghampirinya.


"Alhamdulillah putriku sudah sadar." ucap mama Salma


Cantika tersenyum melihat keduaorangtuanya.


"Aku haus." ucap Cantika. Dengan sigap Andra pun segera mengambilkan air minum untuknya dan membantunya untuk duduk.


"Fira mana ma?" tanya Cantika


"Fira pulang sama kak Retno. Ada yang sakit nak?" tanya mama Salma


Cantika menggeleng. "Kamu gapapa kan Ndra?" tanya Cantika melihat Andra


"Aku baik-baik aja karena kamu." jawab Andra sendu


"Baguslah." ucap Cantika tersenyum


"Jangan lagi seperti itu! Kalau nanti aku mau ditabrak truk sekalipun jangan coba-coba menyelamatkan aku lagi." ucap Andra menekankan


Cantika hanya tertawa. "Ma, lihat deh Andra. Di selametin ga bilang makasih malah marah-marah." adu Cantika


"Aku ga marah Can. Makasih, makasih banget. Tapi plis, jangan lagi kaya gini. Kalau ada apa-apa sama kamu, aku ga bisa maafin diri aku sendiri." ucap Andra


"Iya iya, nanti kalau kamu ketabrak truk aku sorakin deh janji ga akan nyelametin." jawab Cantika

__ADS_1


"Tuh kan Can, apa mama bilang. Andra itu perhatian sama kamu, bahkan dia donorin darahnya buat kamu. Kenapa sih kalian ga nikah aja." ucap mama Salma


"Mama mulai deh." jawab Cantika cemberut


"Iya Can, aku bakal nikahin kamu." ucap Andra tegas


Sontak Cantika kaget dengan ucapan Andra, seketika dia melotot menatap Andra.


"Kamu itu butuh dilindungin, aku ga mau lagi ya kejadian seperti ini terulang lagi. Kalau aku nikahin kamu ga akan lagi Adit atau siapapun nyelakain kamu!" ucap Andra menekankan


"Maksud kamu?" tanya Cantika dan mama Salma bersamaan


Andra yang merasa keceplosan pun ikut terkejut.


"Ga gapapa." elak Andra


"Ndra?" tanya Cantika tegas


"Adit yang sudah menabrakmu." ucap Andra


Cantika dan mama Salma kaget mendengar ucapan Andra tersebut.


"Kog bisa? Dia ga sengaja kali." ucap Cantika


"Iya dia ga sengaja nabrak kamu, karena niatnya dia itu mau nabrak aku. Tapi kamu malah nyelametin aku dan akhirnya dia nabrak kamu." jelas Andra


"Loh, bukannya nak Andra sama nak Adit itu temenan ya? Kog dia mau nabrak nak Andra?" tanya mama Salma


"Dia ga suka tante jodohin aku sama Cantika. Dia ga mau Cantika jadi milik orang lain, dia itu terobsesi sama kamu Can. Jadi aku harus nikahin kamu biar bisa ngelindungi kamu." jelas Andra


"Ya ga nikah sama kamu juga kali Ndra." jawab Cantika

__ADS_1


"Trus mau nikah sama siapa? Bastian?" tanya Andra


Cantika mengerutkan keningnya.


"Udahlah nak lupain Bastian dan nikahlah sama Andra." ucap Mama Salma


"Ma, aku ga mau ya ngorbanin kebahagiaan Andra hanya untuk ngelindungi aku aja. Andra juga butuh wanita yang dia cintai dan mencintainya." ucap Cantika


"Tapi Andra kan sayang sama kamu nak." jawab mama Salma


"Sayang bukan berarti cinta ma." balas Cantika


"Kalau nanti kalian menikah, perlahan-lahan pasti akan timbul kog rasa cinta itu." ucap mama Salma


"Can, aku cuman ga ingin kamu kenapa-napa lagi." ucap Andra


"Denger ya Ndra, ma. Pokoknya aku ga mau denger atau bahas kaya ginian lagi. Aku ga suka dan ga akan pernah setuju. Lagian tanpa kita menikah kamu juga bisa ngelindungin aku kog Ndra. Dan sekali lagi aku tekankan kalau kalian ga mau lihat aku marah, jangan lagi bicarakan hal ini." ucap Cantika marah


Andra dan mama Salma hanya terdiam tanpa bisa menjawab ucapan Cantika tersebut. Cantika membaringkan diri memunggungi mereka dan menutupi dirinya dengan selimut.


"Maaf ya nak Andra." ucap mama Salma


"Tidak apa apa tante, ini juga salah Andra. Seharusnya Andra ga ngambil keputusan yang gegabah kaya gini." jawab Andra


"Kalau gitu Andra permisi dulu ya tan." ucap Andra yang beranjak dari tempat duduknya dan menyalami mama Salma


"Kenapa buru-buru nak Andra?" tanya mama Salma yang menyalami Andra


"Sudah malam tan." jawabnya


"Aku pulang dulu ya Can." imbuhnya pamit menepuk lengan Cantika yang masih terbaring memunggungi Andra dan mamanya

__ADS_1


*Jangan lupa like dan komennya readers. Klik favorite untuk baca kelanjutan ceritanya.


__ADS_2