BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM

BIARKAN AKU MENCINTAIMU DALAM DIAM
38


__ADS_3

Sesampainya di kafe Aditya membangunkan Cantika.


"Hei Can bangun, sudah sampai." panggil Aditya menggoyangkan tubuh Cantika


"Emm sudah sampai ya?" ucap Cantika membuka mata


"Loh ini kan kafe tempat aku kerja dulu, kog kesini sih? Katanya mau ke pesta." tanya Cantika


"Iya, disini pestanya. Yuk turun." jawab Aditya


"Kalau disini ngapain tadi muter-muter kan kelamaan, aku jadi ketiduran kan tadi." omel Cantika


"Lupa alamatnya, jadi muter-muter dulu." jawab Aditya mengeles


Cantika hanya bergidik heran dengan penuturan Aditya yang bilang lupa dengan alamat pestanya.


"Yaudah yuk masuk" ajak Aditya


Saat mereka berjalan mendekat ke arah kafe Cantika sedikit merasa curiga.


"Loh kog sepi? Lampunya juga mati. Jangan-jangan kamu ngerjain aku ya Dit?" tanya Cantika heran mengerutkan keningnya menatap Aditya saat masuk kafe dan ternyata semua gelap


"Enak aja, ngapain juga aku ngerjain kamu. Kurang kerjaan aja. Apa mungkin pestanya udah selesai?" jawab Aditya menggaruk kepalanya yang tidak gatal sok-sok tidak tahu.


"Yaudah yok pulang." ajak Cantika menarik lengan Aditya.


"Bentar-bentar aku telepon teman aku dulu, kamu tunggu disini sebentar. Aku nyari sinyal." ucap Aditya meninggalkan Cantika


"Jangan lama-lama." seru Cantika yang ditinggalkan Aditya


Aditya bergegas meninggalkan Cantika sendirian. Dan tiba-tiba lampu menyala, Aditya sudah berada diatas panggung siap bernyanyi.


{ *Hari ini, hari yang kau tunggu


Bertambah satu tahun, usiamu bahagialah kamu


Yang ku beri, bukan jam dan cincin


Bukan seikat bunga atau puisi juga kalung hati


Maaf bukannya pelit, atau ga mau bermodal dikit


Yang ingin aku beri padamu, do'a setulus hati


Semoga tuhan melindungi kamu


Serta terjawab semua angan dan cita-citamu

__ADS_1


Mudah-mudahan diberi umur panjang


Sehat selama-lamanya*. }


*Selamat Ulang Tahun - Jamrud


Cantika terkejut melihat keluarganya ada disana, putrinya juga menghampirinya dengan membawakan kue ulang tahun ditangannya. Dengan berjongkok dia meniup lilin tersebut dan mencium putrinya. Dia terharu akan kejutan yang diberi Aditya. Cantika meneteskan air mata kebahagiaan.


"Terima kasih, terima kasih." ucap Cantika bertubi-tubi sambil meneteskan air mata bahagia


"Bunda selamat ulang tahun, semoga bunda panjang umur dan sehat selalu. Fira sayang bunda." ucap Fira


Cantika mengambil kue yang ada ditangan Fira dan meletakkan di meja, dan langsung memeluk putrinya erat-erat.


"Terima kasih sayang, bunda juga menyayangi Fira." ucap Cantika memeluk Fira dan menciumi kedua pipi anaknya.


"Selamat ulang tahun ya sayang." ucap Mama Papa Cantika


"Makasih Ma, Pa." jawab Cantika tersenyum


"Selamat ulang tahun ya Can." ucap Tania sedikit ketus


"Selamat ulang tahun Cantika." ucap Bastian tersenyum


"Ehh kalian juga datang. Makasih ya Tan, Bas. Makasih kalian udah mau datang kesini." jawab Cantika melihat Tania dan Bastian


{ *Oooh... (Kumau dia)


Kuharap semua ini bukan sekedar harapan


Dan juga harapan ini bukan sekedar khayalan


Biarkan 'ku menjaganya sampai berkerut


Dan putih rambutnya jadi saksi cintaku padanya


Tak main-main hatiku


Apapun rintangannya kuingin bersama dia


Kumau dia, tak mau yang lain


Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senangku


Kumau dia, walau banyak perbedaan


Kuingin dia bahagia hanyalah denganku

__ADS_1


Biarkan ku menjaganya sampai berkerut


Dan putih rambutnya jadi saksi cintaku padanya


Tak main-main hatiku


Apa pun rintangannya kuingin bersama dia


Kumau dia, tak mau yang lain


Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senangku


Kumau dia, walau banyak perbedaan


Kuingin dia bahagia hanyalah denganku


Bukan ku memaksa, oh, Tuhan


Tapi kucinta dia (Yang kucinta hanya dia)


Kumau dia (Yang kumau hanya dia)


Kumau dia


Dan hanyalah dia


Aku mau dia, tak mau yang lain


Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senangku


Kumau dia, walau banyak perbedaan


Kuingin dia bahagia hanyalah denganku


Bukan ku memaksa, oh, Tuhan


Tapi kucinta dia (Kucinta dirinya)


Kumau dia (Kumau dirinya)


Hanyalah dia, Tuhan


Kucinta dia* }


***Ku Mau Dia - Andmesh Kamaleng


*Jangan lupa like dan komennya readers. Klik favorite untuk baca kelanjutan ceritanya**.

__ADS_1


__ADS_2