
Bab 56 J.Bli dalam suasana serius.
" Tidak apa-apa, aku akan ke dunia Liar dan menyembuhkannya dengan bantuan © CREATE."
" Kalian di sini saja dan menjaga Bion. Ia hanya tertidur dan akan segera bangun."
" Ya Paman."
J.Bli perlahan menghilang, meninggalkan BiSan1 dan yang lainnya yang telah berkeringat deras.
Mereka sangat jarang melihat Paman mereka yang sangat sunyi dan bahkan membutuhkan bantuan © CREATE untuk memulihkan Dunia Liar di Dalam Pintu Hitam.
" Hei, tidakkah Paman akan memberi kita hukuman?"
" Jangan banyak bicara, aku takut."
" Husss...."
" Hm..."
BiSan1 dan yang lainnya hanya duduk dengan tenang di samping tempat tidur Bion. Menunggu Bion untuk terbangun.
...
Dunia di dalam Pintu Hitam.
" Sungguh kekuatan yang mengerikan, untung saja ini hanya sesaat dan kekuatan ini tidak utuh."
Melihat yang terjadi.
J.Bli yang telah tiba di dalam dunia Pintu Hitam sungguh merasa ngeri jika kekuatan ini bisa di luncurkan dengan sempurna. Dampak apa yang akan di timbulkan di dalam Pintu Hitam.
" Ini... Bukankah Pintu itu akan hancur?"
┐( •́ ͜ʖ •̀ )┌
" Aku sepertinya harus bertanya kepada seseorang tentang masalah ini."
J.Bli bergumam sesaat dan mulai memobilisasi kekuatan © CREATE.
Dengan sinar emas yang muncul dari tubuhnya dan © CREATE. Dunia Liar perlahan namun pasti mulai memulihkan keadaannya kembali.
...
Tempat tidur Rumah Manor.
Kamar BiSan1.
Bion perlahan membuka matanya.
" Apa yang terjadi?"
Bion tiba-tiba teringat Vlay melepaskan topinya dan pandangannya menghitam, ia tidak tahu apa-apa lagi.
Namun sebelum ia bisa memikirkan hal ini. Ada suara yang memasuki telinga dari samping tempat tidurnya.
" Yo, Bion kamu sudah bangun."
" Ya, aku berusaha menyelamatkan mu dengan sangat berat. Imbalan apa yang akan kamu berikan."
__ADS_1
" Benar-benar, kita meminta hadiah."
" Bion, kamu benar-benar menyusahkan kita."
...
...
Melihat kesamping, BiSan1 dan yang lainnya telah melihatnya dan berkata dengan berbagai macam kata yang intinya adalah kamu membuat masalah, kita butuh kompensasi.
Bion yang tidak tahu apa-apa untuk saat ini, merasa sungguh dirugikan.
Namun meskipun ia merasa telah dijadikan kambing hitam. Bion tetap memilih bertanya dengan gugup kepada mereka.
" Aku, tidakkah aku gagal menyelesaikan masalah di dalam Pintu Hitam?"
" Menurutmu?"
Bion mendengar pertanyaan balik BiSan2 yang menanyainya dengan Ketidakpuasan sungguh ingin menangis.
" Baiklah kompensasi apa yang kalian inginkan dariku?"
" Aku..."
Sebelum BiSan1 menyelesaikan perkataannya, ada suara J.Bli yang memotong dari sampingnya.
" Aku akan memberimu sinar cinta."
...
...
" Selamat pagi paman."
BiSan1 dan yang lainnya langsung berubah 180° menjadi kucing lucu di depan Paman mereka.
Mengabaikan BiSan1 dan yang lain yang bermain harta Karun.
J.Bli berkata kepada Bion.
" Kembalilah ke dunia nyata dan tidurlah dengan baik. "
" Kekacauan telah aku selesaikan dan imbalannya adalah aku akan menjadi penguasa toko di lantai 1 ."
" Apakah ada masalah?"
" Tidak, tidak ada masalah."
Bion dengan gugup cepat berkata kepada Kakeknya J.Bli. Ia tidak pernah merasakan Kakeknya sangat sunyi seperti saat ini. Dan kali ini Bion tahu bahwa sepertinya ia telah membuat hal yang sangat besar.
Puas dengan jawaban Bion, J.Bli mengalihkan perhatiannya ke arah empat orang yang telah menundukkan kepalanya dengan gugup.
" Kalian, apakah ada masalah?"
" Tidak tentu saja tidak."
(╥﹏╥) (╥﹏╥) (╥﹏╥) (╥﹏╥)
" Bagus."
__ADS_1
( ͡ ͜ ʖ ͡ )
J.Bli menganggukkan kepalanya dengan puas saat mendengarkan suara keempat orang ini dengan cepat dan sama secara bersamaan.
Setelah merasa tidak ada yang dilakukan.J.Bli menghilang dari kamar tempat istirahat Bion.
Bion sendiri juga dengan cepat menghilang dari dunia kesadaran, karena ia tidak ingin membuat malu lagi BiSan1 dan yang lainnya.
Lebih tepatnya, ia tidak ingin di jadikan sebuah karung tinju oleh BiSan1 dan yang lainnya.
...
Melihat Bion yang telah melarikan diri.
BiSan1 hanya tanpa daya mengalihkan suasana hatinya ke arah lain.
" Yah, ayo membuat sarapan lezat."
" Tapi masih terlalu pagi."
BiSan2 tanpa sadar menjawab BiSan1, tanpa tahu suasana di ruangan ini.
BiSan3 juga mulai melihat waktu dan tanpa sadar lagi menjawab BiSan1.
" Yah, jam [ 03 : 50 ]"
" Tidak pagi. "
" Ya tidak pagi."
(눈つ눈) (눈つ눈)
Mendapati kedua orang yang tidak sadar akan suasana. BiSan1 dan BiSan4 hanya bisa secara bersamaan menepuk kepala mereka.
Tanpa daya.
BiSan1 dan BiSan4 menyeret BiSan2 dan BiSan3 dengan paksa keluar kamar istirahat.
" Ayo makan - makanan lezat. Suasana hatiku sedang buruk."
" Ya kebahagiaan makan merubah suasana hati."
" Baiklah."
" Baik-baik."
...
"Ayo, aku akan membuat Kopi Susu Rasa Semesta."
" Benarkah?"
" Wah, aku sangat beruntung."
" Ayo, ayo..."
....
BiSan1 dan yang lainnya juga mulai menuju dapur, membuat makanan yang sangat lezat yang bisa mengubah suasana hati buruk mereka.
__ADS_1
(Selesai)