Bion

Bion
Bab 81


__ADS_3

Bab 81


" Henti kan kura-kura kecil. "


" Baiklah. "


Kura-kura kecil menyerah dengan kejahilan nya.


Saat melihat meteor-meteor yang mendekatinya lagi dengan momentum yang merusak.


Kura-kura kecil hanya mengetuk kakinya ringan dan meteor-meteor itu langsung hancur tanpa tersisa.


( Di langit permukaan Dunia Laut)


Bion yang telah memukul, bermain tenis meteor. Saat ini sedang memandang ke langit menunggu meteor turun lagi , ia siap untuk memukul mengembalikan meteor itu.


Namun seiring berlalunya waktu. Bion hanya mendapati langit yang sunyi tanpa meteor. Hanya awan gelap dengan kilat dan guntur.


" Apakah meteor-meteor itu meledak?"


Bion yang saat ini sedang memandang ke arah langit, hanya mendapati warna merah muncul sesaat di arah lintasan meteor tadi.


Mengangkat bahunya.


Bion mendapati meteor tidak lagi muncul.


Dan mengesampingkan nya untuk saat ini. Bion melihat mutiara air yang telah terkumpul di cincin putihnya.


Kembali ke Inti Dunia Mental.


Bion mulai menyerap mutiara air dengan sangat cepat.


Namun saat menyerap mutiara air ini. Bion bahkan untuk sesaat tidak mengendurkan pengawasan nya terhadap apa pun yang akan mengganggunya, secara khusus di atas langit.


Mengangkat bahu,


"Siapa tahu akan ada planet yang tiba-tiba jatuh di atas kepalanya."

__ADS_1


...


[Menyerap air 99,9%]


Setelah sekian lama pencarian jarum jiwa. Akhirnya Bion kutang satu mutiara air lagi untuk menyelesaikan persidangan ini.


Melihat tubuhnya saat ini sangat berat dengan kualitas air yang sangat kaya dan murni. Bion sekarang merasakan bisa membuat hal yang sama dengan kura-kura kecil.


Selama ada sumber air.


Bion akan dapat membuat air yang ringan itu terasa berat dan sangat ter fokus kualitas nya, menjadikan senjata yang sangat tajam.


Melihat ke pinggiran.


Monster-monster dari berbagai elemen yang masih menyerang.


Bion saat ini ingin sekali mencoba kekuatan air di tubuhnya.


Mengambil se tetes air yang jatuh di udara, sampingnya.


Memadatkan se tetes air menggunakan kekuatan air yang telah ia serap dari mutiara air. Bion mulai memadatkan nya menjadi sebuah jarum yang sangat ringan, namun nyatanya, jarum kecil ini memiliki kualitas yang sangat murni dan solid.


Bion memerintahkan jarum itu untuk menyerang satu monster petir yang baru datang untuk ,menyerangnya.


Tanpa momentum serangan yang di sembunyikan. Jarum Bion yang terbuat dari air itu langsung terbang lurus menembus kepala monster petir.


Dan saat di tengah kepala monster petir itu. Bion merasakan bahwa jarum air miliknya tadi telah menyerap suatu kekuatan dari tubuh monster petir.


Melihat vitalitas monster itu menghilang, dan hanya menyisakan tubuh tulang dan kulit serta beberapa organ yang layu.


Mumi.


Ini adalah pikiran pertama Bion saat melihat monster yang layu di depannya.


Merinding.


Bion merasa bulu kudu nya berdiri tiba-tiba. Karena bahkan monster elemen petir yang hanya memiliki tubuh petir seperti itu saja bisa menjadi mumi.

__ADS_1


"Tidakkah ini sangat menjijikkan?"


Bion merasa kasihan dengan musuh-musuhnya di masa depan.


" Ya Bion, ini sangatlah menjijikkan. "


Tiba-tiba tanpa tahu kapan, BiSan6 dan kura-kura kecil.muncul.di sampingnya.


" Ah, kalian membuat ku kaget. "


" hehehe.... acting kaget mu sungguh berlebihan Bion. "


Kura-kura kecil menyerangi lebar, melihat Bion yang telah bertingkah kaget, berlebihan.


" hehehe.... ada apa dengan kalian yang tiba-tiba muncul? Sepertinya aku belum mendapat menyelesaikan persidangan? "


" Ini, engkau tidak perlu mencari lagi mutiara terakhir Bion. Karena, mutiara terakhir ada di tanganku. Jadi, kalahkan aku dan kamu akan mendapatkan mutiara air ini. "


Terkaget.


Bion hanya melihat kura-kura kecil yang telah mengeluarkan mutiara air dan dengan wajah sombong, menyuruhnya untuk mengalahkannya.


" Kalahkan dia Bion, dan selesaikan persidangan ini dengan cepat. "


"Ha?"


"Ha? Apa? Apakah kamu meremehkan ku? Aku bisa mengalahkan mu dengan satu jari. Aku bisa membuatmu menjadi onde-onde. Aku.............. "


'Ha?'


Bion saat ini terpana dengan pistol mulut kura-kura kecil. Langsung ingin tertawa terbahak-bahak.


Lihat saja tingkah lucu marah kura-kura kecil. Kamu akan tahu apa artinya imut itu. Lihatlah betapa gemuk pipinya, mulut kecil yang terus berceloteh, dan ekor lucu yang terus-menerus bergoyang.


Menahan tertawa keras untuk saat ini. Bion memandang BiSan6 dan ia telah membuat keputusan.


" Baiklah, aku bertarung. "

__ADS_1


(Selesai)


__ADS_2