
Bab 62 Orang Aneh
Karena desahan penyesalan BiSan5 yang sangat dibesar-besarkan.
Menjadikan Bion sekarang terlalu gugup.
Bila ia tidak bisa menyelesaikan Persidangan ke-3 dan tetap di (3 dimensi) tanpa ada peningkatan kekuatan Hingga (10 Dimensi).
Jika.... Jika...
Yang terjadi di persidangan itu benar.
Dan akan ada, orang yang benar-benar turun dari (10 Dimensi) mengejar memusnahkan © CREATE hingga (3 Dimensi).
Bion takut dan khawatir.
Tanpa tahu apa yang harus dilakukan, Bion bertanya kepada BiSan5 yang telah melihatnya dengan mata kasihan.
(´-﹏-`;)?
" Lalu... Bagaimana dengan nasibku selanjutnya?"
" Hm.... Jadi, kamu mulai sekarang tidak akan dapat menikmati semua hal yang berhubungan dengan kekuatan iman."
Meski memiliki mata yang kasihan kepada Bion, namun kata-kata yang keluar dari mulut BiSan5 seperti silet yang mengiris luka di jantung Bion sedikit demi sedikit.
Dan Bion yang menyegarkannya juga, ingin menangis sekarang.
(╥﹏╥)
" Tapi, tapi..."
" Ya, Meski kamu telah gagal. Dengan aku yang selalu di persidangan ini. Kamu dapat menantang Persidangan ini lagi nanti."
BiSan5 tidak tega melihat Bion yang terlihat tersedak ingin menangis seperti anak kecil.
Mendengar sebuah suara yang seperti seberkas sinar matahari pagi.
Bion gugup bertanya kepada BiSan5.
" Bisakah hal ini dilakukan?"
" Ya, bisa."
" Dan aku akan menjagamu, untuk saat ini."
" Jadi kamu sekarang tidak perlu khawatir lagi dengan kekurangan Iman." " Yang mengakibatkan Ciptaan mu akan berbalik memusuhi mu."
" Karena saat ini, ada aku akan menjagamu."
BiSan5 menjelaskan kepada Bion, bahwa Ia akan menjadi penjaganya.
ᕦ(ò_óˇ)/♪(T_T )
Seperti, Ada seorang Kakak. Adik tidak perlu takut. Lakukan apapun yang kamu inginkan. Kakak akan menjadi Pohonku yang selalu melindungimu.
Namun, Bion sekarang yang telah melihat seberkas sinar matahari pagi yang hangat. Tiba-tiba mendengar suara gemuruh Guntur yang perlahan menuju arahnya.
" Jadi kamu akan terjebak di ruang Persidangan ini sampai aku menyelesaikan persidangan?"
╮(^▽^)╭
" Ya."
" Dan kamu bisa melewati persidangan ini, langsung menuju persidangan ke-4 setelah keluar dari Persidangan ini nanti."
BiSan5 mengatakan bahunya santai, seolah-olah menunggu beberapa tahun lagi lebih mudah dan lebih seingkat dari menunggu Penerus Peserta Persidangan.
Melihat BiSan5 yang acuh tak acuh ini, Bion sedikit menyalahkan hatinya.
" Aku, aku..."
" Tidak apa-apa Bion."
" Aku akan menunggumu untuk melihat kepercayaanmu yang kuat lain, saat kamu kembali ke persidangan ini lagi lain kali."
" Dan Untuk sekarang, kamu keluar dulu Persidangan ini. Merenung dan mulai bertanya kepada dirimu sendiri."
" Apa Kepercayaan Iman mu yang sesungguhnya."
✧◝┐(´ー`)┌
BiSan5 terlihat sangat santai menasehati Bion. Karena Bion sekarang terlihat seperti mengasihani dirinya sendiri yang sepertinya telah terjebak di sebuah perangkap Ruang Persidangan karena kesalahannya yang tidak menyelesaikan Persidangan.
Melihat BiSan5 yang masih acuh tak acuh, Bion hanya tanpa daya. Mengambil keputusan untuk bertanya kepada kakeknya nanti setelah keluar Ruang Persidangan ini.
__ADS_1
" Baiklah, maaf BiSan5."
" Tidak apa-apa."
" Sampai bertemu lagi, Bion."
" Ya, Sampai bertemu lagi BiSan5."
Bion melambaikan tangannya berbalik dan berjalan menuju pintu hitam dengan langkah berat karena Ia telah gagal Persidangan dan bahkan memenjarakan BiSan5.
...
Dunia hitam tempat J.Bli berada.
" Kamu sudah keluar?"
" Bagaimana Persidangan mu?"
" Gagal."
