Bion

Bion
Bab 48 Permintaan Bantuan.


__ADS_3

Bab 48 Permintaan Bantuan.


Dengan Kekuatan Luar Dunia Mental, Bion menyentuh [ © ] yang dicetak di atas batu tanpa membawanya ke Inti Dunia Mental.


Ia harus berhati-hati dengan [ Hitam ], meski ia adalah pemberi rasa syukur Bion. Bion sendiri tidak tahu hal apa yang telah menyelinap ke Batu [©] ini tanpa, [ Hitam ] mengetahuinya.


Dan tidak lupa Lapisan Jiwa Tak Tersentuh dan Berubah-ubah menyelimuti kawasan di sekitar karena Bion takut akan masalah apapun yang ditimbulkannya.


Perlahan, batu itu mengeluarkan sebuah suara yang sangat mirip dengan [ Hitam ].


...


" Aku ingin meminta bantuan mu."


" Aku mendapatkan masalah disini, karena pemberontakan tiba- tiba dari tetua yang memimpin Kekuatan Netral beralih ke Kekuatan Kehancuran."


"Mereka mencuri salah satu benda yang sangat beharga bagi kelompok netral kita."


" Kami mengetahui bahwa mereka menyimpan benda ini di (2 dimensi), yang terlalu banyak bagi kita untuk menemukan."


" Selama kamu mendapatkan benda ini, kita kelompok Netral akan memberi hadiah yang murah hati dan menjadi teman Abadimu."


Perlahan sinar cahaya muncul dari batu dan memperlihatkan sebuah gambar.


...


Di dalam gambar ini, Bion melihat sebuah permata hitam bulat dengan sedikit bintik-bintik putih seukuran telapak tangan.


Setelah membuat gambar ini menjadi foto di selembar kertas. Bion menghancurkan batu dan menghancurkan semua hal yang berhubungan dengan batu itu. Termasuk sebab akibat ruang dan waktu, menjadikan batu itu tidak pernah ada.


Setelah memastikan benar-benar aman, Bion mulai melepaskan keterampilannya.


...


Ruang tamu Rumah Bion.


Mengalihkan perhatian ke samping dan dengan sikap hati-hati tanpa mengganggu orang lain yang sedang melihat Anime di layar TV.


Bion bertanya kepada J.Bli tentang permata hitam bulat yang telah ia foto.


" Kakek apakah kamu tahu apa ini? "


" Oh, ini adalah sesuatu yang sangat berharga dari (4 dimensi )."


J.Bli terkejut sejenak dengan pertanyaan yang tiba-tiba dari Bion.


" (4 dimensi) ?"


Bion terkaget bahwa Kakeknya tiba-tiba menyebutkan Harta dari (4 dimensi).


J.Bli melihat Bion terkejut, ia juga merasa ragu sejenak dan kemudian ia tiba-tiba memikirkan sesuatu.


" Ya, (4 dimensi). Hah? Tidak kah kamu berpikir [ Hitam ] adalah orang dari ( 3 dimensi)?"


" Itu.... " Bion merasa malu karena Ia bahkan lupa bertanya darimana [Hitam] berasal.


┐(´ー`)┌


Siapa yang menyuruh, ia hanya akan berbicara melalui © CREATE seperti pendahuluan sebuah game.


...


Melihat Bion yang malu. J.Bli hanya tersenyum dan berkata untuk memecahkan rasa malu Bion.


" Oh, itu wajar jika dia tidak memberitahumu. Setiap hal yang ada di (4 dimensi) telah tertutup rapat dari (3 dimensi). "


"Oh... Jadi apa ini Kakek?"


Bion hanya merasa tak berdaya dengan jawaban ini dan terpaksa ia mengalihkan perhatiannya ke foto ditangannya.

__ADS_1


" Ini adalah sumber Iman yang paling murni yang dapat di serap oleh setiap orang yang memilikinya dan keunggulan dari permata ini adalah ia bisa menyaring Iman yang kotor dari kekosongan menjadi iman yang paling murni".


J.Bli menjawab Bion dengan ekspresi wajah yang bermain-main seperti ingin melihat bagaimana reaksi Bion.


Bion sendiri juga terkejut dengan hal ini.


" Yah? Tidakkah orang yang memiliki ini akan menjadi sangat kuat?"


Mendapati hanya ada ekspresi terkejut di wajah Bion, J.Bli menganggukkan kepalanya dengan puas. Merasa Anak ini tidaklah serakah dan dapat di didik.


" Bisa dibilang iya. Namun waktu untuk menyaring sungguhlah lama. Jadi banyak orang sering menyiasati menyimpan di (2 dimensi) dengan lajur alur waktu yang sangat cepat."


