
Bab. 9 Vlay
Di Rumah Bion.
Setelah tergesa-gesa kembali ke kamarnya. Bion melihat Sisi meringkuk menangis di atas tempat tidurnya. Bion langsung bergegas menghampiri Sisi yang melihat kedatangannya.
Sisi : " Ayah... " (うT∇T)う
Bion : " Uh, Sayang.... maaf ya ? " (〃ー〃)
Sisi : (⋟﹏⋞)
Bion : " Ok, ok... Sisi katanya mau ibu. Ayo kita lihat? "
Sisi : "Ah ? Ok, ayo buruan ayah.... " (≧▽≦)
Bion dan Sisi pergi ke ruang eksperimental. Disana Bion dan Sisi mulai memikirkan ibu yang paling cocok untuk sisi.
Akhirnya lahirlah Vlay, ibu Sisi.
Vlay adalah burung yang tingginya sekitar satu meter dengan sayap merah dan warna biru ditubuhnya. Ia mengenakan topi merah, kacamata bulat bewarna merah, syal bunga merah, baju biru, dan sepatu yang besar bewarna merah.
Vlay : " Hm? "
Vlay yang ter lahir dari keinginan Bion dan Sisi membuka matanya untuk pertama kalinya dan dengan rasa ingin tau untuk melihat sekeliling. Dan ketika melihat Bion dan Sisi, Vlay akhirnya tau mereka adalah keluarga barunya. Dan secara khusus ketika melihat Sisi, Vlay menyapa dengan antusias.
Vlay : " Hay Sisi? Bagaimana kabarmu? Apakah kamu sudah makan? Mau minum susu? Mau makan camilan sore? "
Saat menyapa, Vlay mengangkat Sisi dengan kedua tangannya tinggi - tinggi sambil berputar - putar di depan Bion yang kebingungan.
Bion awalnya memenuhi permintaan Sisi, ibu Sisi harus burung yang cantik berbentuk manusia dengan sayap putih tubuh tinggi 180 cm, kaki panjang, pinggang ramping, wajah cantik, dada besar.
Akhirnya jadilah ibu Sisi berbentuk Loli tua.
Sambil berpikir sebentar, Bion mengira-kira mengerti sesuaru.
Bion (-_-)? : " Uh, sepertinya ada yang salah dengan tubuhku. Status. "
© CREATED √ [STATUS] √ [ BION ]
TUBUH : Sehat ( Rincian )
MENTAL :Sehat ( Rincian )
JIWA : Sehat ( Rincian )
__ADS_1
◎。
Bion : " Hm? Oh ya ada tambahan tanda ◎。"
Bion merasa bahwa tanda ini tidak sesederhana yang ia pikirkan. Karena sebelum inti © CREATE rusak, semuanya baik-baik saja.
Setelah berpikir sejenak Bion mulai kembali ke kamarnya meninggal kan ibu Loli dan kucing Sisi yang dengan antusias mendiskusikan makanan yang akan dimakan nanti.
Dikamar Bion lantai 2.
© CREATED √ [STATUS] √ [ ◎。]
BION : 1 (- 999...999) ↑ ◎。
SISI : 8888,88 ↑ ◎。
INTERNET : 1T ↑ ◎。
VLAY : 11、11 ↑ ◎。
[ TOKO DIMENSI ]
Menyediakan semua kebutuhan di setiap 2D, 3D, 4D.
Bion tau ini adalah status yang melambangkan jumlah iman yang dimiliki seseorang. Dan ketika Bion melihat angka yang tertera di panel layar depannya, ia merasa mendapatkan hadiah utama dan menjadi seperti seorang yang paling kaya di dunia tapi keesokan harinya ia telah berubah menjadi gelandangan pinggir jalan.
Pantas saja waktu menciptakan ibu untuk Sisi apa yang ter pikirkan dan apa hasilnya 360°.
Meski kekuatan iman, baru dipelajari Bion. Bion tau betapa pentingnya kekuatan iman bagi kekuatan penciptaan.
Semisal bila ingin menciptakan sesuatu, kekuatan iman akan di mobilisasi secara tidak sengaja untuk menjaga kepercayaan hasil ciptaan. Dan bila imannya negatif makan akan ada kemungkinan suatu hari nanti, hasil ciptaan akan memusuhi pencipta baik secara langsung atau tidak langsung.
