
Bab 73 Mau Informasi? Bayar Dulu.
"Oh ya. Apakah kamu tidak bilang bahwa kamu sedang mencari peserta persidagan (Bion)?"
Bion bertanya santai setelah melihat kura-kura kecil ini menyelesaikan permen lollipop.
"Ya? BiSan6 menggunakan kekuatan alam untuk meningkatkan pesulitan persidangan. Jadi, aku kesini sebagai utusan BiSan6 untuk mengingatkan mu."
" Oh, Kekuatan alam? Apakah awan gelap tadi?"
" Ya, Awan gelap itu hanyalah manifestasi dari perubahan kekuatan alam di Dunia Laut ini. Dan saat kamu memmasuki awan gelap itu, aku secara kasar menyeretmu ke Domain Airku untuk memberimu pengingat dari BiSan6."
" Oh, ya, dan ngomong-ngomong mengapa harus ditingkatkan kesulitan persidangan ini?"
" Yah, mungkin BiSan6 kesal dengan mu?"
"Hah?"
Bion merasa tidak pernah melakukan sesuatu yang salah dengan BiSan6. Tidakkah BiSan6 hanya berkata kepadanya seperti intro sebuah permainan saat ia memasuki persidangan dan sebelum menunggu aku berkata, BiSan6 langsung menghilang?
" Abaikan hal ini untuk saat ini Bion. Aku disini ingin memberitahumu bahwa kekuatan alam ini adalah kekuatan alam tipe air. Jadi dalam ujian nanti, kekuatanmu akan berubah sepenuhnya menjadi kekuatan bertipe air."
" Maksudnya?"
" Yah dalam arti mudahnya. Semua yang kamu miliki (dalam tubuh, mental, jiwa,bkeibginan) akan berubah menjadi tipe air namun dengan tetap mempertahankan kekuatan kemampuan masing-masing ya saat kamu memasuki awan gelap ini."
"Jadi aku akan menjadi manusia air?
" Yah, kira-kira begitulah."
" Oh, hanya masalah kecil."
" Yah, bagimu, Bion yang hebat, hal ini memang masalah kecil. Jadi, ayo selesaikan ujian ini dan kamu tidak perlu mencari-cari pulau di tengah Dunia Laut ini lagi. Karena Persidangan telah berubah, kamu bisa menyelesaikan Persidangan hanya setelah melewati ujian ini."
" Hah, Begitulah?"
__ADS_1
" Ya, Ya, ya, Tidak kah kamu ingin memperoleh informasi tentang ujian nanti, Bion? Khem... Khem... Khem... Aku merasa haus. "
Bion melihat kura-kura kecil yang bertingkah begitu berlebihan meminta uang suap di depannya, hanya bisa memutar matanya.
Tanpa daya, Bion hanya bisa mengambil setumpuk Permen lollipop dan berbagai minuman kaleng dengan berbagai rasa yang menggoda dari kemampuan Luar Dunia Mental.
" Ini, Ayo cepat beri aku informasi apa lagi yang penting dalam ujian nanti."
Kura-kura kecil yang telah melihat setumpuk Permen lollipop dan berbagai minuman didepannya. Merasa yang ada di depannya bukan lagi sebuah Permen atau minuman. Namun telah berubah menjadi setumpuk emas harta Karun yang sangat berharga, yang membuat matanya telah berubah menjadi bintang-bintang pelangi mempesona.
Mengambil semuanya dengan sangat cepat dan dengan sedikit gugup takut Bion mengambilnya kembali.
Kura-kura kecil itu menyimpannya dengan sekali jalan tanpa jeda.
Bion yang melihat tindakan kura-kura kecil ini, merasa bahwa kura-kura kecil ini sangatlah rakus terhadap Permen lollipop.
┐( ˘_˘)┌
Sungguh anak kecil, yang belum melihat luasnya Dunia Makanan itu.
Kura-kura kecil itu akhirnya tenag setelah mengumpulkan semuanya.
Melihat ke Bion yang telah menunggunya dengan penuh harap.
Kura-kura kecil itu juga tidak lagi menunda rasa keingintahuan Bion.
" Baiklah, Bion. Apakah kamu ingin informasi selanjutnya?"
"Tentu."
" Maka kamu akan mencarinya sendiri."
Klik.
Bion yang masih memiliki wajah senyum langsung menghilang bersamaan dengan hentikan kaki kecil kura-kura kecil ini.
__ADS_1
Meninggalkan kura-kura kecil yang telah sendirian tertawa senang menggoyang goyangkan ekornya.
" Hehehe.... Kamu terlalu kecil Bion."
" Oh, Apa yang kecil?"
" Bion, Bodoh, Kecil. "
" Oh, Bion itu memang kecil."
" Ya, ya, ya..."
Deg.
Kura-kura kecil merasa seperti jantungnya telah berhenti.
Terkaget.
Kura-kura kecil itu dengan hati yang bersalah dan penuh ketakutan berbalik mengalihkan pandangannya ke samping.
Ia mendapati BiSan6 dengan senyum hangat dan wajah berseri-seri memandangnya penuh kasih sayang.
" Itu..... Aku bisa menjelaskan."
" Hehehehe... Aku tahu semuanya. Kamu tidak perlu menjelaskan. "
" Ini, ini... Tidak seperti yang kamu lihat."
" Tahu - tahu...."
" Ah......"
Kura-kura kecil berteriak keras, menangis memecah suasana damai hangat di kedalaman laut yang jernih dan indah ini.
(Selesai)
__ADS_1