
Bab 68 Bom Ikan Terbang.
Dunia yang penuh dengan air sekarang berubah menjadi Dunia yang dipenuhi dengan monster.
Mengelilingi Bion tidak hanya dari segala arah, namun juga dari berbagai posisi tanpa memberikan Bion sudut untuk bergerak.
Karena dengan munculnya Paus Terbang yang memiliki pertahanan seperti cangkang kura-kura. Namun ia juga mulai menelurkan ribuan bahkan jutaan ikan terbang di setiap detiknya.
Dan yang lebih membuat Bion sengsara adalah ikan terbang ini bukanlah pasukan sejati. Melainkan hanya pion sebagai bom bunuh diri.
Jadi ketika Bion menyerangnya dengan Jarum Jiwa secara sembunyi-sembunyi. Ikan terbang ini sudah meledak terlebih dahulu saat Jarum Jiwa Bion hanya menyentuhnya.
Yang berakibat.
Jarum-jarum Jiwa Bion yang telah tadi terkumpul mulai berkurang secara besar-besaran.
Bion tahu bahwa hal ini tidaklah bisa terus berlanjut. Jadi sekarang ia berusaha untuk memikirkan sebuah cara.
" Melihat dari kecepatan serang monster-monster ini dan waktu Jarum Jiwa ku akan habis. Tidaklah memungkinkan ku untuk membuat sebuah keterampilan. "
Bion berkata lirih saat melihat Jarum Jiwa nya yang hilang lebih cepat dari pada produksi Jarumnya.
Melihat ke pengepungan yang semakin cepat mendekati nya, Bion juga merasa sedikit terburu-buru.
" Apakah aku harus turun lagi dan tidak bisa menjadi ikan asin? "
Bion merasa ia harus mulai berolahraga lagi untuk mengasah keterampilan berperangnya.
__ADS_1
Setelah memutuskan hal ini.
Bion dengan cepat melakukan tindakan tanpa menggunakan kotak-kotak putih kecil di sekelilingnya yang dapat berpindah tempat dengan sebuah pemikiran. Karena entah kenapa di dunia ini, sepertinya ada penghalang yang menghalangi untuk ia melakukan hal-hal secara instan.
Jadi tanpa daya, Bion mulai menggunakan kemampuan sepatunya untuk berpindah posisi memulai mencari target baru.
Dengan sebuah pedang Abadi yang dapat menghancurkan penghalang apapun.
Bion muncul di atas kepala Paus Terbang secara instan, menusuk ke bawah dengan seluruh kekuatannya.
Kedua pedang Bion yang lainnya juga tidak menganggur.
Dengan gerakan pertama Bion.
Pedang yang dapat merusak Ruang dan Waktu juga mulai menebas ikan terbang tanpa memberinya kesempatan untuk meledak. Karena Ruang dan Waktu di sekeliling Ikan Terbang saat ini, sudah bukan kekuasaan mereka lagi.
Sesaat, setelah jeda.
Semua ikan sepertinya secara bersamaan memiliki tombol [BACK] yang di tekan. Dari yang akan meledak atau menyerang mulai berlari mundur kembali ke asal mereka di dalam perut Paus Terbang.
Dan saat kemunduran mereka.
Akan ada kekacauan di sepanjang rute perjalanannya. Ada yang meledak saat bertabrakan dan bagi mereka yang beruntung bisa kembali ke perut Paus Terbang untuk dilahirkan kembali.
...
Saat ini.
__ADS_1
Serangan pedang Asal Bion telah menebas kepala Ikan Paus Terbang.
Namun hanya air mancur darah yang keluar dari hasil tebasan Bion di kepalanya. Dan hanya sesaat luka yang di derita Ikan Paus Terbang langsung pulih ke keadaan asalnya.
Bion sangat kaget melihat Vitalitas Ikan Paus Terbang ini. Berpikir bahwa ia telah menebasnya dengan kemampuan berpedang yang paling ia banggakan dan bahkan dengan perkalian 1404 dari pembagian jiwanya. Paus Terbang ini hanya memiliki luka yang dangkal dan dapat sembuh hanya dalam sekejap.
Namun, sebelum Bion bisa mencoba menyerangnya lagi.
Bion mendapati, Perisai yang telah mengelilinginya mulai sedikit retak tidak bisa menahan begitu banyak serangan pasukan yang sangat dibesar-besarkan ini.
Terpaksa, Bion mulai berpindah posisi mencoba menyerang ke bagian lain Ikan Paus Terbang ini.
Mata Ikan Paus Terbang adalah sasaran Bion selanjutnya.
Dalam menghadapi Ikan Paus Terbang ini. Pikiran Bion hanya memiliki satu tujuan yaitu, menyelesaikan Ikan Paus Terbang secara singkat dan cepat.
Alasannya.
Selain Perisai Bion yang tidak tahan dengan berbagai serangan monster-monster ini.
Alasan utama, yaitu.
Karena saat ini Bion melirik ke bawah, ke bagian permukaan laut.
Ia merasakan Dunia Mental nya yang dulu sekuat Benteng telah dalam keadaan pasif tidak dapat menahan serangan monster-monster laut dan ikan terbang ini. Yang mengakibatkan, Dunia Mental Bion perlahan-lahan mulai runtuh.
Jarum-jarum Jiwa nya pun yang dulu sangat banyak telah mulai surut berkurang dengan sangat cepat meninggalkan hanya sebagian kecil Jarum yang sangat kuat.
__ADS_1
(Selesai )