
Bab 74 Air Penghantar Listrik.
Bion memiliki wajah bengong.
Karena ia sekarang mendapati dalam pandangannya bukan lagi air laut jernih yang indah namun telah berubah menjadi awan gelap hitam dengan berbagai kilat petir , angin topan dan suara-suara guntur yang menggelegar.
Meski Bion tidak menghawatirkan kenapa ia telah datang kesini saat ingin mendengarkan informasi dari kura-kura kecil. Namun saat ini, ia juga memiliki sedikit dendam dengan kura-kura kecil karena sepertinya ia selalu merasa seperti seolah-olah ia telah dipermainkan.
Saat ini.
Melihat tubuhnya.
Dan mendapati bahwa tubuhnya telah menjadi kekuatan bertipe air dengan kemampuan awal yang tetap.
Melihat ke depan lagi.
Ada awan gelap hitam, angin topan dimana-mana dan berbagai kilat Guntur yang menghancurkan.
Bion sekarang merasa wajahnya telah menjadi sangat hitam.
┻┻︵ヽ(`Д´)ノ︵┻┻
Tidakkah air ini adalah sebagai penghantar listrik?
_______________________
[ Menyerap air 0% ] (?)
_______________________
__ADS_1
Saat ini, di depan Bion tiba-tiba muncul sebuah kotak tugas yang mengharuskan ia untuk menyerap Mutiara air s bagai tanda Penyelesaian Persidangan ini.
Dan Saat Bion sedang membaca tugas ini, saat ini pula dalam jangkauan Dunia Mentalnya, ada Hewan petir yang dengan cepat sangat cepat mendekat kearahnya.
Hewan petir ini memiliki bentuk singa dan terdapat banyak petir di tubuhnya. Yang sepertinya, hewan ini adalah sebuah makhluk yang terbuat dari petir dengan menambahkan sebuah jiwa.
Sebut saja Singa Petir.
Saat mendekat, Singa Petir ini membuka mulutnya dan petir-petir mulai berkumpul dari sekitarnya menuju depan mulut Singa Petir, membentuk sebuah bola.
Dengan cepat bola petir itu terbentuk, dan dengan cepat pula Singa Petir menyerang Bion melempar bola petir dengan momentum yang merusak.
Untungnya Bion memiliki Perisai yang selalu siap siaga menjaganya di sekelilingnya.
Namun sepertinya Bion lupa bahwa semua kekuatan Tubuh, Mental, Jiwa, dan Keinginannya telah berubah menjadi kekuatan bertipe air.
Dan Hasil serangan Singa Petir terhadap Bion bisa dibayangkan.
Bommmm......
Bion memiliki mulut merokok dengan wajah dan kulit yang hitam hangus.
...
Bion saat ini, ketika Perisai miliknya sudah tidak berfungsi. Sebenarnya ia masih memiliki satu lagi kemampuan di tubuhnya yaitu untuk beradaptasi dengan apapun hal-hal yang kurang menguntungkan menjadi hal-hal yang baik untuk dirinya sendiri.
Namun karena perubahan tipe air dari awan gelap ini yang sangat kuat. Menjadikan kemampuan ini tidak banyak memiliki efek terhadap adaptasi Bion.
Dan menjadikan tubuh Bion lebih banyak mengandung Air yang berakibat serangan Singa Petir berdampak langsung terhadap Bion.
__ADS_1
Namun, hanya sesaat lagi.
Bion telah kembali ke ke adanya aslinya, seperti tidak pernah terjadi situasi yang memalukan barusan.
Di kejauhan.
Singa Petir melihat mangsanya yang telah memulihkan vitalitasnya dan masih hidup menendang.
Ia mulai marah dan kembali membuat bola petir yang lebih besar dan mulai bersiap menyerang Bion lagi.
Namun sebelum ia sempat menyerang Bion untuk kedua kalinya.
Singa Petir merasa ada sesuatu yang tanpa tahu kapan telah menusuk ke perutnya.
Melihat ke bawah.
Ia melihat Jarum Jiwa yang sangat besar telah menancap di perutnya.
Jarum Jiwa yang besar ini adalah Jarum yang dibuat Bion dengan menggabungkan sejumlah besar Jarum Jiwa menjadi satu. Menjadi lebih kuat, lebih besar dan lebih tajam.
Dan saat serangan Bion berhasil mengenai Singa Petir.
Dengan cepat Singa Petir menghilang menyisakan Jiwanya yang langsung di serap oleh Jarum Jiwa.
Mendapati tubuhnya yang telah berubah menjadi tipe air namun,
┐(´ー`)┌
"Semakin fokus air, bahkan besi pun bisa terpotong."
__ADS_1
(Selesai)