Bion

Bion
Bab 35 Keterampilan Perpecahan Jiwa


__ADS_3

Bab 35 Keterampilan Perpecahan Jiwa


" Ke Ruang makan, ayo kita sarapan."


Tiba-tiba ada suara yang memasuki telinga Bion saat pertama kali ia melangkah ke dalam rumah.


(⊙ȏ⊙)?


Bion kaget sejenak dan langsung bergegas ke ruang makan rumah manor, karena ia tahu bahwa yang memanggilnya adalah BiSan4.


Sesampainya di ruang makan, Bion mendapati telah ada makanan hangat yang mengepul dan BiSan4 yang telah duduk di tempat biasanya.


Tanpa basa-basi, Bion langsung duduk di tempat favoritnya dan mulai makan tanpa menunggu ajakan dari BiSan4.


" Kamu seharusnya ingat bahwa aku telah lupa memberimu keterampilan Pemecahan Jiwa."


BiSan4 berkata langsung dan mengeluarkan cahaya putih bulat dan mendorongnya ke arah Bion tanpa memperdulikan tindakannya.


"Dan aku akan memberimu saran, agar kamu melihat buku [ Apa itu Penjaga Manor? ] agar kamu tidak tersesat di jalan yang sama."


" Aku juga telah mendapat beberapa inti monster, bila kamu membutuhkannya datanglah kepadaku."


BiSan4 selesai berkata dan ia mulai sarapan paginya.


Bion mendapati BiSan4 tidak terus berbicara perlahan mendongak memandang cahaya putih bulat dan tidak bisa tidak menyentuhnya.


Saat tersentuh, cahaya putih bulat ini mulai menyebar memasuki pikiran Bion.


Bion langsung tau bahwa ini adalah keterampilan Pemecahan Jiwa yang paling dasar.


Dan kelanjutan keterampilan ini akan ditentukan oleh masing-masing pengguna keterampilan.


Namun yang membuat Bion bingung adalah sepertinya waktu pertama kali BiSan4 ingin memberinya keterampilan ini, ia pernah berkata bahwa ia hanya dapat membagi pecahan jiwa menjadi 3 dan masing-masing kekuatan pecahan jiwanya hanya 3 kali lipat dari dirinya.


Tapi sekarang di depannya ada pilihan yang mengharuskan Bion memilih.



Arah JUMLAH


Arah KUALITAS


Arah KESEIMBANGAN



Masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahannya sendiri.


Seperti arah jumlah, ia memiliki 100% dalam jumlah jiwa yang terpecah Dan arah Kualitas adalah sebaliknya yaitu 100% kemampuan yang bisa melebihi pengguna keterampilan.


Sedangkan arah Keseimbangan adalah 50% - 50%.


Peningkatan Jumlah / kemampuan adalah meningkatkan kali jumlah jiwa yang dipecah ditambah jumlah kekuatan jiwa yang di kali.


Contoh matematika: 2, 6, 42, (a²+a), ....


Semisal,jika Bion memiliki kekuatan untuk membagi jiwa menjadi (3 jiwa)


Jika Bion memilih jalur yang pertama maka jumlah pecahan jiwanya akan menjadi ( 42 jiwa ) bukan ( 3 jiwa), dan masing-masing ke-42 jiwa memiliki kemampuan yang sama dengannya.


Jika Bion memilih jalur ke 2 maka pecahan jiwa akan tetap berjumlah ( 3 jiwa ) namun memiliki kekuatan masing-masing adalah 42.


Jika Bion memilih Jalur keseimbangan berarti ia akan mendapat (21 jiwa) dan setiap jiwa memiliki (21 kekuatan ).


Bion mendapati hal ini dan langsung memilih arah Kualitas tanpa ragu.


Sesaat pikiran Bion langsung di tutupi dengan lapisan es dingin yang menyegarkan.


BiSan4 melihat tindakan makan Bion yang tiba-tiba berhenti, ia hanya tersenyum dan melanjutkan sarapan paginya.


