Bion

Bion
Bab 55 Di Balik Pintu Hitam.


__ADS_3

Bab 55 Di Balik Pintu Hitam.


Memasuki pintu hitam.


Dunia Liar.


" Sial, apa ini?"


Bion meninggal tanpa tahu apa yang terjadi.


Kemudian.


Kematian berulang Bion terus bermunculan.


Terkadang setelah ia dibangkitkan, ia akan menerima kematian cepat dan terkadang lambat dengan berbagai cara dan berbagai bentuk kematian.


Kesakitan dari tubuh, mental, dan jiwa terus menerus menjangkiti Bion.


Bahkan yang lebih membuat Bion putus asa adalah ia mati karena ilusi Vlay memukulinya dengan kepalan tangan.


Bion merasa darah ayam tua telah menembus kepalanya, marah dengan cara licik dan aneh yang mengakibatkan kematiannya ini.


Namun yang membuat ia merasa tak berdaya adalah, ia selalu di kepung oleh berbagai kekuatan yang telah sangat melampaui kekuatannya.


" Ah, Sial apa-apaan serangan menyelinap ini."


Boom...!


Bion hancur berkeping-keping dengan Sebuah kaki yang terlihat seperti tanah datar yang jatuh dari langit. Bahkan dengan dunia mental ia tidak bisa melihat apakah ini benar-benar sebuah kaki.


Ketika dibangkitkan lagi.


Bion menemui Dunia Mentalnya perlahan mulai beradaptasi dengan berbagai macam kekuatan ini.


Saat ini Bion, tiba-tiba teringat Fungsi [ Belajarlah ] dari Luar Dunia Mental.


Dan ketika ia merasa kemampuan yang bisa diharapkan ini, keputusasaan menghampiri Bion lagi.


Karena ada kekuatan lain yang mulai bergabung dengan serangan menyelinap terhadap dirinya.


Tanpa bisa beradaptasi lebih lanjut, Bion telah hancur kembali.


Sesaat Bion dibangkitkan kembali, kematian juga mengikuti Bion lagi.


...


Hal ini berulang sampai Bion mulai beradaptasi dan sebelum ia bahagia.


Ada Kekuatan baru lain yang bergabung dengan serangan menyelinap ini.


Hal ini terus berulang sampai Monster-monster tua di Dunia Liar berkeringat deras setelah mendapati serangan Meraka tidak lagi efektif untuk Penjaga Manor baru ini.


" Bagaimana ini? Jika terus seperti ini, Ia akan mulai beradaptasi dan menyerang kita."


" Laksanakan rencana ke-2."


" Laksanakan rencana ke-2."


....

__ADS_1


Berbagai monster di dunia Liar dengan cepat melakukan rencana ke-2 terhadap Bion.


Dan saat Bion di bangkitkan kembali, ia mendapati tidak ada serangan lain namun ia merasa terikat.


Mati tidak bisa mati dan hidup merasa tercekik tidak bisa bernapas.


" Sial, sial, monster sial."


Bion mulai marah dengan kemarahan yang menggebu-gebu.


Namun sebelum ia bisa mengerahkan kekuatan puncaknya.


Ada suara Sisi dari sampingnya.


" Ayah, apakah ayah merasa kesakitan. Ayo Sisi bantu. "


Sisi mulai dengan gugup mendekati Bion mencoba melepaskan hal-hal yang mencekik ayahnya.


Namun Sisi tiba-tiba mendapat serangan yang tersembunyi dari belakangnya.


Bion sendiri melihat Sisi yang telah memasuki PINTU HITAM ini bukannya khawatir dengan Sisi yang terkena serangan Tersembunyi. Namun ia menjadi semakin marah, bahkan Sisi pun ikut menjadi target permainan monster-monster tua ini.


" Sial, monster sial."


Saat ini kemarahan Bion telah memuncak lagi, namun sekali lagi sebelum ia bisa mengeluarkan kemarahan.


Vlay tiba-tiba muncul di depannya.


Memandangnya penuh sedih.


" Bion apakah kamu benar-benar menginginkan ini?"


Vlay tiba-tiba mulai melepaskan topinya.


