
Bab 3. Rumah baru
"Si kucing kecil sekarang sudah dewasa, bisa makan sendiri, berlatih sendiri, hidup sendiri." Bion.
" Ibu tidakkah kau membuang ku? Hiks.. hiks.."
(。ŏ﹏ŏ)
" \(°o°)/Hah... Kucing? Kamu bicara?"
" Bu, kamu jahat..! Membuat semua kemampuan tapi lupa membuatku berbicara." →_→
" Hah? Oh maaf-maaf. Haha... Eh, siapa ibumu? Panggil Kakak..! " ಠಿ_ಠಿ
" ಥ╭╮ಥ Ibu..."
"Kakak..." ಠಿ_ಠಿ
"Ayah?"
"Kakak.."
"Ayah.... "
"Kakak..!"
"Ibu...."
"Ok, ok... Ayah." ┐( ̄ヘ ̄)┌
"Ye... Ayah." (*^3^)/~♡
.....
"HM... Nama...?" (. ❛ ᴗ ❛.)
" Sisi... " (◍•ᴗ•◍)
" ⊙.☉ Hm... Ok kamu sudah punya ternyata. Hahaha... "
Sisi →_→
....
__ADS_1
Bion merasa selesai berperang dengan si kecil Sisi. Melihat sekeliling dengan domain absolut Bion mengambil dan memperkecil core dan tubuh ratu kalajengking tingkat raja dan membuat kotak yang terbuat dari kekacauan kemudian memasukkannya ke dalam.
" Ok Sisi, ini core dan tubuh ibumu, kamu simpan baik-baik."
"Terimakasih ayah..." ( ◜‿◝ )♡
Sisi menyimpan kotaknya di dunianya.
Bion melihat sekeliling.
"HM... Demi keamanan. Mulai..."
Dengan domain absolut tubuh , mental, dan jiwa memasuki dimensi yang lebih tinggi. Bion dan Sisi perlahan menghilang dari (3 dimensi) memasuki dimensi ke (4 dimensi).
Untuk 10 detik kemudian Bion dan Sisi kembali terlihat di (3 dimensi). Namun tubuh, mental dan jiwa keduanya sudah melampaui (3 dimensi). Mencangkupi hampir semua yang ada yang ada di (3 dimensi), kecuali dimensi tersembunyi, makhluk yang juga mencapai (4 dimensi), dan rubah-rubah tua yang sudah hidup miliaran tahun dengan berbagai metode penyembunyian.
Meski sudah menjadi salah satu makhluk terkuat Bion tetap menganut, rendah hati demi hidup tenang. (Penulis : ikan asin ya?)
Jadi dalam proses memasuki (4 dimensi ) tadi Bion menutupi semua yang bisa ia tutupi termasuk sebab akibat, perhitungan, ruang waktu, dll. Bion menganut keamanan pertama.
"Huh... Akhirnya selesai." Bion.
" Sisi ayah akan memberimu pelajaran pertama dalam menghadapi petualangan yaitu keselamatan pertama, selalu mempunyai kartu hole. Mengerti?"
"Satu lagi , Sisi.. demi berhemat dan tidak membuang-buang, kita harus mengumpulkan sisa-sisa di Lembah Kematian yang tidak di pakai oleh orang lain. Mengerti?" Bion.
"Mengerti ayah..." (っ.❛ ᴗ ❛.)っ
Bion pun mengambil semua sisa core tingkat raja, core tingkat legenda, core tingkat mitos dan tubuh berbagai hewan yang terpendam di cekungan bekas Lembah Kematian.
Kemudian Bion memperkecil semuanya dan merubah menjadi sebuah toko.
Bion dan Sisi mulai mendesain toko 2 lantai itu, karena sedikitnya bahan Bion mulai menyebarkan mentalnya ke seluruh (3 dimensi) secara sembunyi-sembunyi. Dengan menganut tidak menyia-nyiakan, hemat, dan keselamatan pertama.
Bion mengosongkan semua hal-hal surga dan bumi di (3 dimensi) yang tidak di memiliki pemilik. Termasuk celah ruang tersembunyi, tidak terlewat oleh Bion.