Bion yang merasa jernih di pikirannya perlahan ia memiliki opsi lain sebagai tujuannya namun opsi ini hanya berlaku bila Bion telah memecah jiwanya.


Dan tanpa berpikir Bion langsung mengeluarkan hanya 3 jiwa dari jiwanya sendiri karena ini merupakan batas kekuatannya saat ini.


Di ruang makan sekarang memiliki Bion - Bion tambahan :



Bion


BiSan4


Bion Pemecahan Jiwa 1


Bion Pemecahan Jiwa 2


Bion Pemecahan Jiwa 3



BiSan4 mendapati ada teman baru dan berkata, " Ayo duduk dan sarapan pagi dulu. Dan abaikan Bion yang sedang fokus dengan keterampilannya. "


Bion PJ1, Bion PJ2, Bion PJ3 bersamaan menuju kursi di meja makan dan berkata, " Ya..."


Bion tidak terlalu memperhatikan hal-hal di sekelilingnya karena ia saat ini memiliki pilihan tentang arah pengembangan keterampilan Pemecahan Jiwa berikutnya.



Kemandirian


Memungkinkan Hasil dari Perpecahan jiwa menjadi manusia baru seutuhnya.

__ADS_1


Ketergantungan


Memungkinkan Hasil dari Perpecahan Jiwa akan tergantung kepada jiwa utama untuk tumbuh.


Biasa.


Memungkinkan Hasil dari Perpecahan Jiwa hanya memiliki fungsi dasar Perpecahan Jiwa namun dengan peningkatan kekuatan dikalikan lagi jumlah jiwa.


Contoh:


Jumlah jiwa 1 dan kekuatan masing-masing jiwa adalah (1²+1)x1\= 2 kekuatan.



Jumlah jiwa 2 dan kekuatan masing-masing jiwa adalah (2²+2)x2\= 12 kekuatan.


Jumlah jiwa 3 dan kekuatan masing-masing jiwa adalah (12²+12)x3\= 468 kekuatan.


Bion melihat tiga pilihan yang muncul, ia dengan hati-hati berpikir tentang masa depannya.


Pilihan pertama, menjadikannya mandiri berarti meski mereka juga sebagian dari jiwanya, lama kelamaan akan menjadi jiwa yang mandiri seperti seorang anak yang awalnya saja memiliki ketergantungan kepada orang tua dan beranjak dewasa ia akan juga menjadi orang tua.


" Pilihan kedua, meskipun Aku akan sangat sulit di awalnya namun hasil akhirnya adalah ia seperti mendapatkan sebuah komputer Pentium 1 dan di upgrade terus menerus hingga menjadi Kecerdasan buatan."


Bion berkata dengan kesusahan untuk pilihan kedua ini, sepertinya ia mendapatkan hasil dengan memilih jalan ini akan memakan waktu yang sangat-sangat lama.


" Dan untuk pilihan ke-3?"


Bion merasa agak ragu.


Sekarang ia telah memiliki UTUSAN yang dapat berperang dengannya dan dapat pula menjadi lebih kuat bersama. ( Meski sekarang UTUSAN - UTUSAN ini lebih kuat dari Bion )


╮(๑¯◡¯๑)╭


Jadi Bion memilih, pilihan yang ke-3.


Meski Bion memiliki UTUSAN, namun ia perlu memperkuat dirinya sendiri agar tidak menyeret UTUSANnya saat berperang.


Dan dengan pilihan Bion terjadi perubahan dengan 3 Jiwa yang terpecah yang sedang duduk di tempat makan.


Mereka bertiga di selimuti cahaya putih lembut. Dan dengan berlalunya cahaya yang semakin menjadi lebih kecil, hingga seukuran 1 meter.


Perlahan cahaya memudar dan munculah tiga wajah kekanak-kanakan yang memperlihatkan usia ± 5 tahun.