(~_~;)
Bion dengan suara lirih menjawab Kakeknya J Beli tanpa semangat seperti sebelumnya.
Melihat Bion yang tidak dalam mood baik. J.Bli tanpa daya hanya mengangkat bahu, seolah-olah itu semua hanya dalam harapannya.
¯( ͡° ͜ʖ ͡°)/¯
" Hm... Baiklah."
" Apakah kamu akan melewati dan ke persidangan selanjutnya?"
" Tidak."
" Aku akan keluar dulu dan menenangkan pikiran."
(~_~;)
Bion sekarang hanya ingin tidur, memulihkan mentalnya yang sangat lelah.
Disisi lain.
Melihat Bion yang murung ini, J.Bli tersenyum mengangkat bahu meremehkannya.
╮( ͡° ͜ʖ ͡°)╭
Mengabaikan Kakeknya.
Bion hanya mengucapkan selamat tinggal dan kembali ke ruang dimensi © CREATE. Tanpa berhenti, Ia langsung menuju ruang Kesadaran dalam langkah sunyi dan diam-diam.
...
Kamar Tidur Bion.
Setelah keluar dari ruang Kesadaran.
Bion perlahan membuka matanya lagi dan mendapati waktu sekarang masih sekitar jam 1 pagi. Dengan hati yang gelisah Bion mencoba memejamkan matanya untuk mulai beristirahat.
...
Pagi yang cerah.
Tok! Tok! Tok!
Ada ketukan dari luar pintu kamar Bion. Dan bersamaan dengan itu, suara Vlay menyusul bertanya kepada Bion yang telah berada di dalam kamarnya.
" Bagun?"
" Ya Vlay, Aku telah bangun. "
Bion yang perlahan berjalan ke depan, membuka pintu kamarnya. Melihat Vlay yang telah berdiri di depan pintu kamar.
" Selamat Pagi, Vlay."
" Hah, Aneh?"
Vlay sekarang penuh keraguan melihat Bion yang membuka pintu kamarnya telah berpakaian rapi dan bahkan memiliki bau badan yang harum.
Melihat Vlay yang telah memandangnya sangat aneh. Bion hanya Bisa menggaruk-garuk kepalanya.
(^_^)?
" Aneh apanya, Vlay?"
" Tidak biasanya kamu baik padaku?"
__ADS_1
( ̄ヘ ̄✿)
Mendengar Bion tadi yang bahkan mengucapkan selamat pagi untuknya. Vlay sungguh merasa tidak Biasa.
Sekarang.
Bion Melihat Vlay yang telah sedikit menyempitkan matanya.
Hanya gugup sedikit.
( ^ ‿ ^ )
Dan dengan cepat berubah menjadi senyum yang hangat sehangat cahaya pagi.
" Yah, mulai sekarang aku akan selalu baik padamu."
" Ya, yah, cepat keruang makan. Aku sudah membuat sarapan."
(*・~・*)
Melihat senyum Bion ini, Vlay sedikit gugup seperti telah di lihat oleh serigala ganas yang menyamar sebagai domba gemuk.
( ^ ‿ ^ )
" Baiklah Vlay, Terimakasih."
" Ya, yah. Cepat."
Vlay tidak tahan dengan Bion yang tersenyum aneh, hanya gugup berbalik lari menuju dapur di arah ruang makan.
Bion hanya berteriak dan dengan cepat memberi hormat kearah Vlay yang telah berbalik berlari dengan gugup.
" Siap Nyonya."
" Orang Aneh."
Sepanjang jalan.
Vlay bergumam-gumam meninggalkan Bion yang telah mempertahankan senyuman hangat ini.
...
Ruang makan.
"Pagi anak-anak."
" Sisi terliaht makin cantik."
" Yo, BimA yang Tampan."
" BinTang, Ayah memiliki ide tentang teknologi baru mau lihat?"
" Ya, BiLBo. Ini buah ayah yang baru di petik, ayo cobalah untuk merasakannya."
...
...
Vlay yang keluar dari dapur.
Melihat Bion yang telah berinteraksi dengan anak-anak secara antusias.
( ̄. ̄✿)?
Sungguh selalu merasa orang ini bertingkah sangat aneh hari ini.
Berjalan ke meja makan dan meletakkan masakan yang terakhir.
Vlay langsung menyuruh semua orang untuk memulai Sarapan pagi yang bahagia ini.
(✿^‿^)/
" Ayo-ayo, waktunya makan pagi."
...
ノ*.✧*´∀`。*゚+。•̀-✧→
...
Keluarga Bion sekarang sedang makan dengan bahagia riang gembira.
Kecuali,
Vlay dan Net yang telah berulangkali bergumam.
__ADS_1
" Orang Aneh... Orang Aneh..."
(Selesai)