Akhirnya, rumah 2 lantai dengan toko di lantai 1 dan tempat tinggal dilantai 2. Selesai.
Demi keamanan pertama, Bion juga memasukkan tokonya ke (4 dimensi ). Meski sekarang tokonya kosong. Hanya sederet etalase yang menempel di dinding. Bion percaya bahwa tidak akan lama sebelum toko akan mengantarkan banyak pelanggan.
Toko lantai 1 dibagi menjadi 2.
Bagian depan menjual hal-hal. Bagian belakang gudang.
__ADS_1
Ditengah deretan etalase yang menempel di dinding, adalah sebuah taman berbentuk bulat dengan satu meja persegi , dan empat kursi. Tanaman di masing lingkaran adalah tanaman surga dan bumi yang masing-masing memiliki semangat sendiri yang termasuk tingkat penciptaan di (3 dimensi ). Yang apabila di letak kan di dunia luar, akan ada orang kuat tingkat rubah tua yang hidup miliaran tahun untuk berperang.
Namun di toko ini hanya di jadikan hiasan. Bion berpikir, bahwa penjaga toko tidak harus kekar dan garang. Bisa cantik dan indah seperti bunga-bunga di taman.
Di taman, bion merasa tidak lengkap tanpa kupu-kupu jadi dengan domain absolut. Bion menangkap 99 kupu-kupu berwarna-warni dari berbagai sudut dengan berbagai kemampuan sebagai pelengkap taman.
Tidak perlu dikatakan, kupu-kupu ini juga tidak biasa dalam pandangan pertama.
Setelah menyelesaikan toko lantai 1.
Bion dan Sisi naik ke atas menuju lantai 2. Membuat 2 kamar tidur berhadapan, 1 dapur dan ruang makan, 1 panggung musik, 1 kolam renang, 1 taman dengan kolam ikan, 1 ruang belajar dengan ruang perpustakaan, 1 ruang eksperimental, 1 gudang, 1 ruang energi dengan ruang inti kecerdasan buatan.
Untuk sementara, Bion dan Sisi merasa lelah, dan setelah makan ayam goreng untuk Bion dan ikan goreng untuk Sisi, mereka tidur nyenyak.
Namun yang tidak mereka ketahui adalah ada keributan di dunia luar, karena besar-besarannya bahan spiritual tingkat dewa yang tiba-tiba menghilang mengakibatkan ketenangan yang di kendalikan selama seratus tahun akhirnya runtuh.
Banyak orang saling menuduh, banyak orang diam-diam menyelidiki kekuatan-kekuatan tersembunyi, kekuatan besar kecil mulai memupuk kekuatan dan waspada terhadap satu sama lain.
Namun anehnya, tidak ada yang mulai berperang, baik yang cerah maupun yang gelap, diam dan tetap waspada.
Sampai sebulan kemudian semuanya kembali ke keadaan kedamaian yang di kendalikan.
Dan dalam bulan ini Bion dan Sisi juga membenahi rumah baru mereka. Meski tetap berada di dasar cekungan Lembah Kematian yang sudah meluap dengan air laut dan menjadi dunia binatang buas bawah air.
Rumah Bion dan Sisi tetap kering, seperti ada dinding yang memisahkan keduanya.
"Hahaha... Akhirnya selesai rumah baru kita, untungnya aku pintar, hanya memilih bahan spiritual Suga dan bumi yang jahat dan menjadi musuh mereka. Kalau tidak, perang jadinya." Bion.
"Ayah.... Sisi lapar.." (~_~;)
"Ok, hari ini ayam goreng dan ikan goreng"
"Ayah..! Ganti menu?"
" Ah ok, hari ini menunya di ganti ikan goreng dan ayam goreng."
"Ayah..! " ರ╭╮ರ
" Oh , hahaha.... Sisi ternyata sudah tidak sabar, ayo-ayo , ayah tambahkan menu hari ini ditambah dua ikan goreng."
"Ayah...." (╥﹏╥)
.......
__ADS_1
(Selesai)