Bion sendiri juga merasakan kekuatannya telah tumbuh dan tumbuh lebih banyak.


ᕙ (° ~͜ʖ~ °) ᕗ


Ia sepertinya mampu mengalahkan apa pun yang ada di depannya untuk saat ini.


Namun ia tetap realistis, karena hal ini hanyalah perasaan sesaat saat kekuatannya yang tiba-tiba melonjak.


BiSan4 juga melihat hal ini dan berkata kepada Bion dengan ekspresi hangat, " Kamu memilih pilihan 3 adalah pilihan yang baik. Meski kita UTUSAN dapat membantumu, namun kita tidak bisa selalu membantumu.


Dan sekarang masing-masing dari jiwa ketiga pecahan ini telah memiliki 468 kekuatan [ ( 12²+12)x3 ] dan kamu sekarang memiliki 1404 kekuatan dari penjumlahan pecahan jiwa ini ( 468+468+468 ).


Pemecahan Jiwa memiliki 1/∞ kemungkinan untuk memberi pengguna keterampilan gabungan ini.


Aku sungguh-sungguh mendesah dengan keberuntungan mu."


(╯︵╰,) BiSan4 ingin menangis sekarang.


╮(^▽^)╭


Bion mendengar ini hanya senang hati mengangkat bahu.


Disisi lain meja.


BiSan4 mengabaikan kesombongan Bion dan terus berkata,


"Dan...."


"Bukankah menurutmu sekarang kamu merasa kuat? Dengan 1404 kekuatan melebihi dirimu sebelumnya?"


"Namun aku mengingatkan kamu, bahwa keterampilan ini juga memiliki kelemahan yaitu setiap kematian (pecahan jiwa) akan memiliki masa tidur."


"Dan ketika kamu bisa membangkitkan jiwa baru di kemudian hari."


"Maka pecahan jiwa yang tertidur karena kematian ini akan di bangkitkan bersama pecahan jiwa baru yang terlahir."


Bion yang telah terpana dengan perubahan ke-3 pecahan jiwanya, mendengar BiSan4 berkata ini mendongak dan berkata dengan penuh pengertian,


" Jadi meskipun aku akan bisa dengan santai mengunakan jiwa ini di tahap awal tanpa khawatir akan kematiannya sekarang, semakin kuat dan banyak jiwa yang aku miliki, semakin akan mengkhawatirkan setelah kematian mereka ya ?"


" Iya. Karena semakin kuat kamu, maka semakin sulit jiwa yang terbagi akan bertambah."


Jawab BiSan4 dengan santai.


(・–・) (・◡・)/


"Dan melihat ketiga bocah kecil ini, kamu harus memberi mereka nama bukan hanya nomor karena mereka akan tinggal bersamamu di dunia nyata. " Lanjut Pengingat BiSan4.


┬──┬◡ノ( ° - ° )?


"Kenapa?"


Bion kaget dan kebingungan, sekarang rumahnya sempit bagaimana bisa menanggung 3 bocah laki-laki kecil tambahan?


" Karena pecahan jiwa yang kamu miliki istimewa. Ketiga bocah kecil ini memiliki tiga pilihan kamu yaitu, Kemandirian, Ketergantungan dan Biasa."


┻┻︵ヽ(`,´)/

__ADS_1


"Hah? Tidak mungkin..! Aku hanya memilih pilihan ke-3 Biasa. " Bion sekarang merasa kaget, terkejut, dan kebingungan.


" Aku tidak mengerti, namun hanya karena mereka tidak setinggi kamu. Hal ini membuktikan bahwa ada kelalaian yang terjadi. Namun itu hanya kelalaian dalam hal emosi, umur, dan tinggi badan yang tidak akan pernah tumbuh. "


" Ketiga bocah kecil ini masih memiliki kekuatan yang seharusnya."


" Jadi aku berharap kamu merawat ketiganya seperti anakmu sendiri."