Gelombang kemarahan menyebar ke segala arah dari pusatnya Bion. Dan menjadikannya monster yang sesungguhnya.


Namun anehnya dengan kemarahan dashyat ini. Bion dengan mata acuh tak acuh memandang Kekosongan yang telah terkoyak di depannya. Pakaiannya saat ini juga telah berubah menjadi abu-abu seluruhnya terlihat seperti orang biasa.


Di sekeliling Bion, monster-monster tua yang tersisa setelah gelombang tiba-tiba yang dahsyat ini. Tidak berani bergerak atau bersuara setelah melihat Perubahan Bion.


Mereka saat ini, hanya melihat orang biasa.


Sangat biasa.


Melayang di kekosongan mengabaikan pecahan ruang dan waktu, mengabaikan semua kekacauan yang terkoyak di sekelilingnya.


Bion yang telah tenang untuk sementara waktu tiba-tiba mengeluarkan suaranya.


" Mati."


Boooommm...!


Sinar abu-abu membanjiri hampir 1/2 Dunia Liar yang luasnya tak terbatas ini.


Dengan Bion sebagai Pusatnya, Sinar abu-abu yang telah menyebar perlahan mulai surut.


Mengungkapkan lubang tanpa dasar yang tidak bisa disembuhkan bahkan dengan Kekuatan Dunia di Pintu Hitam.


Sesaat, setelah jeda singkat.

__ADS_1


Bion perlahan melayang dan tertidur lelap mengembalikan ke penampilannya yang asli dengan pakaiannya saat ia tertidur di dunia nyata.


Detik berikutnya, BiSan1 dan yang lainnya muncul di samping Bion.


Mereka melihat sekeliling dan hanya bisa menghela nafas panjang secara bersamaan.


BiSan2 yang juga melihat ini, mengeluarkan lelucon garing nya. Mencoba memecah suasana yang sunyi ini.


<( ̄︶ ̄)/


" Sepertinya, Dunia Liar hanya akan menjadi Donat Liar."


" Hei, Ini masalah serius. Tidak bisakah kamu tidak bercanda."


ʘ‿ʘ)!


BiSan1 yang mendengar ini, juga mulai berbicara menanggapi lelucon BiSan2. Bukan dengan suara Ketidakpuasan yang seharusnya dimilikinya tapi hanya suara halus dan datar. Karena ia pun, saat ini masih di Liputi suasana tak berdaya dengan kerusakan yang ditimbulkan oleh Bion.


Mendengar BiSan1 yang hanya memarahinya dengan nada datar.


BiSan2 hanya tersenyum meminta maaf, menggaruk-garuk kepalanya. Dan mulai membuat saran yang semestinya.


( ̄︶ ̄)?


" Maaf, maaf. Ayo kembali dan letakkan Bion di Rumah Manor dan tanyakan kepada Paman J.Bli. Bagaimana mengurusi situasi yang di luar dugaan ini."


" Yah, hanya ini yang bisa kita lakukan."


↓(•‿•)↑


BiSan1 hanya mengangguk anggukkan kepalanya tanpa daya.


Dan BiSan4 yang bertugas sebagai penjaga Manor saat ini, juga memberi mereka sebuah suara.


(ʃƪ^_^)


"Okay, kalian duluan. Aku akan menyelesaikan Hama dan Penyakit yang telah beruntung selamat di Dunia Liar ini dulu."


♪(^_^メ) ♪(^_^メ) ♪(^_^メ)


" Ya, cepatlah. Aku tidak ingin dimarahi Paman J.Bli sendirian."


" Ya, awas jika kamu tidak datang."


" Aku mengawasi mu BiSan4."


...


" Ya, ya, aku janji..! "


(ʘ言ʘ╬)/


BiSan4 marah menyuruh mereka cepat-cepat pergi.


"Hehehe......."


(`∀´)Ψ (◣∀◢)ψ ψ(`∇´)ψ


Dengan senyum kejam.

__ADS_1


BiSan1, BiSan2, dan BiSan3 menghilang dari Dunia Liar meninggalkan BiSan4 yang dengan wajah pahit menyelesaikan Tugas dari Pintu Hitam.


(Selesai)


__ADS_2