Jadi selama Bion belum membuat angka dalam kurung dari negatif menjadi positif ia tidak akan membuat sesuatu/ makhluk lagi. Bion takut hasilnya akan membalikkan meja memusuhi dirinya.
Bion : " Hm, sepertinya sekarang aku harus bergantung semuanya kepada Sisi. "
(^~^)
" Dan, lega rasanya memiliki iman kepada diri sendiri. Kalau tidak akan ada telur bulat di layar yang tertera. " ( ̄▼ ̄*)
Bion pun mulai penasaran dengan toko yang ada. Selama ini Bion belum sempat bersentuhan dengan apa itu kekuatan sejati ( 4 dimensi).
Meski Bion pernah ke (4 dimensi) dalam beberapa detik saat mereformasi tubuh, mental, dam jiwanya. Namun hanya di pinggiran bidang (4 dimensi).
Jadi bisa dibilang kekuatan Bion adalah semu ( 4 dimensi) atau lebih kuat sedikit dari orang biasa di (4 dimensi) . Kita harus tau bahwa baik orang biasa atau bayi yang baru lahir di (4 dimensi ) sudah memiliki kekuatan penghancur sebuah dimensi.
__ADS_1
Jadi selama orang biasa di (4 dimensi) tumbuh secara wajar tanpa tambahan ilmu dan lain-lalin. Mereka akan bisa melakukan apa pun di alam (3 dimensi).
Sesaat ketika Bion ingin menjelajahi toko, Sisi tiba-tiba datang dari pintu dengan Vlay si ibu loli.
Vlay : " Hei, Makanannya sudah siap. Cepat makan ! "
Sisi : " Ayah Sisi ikut membantu ibu membuat makan ayo cepat ke ruang makan dan cicipi masakan Sisi. "
Bion : " Ok....." (´_`;)
Di ruang makan, Bion sekali lagi merasakan apa itu arti gelandangan.
Di mana makanannya?
Bion hanya melihat benda hitam di atas piring dengan tak berdaya.
Melihat kesisi lain Vlay sedang memberi tambahan berbagai lauk pauk ke piring Sisi dengan penuh bau harum dan rasa masakan yang menggoda.
Sedang melihat ke bawah lagi, Bion hanya melihat benda hitam di atas piring.
Merasakan tatapan Bion, Vlay dan Sisi mendongak dan memandang Bion secara bersamaan.
Vlay : " Ini nasi goreng tinta cumi-cumi buatan Sisi, ini sayuran adalah hasil sayuran yang dibudidayakan oleh Sisi sendiri dengan warna kehitaman di tumis dengan sepenuh cinta oleh Sisi , ini lauk kerupuk yang di goreng Sisi dengan minyak hitam hasil kerja keras dan keringat Sisi,......"
Bion merasa terpana ditempat mendengarkan penjelasan mendetail dari setiap hidangan hitam di depannya oleh Vlay.
Memutar matanya, Bion mengabaikan penjelasan Vlay yang intinya adalah ini hasil jeri payah Sisi, tolong hargai, dan nikmati dengan sepenuh hati.
Mematikan sistem perasa dalam tubuh, Bion mulai memakan makanan yang ada di depannya dengan kecepatan kilat.
Vlay juga memperhatikan tindakan Bion, dan diam untuk sementara waktu. Akhirnya perhatiannya kembali kepada Sisi yang matanya dipenuhi bintang.
Sisi : " Ayah Ayah, kalau ayah suka Sisi bisa membuat yang lain untuk ayah, Sisi sekarang mahir dalam membuat kekuatan mental menjadi seperti tangan untuk memasak makanan. "
Mendengar suara bersemangat Sisi dan ingin kembali ke dapur. Terbatuk pelan, Bion buru-buru menghentikan Sisi .
Bion : " Sisi sudah cukup. Ayah sudah kenyang dengan makanan Sisi di atas meja. Lain kali saja Sisi memasak lagi untuk ayah."
Sisi : " Hei? Siap ayah...! Pasti lain kali Sisi membuat masakan yang super duper lezat untuk ayah." ♡^▽^♡
Bion ╮(╯∀╰)╭
Vlay ( ̄▼ ̄)
(Selesai)
__ADS_1