( ◜‿◝ )


Kata BiSan4 dengan lembut saat memandang ketiga bocah itu yang baru menyelesaikan sarapannya.


"Itu... Itu... "


(ꏿ﹏ꏿ;)


Bion merasa sulit, namun melihat ketiga bocah yang sekarang sudah selesai makan dan sedang memandang dirinya sendiri dengan mata besar, Bion sulit untuk melanjutkan berkata.


╮(╯_╰)╭


" Baiklah, kamu akan di beri nama..."


Bion mendapati ketiga bocah laki-laki ini sedikit berbeda dalam bentuk tubuh namun nilai wajahnya hampir sama dengan miliknya.


Kekuatan boleh lemah, namun nilai wajah adalah seumur hidup.


Setelah sesaat Bion akhirnya memutuskan.


[ BiLBo ] karena tubuhnya sedikit gemuk dan suka makan, dan Bion mendapati ia sekarang masih makan yang entah makanannya datang dari mana.


[ BinTang ] karena ia yang paling suka belajar, lihat saja Ia saat ini masih memikirkan dengan tangan di dagunya dengan bingung ke arah makannya. Sepertinya sedang berpikir, " Bagaimana memasak ini? "


[ BimA ] karena ia adalah yang paling tampan dan tubuh standar dari keduanya. Ia tidak terlihat lebih unggul atau apapun hanya biasa-biasa saja dengan ketampanan 110%.


" Ok, sudah di putuskan kalian akan di beri nama ini." Kata Bion dengan mantap.


(⊃ • ʖ̫ • )⊃


(^∇^)ノ♪


" Ya terimakasih ayah.." kata BimA,


" Hei, hei, ayah memberi kita nama, hei hei...... " BimA mulai berbicara dengan riang bersama BiLBo dan BinTang tentang mereka yang sangat menyukai namanya.


" Apakah kamu tidak memiliki Tugas Tersembunyi, Bion?" BiSan4 berkata untuk mengingatkan Bion yang terlah terlena menjadi ayah baru lagi.


(´⊙ω⊙`)!


"Ah, aku lupa.."


Bion kaget dan buru-buru melihat ke kertas putih.


________ _ _


[ Tugas berikutnya akan di laksanakan Jam 12 siang ]


[ Sebelum tugas berikutnya dimulai ]


[ Penjaga Manor memiliki waktu 30 menit untuk Makan Pagi ]


[ Tambahan tugas tersembunyi ]


[ Berkeliling ke Lahan Perkebunan ]


[ 00 : 10 : 02 ↓ ]


___________ _ _


Bion mendapati tugas tersembunyi akan dilaksanakan sekitar 10 menit kemudian.


Dengan cepat, Bion langsung mengucapkan selamat tinggal ke BiSan4 dan menuju ke Lahan Perkebunan tanpa membawa BiLBo, BimA, dan BinTang.


Sebagai Ayah , bukankah kamu tega membuat anaknya berkerja keras saat masih kecil.


Meski anak ini telah sangat kuat. Namun dalam pandangan Bion sebagai seorang ayah baru, mereka tetaplah anak kecil.


...


...


Di meja makan rumah Manor.


Meninggalkan BiSan4, BimA, BinTang, dan BiLBo.


" Itu, apa yang akan kalian lakukan selanjutnya? "


" Kalau tidak melakuan apa-apa, lebih baik ikut bersama Paman menuju ke luar tirai putih menemui hewan kecil yang lucu? Bagaimana ?"


⊂( ͡° ͜ʖ ͡°)つ


Kata BiSan4 dengan hangat.


(^∇^)ノ♪


"Baik Paman." BimA menjawab dengan sangat semangat.


(^⌣^)


"Ya Paman." BinTang berkata dengan sopan.


(⸝⸝⸝´꒳`⸝⸝⸝)

__ADS_1


"Um...." BiLBo hanya bersuara kecil dan mengangguk-anggukan kepalanya dengan malu.


(Selesai)


__ADS_2