" Oh, pantas saja. Mereka menyimpannya di (2 dimensi) setelah mencurinya dari [ Hitam ]." Bion mendapati pencerahan untuk alasan ini, bagaimanapun (2 dimensi) sungguh luas. Seperti udara yang kita hirup, sangatlah banyak namun kita tidak tau apakah itu udara baik atau buruk.


Jadi kelompok netral akan sangat kesulitan bila mereka ingin mencari satu item yang telah disembunyikan di (2 dimensi).


" Sekarang setelah kamu tahu apa fungsi dan keunggulan permata ini, apakah kamu akan tetap membantu [Hitam] dengan imbalan sahabat sejatinya?"


J.Bli yang telah kecanduan mengetes Bion mulai bertanya lagi dengan ekspresi wajah yang bermain-main.


Melihat orang tua yang suka memainkan permainan wajah ini, Bion tidak menganggapnya serius. Namun ia tetap menjawab tegas dengan sopan dan santun.


" Tentu saja, aku akan tetap membantunya?"


" Kenapa?"


" Hal ini sungguh langka bahkan di (4 dimensi )."


J.Bli memasang ekspresi wajah yang sungguh sangat terkejut. Yang bahkan Bion merasa ekspresi ini terlalu dibesar-besarkan.


...


Kakek, tidakkah kamu akan memasuki audisi pencarian pemeran pengganti di sebuah film?


Maka kakek, minta maaf. Kamu mendapatkan nilai.


[ 0 poin ] untuk ekspresi mu yang berlebihan.


...


Inilah curahan hati Bion.


Namun dalam kenyataannya, Bion sendiri masih menjawab kakeknya dengan penuh perhatian.


" Yah, meski langka namun tetap ada.


Dan [ Hitam ] juga telah membantuku menjelaskan suatu masalah dalam Ruang Dimensi © CREATE.


Jadi tidak masalah kehilangan peluang ini."


" Kamu yakin? Dengan Permata Hitam Bulat ini, kamu akan lebih mudah dalam menyelesaikan Persidangan ke-3 Lo?"


Tanpa menyerah, J.Bli mengeluarkan kalimat Bom atom nya.


Karena menurutnya, Bion Sekarang dalam masa persidangan. Dan mungkin ia akan berubah pikiran, setelah mendengar bahwa permata hitam bulat ini dapat membantunya dalam persidangan.


Bion pun juga terkaget sesaat dan merasa sangat goyah di hatinya. Ia tahu bahwa persidangan mendatang sangatlah sulit dari persidangan yang lalu.


" Hah? Benarkah kakek."


" Ya, jadi apakah kamu yakin ingin melepaskan kesempatan ini. Persidangan ke-3 sungguh berat ,Lo."


J.Bli Sekarang seperti setan yang telah menghantui Bion dari berbagai sudut menyerang setiap titik kelemahnya.


Namun Bion sendiri juga berpikir. Meski hal ini membantunya, namun bukannya itu barang milik orang lain. Dan bukankah persidangan ini digunakan untuk menjadikan dirimu kuat? Bila awal test-nya saja ia sudah bergantung kepada hal-hal dari luar. Bagaimana kelangsungan hidup tes selanjutnya?


Bion mulai merenungkan kelebihan dan kekurangannya lagi dan lagi.


" Hm, Hm, aku akan tetap membantunya.

__ADS_1


Karena dengan bantuan benda atau alat, sungguh membuatku merasa tidak nyaman dalam menyelesaikan Persidangan."


...


J.Bli sendiri mendengar ini hanya tersenyum saja tanpa berkata lebih lanjut.


...


"Dan, Yah meskipun kebanyakan, Net-lah yang akan melakukan tugas pencarian Permata Hitam Bulat ini."


Bion melanjutkan berkata dengan acuh tak acuh mengangkat kedua bahunya yang menandakan ia sungguh malas memikirkannya.


"Jadi Net aku serahkan tugas ini kepadamu."


" Dan sekalian kamu mengekplorasi informasi dari (2 dimensi) sehingga server keduamu yang memiliki fungsi untuk membuat sistem-sistem khusus sesuai kebutuhan setiap (2 dimensi)."


( •_•)\(^-^ )


Bion menepuk pundak Net seperti telah menemukan pohon untuk berteduh.


" Baik kakak, aku akan memulai mengumpulkan informasi dulu. Tunggu perang ini berakhir dan kita akan mulai membuka toko."


Net sendiri yang telah bersama Bion juga tahu seberapa malas kakaknya ini.


┐(´ー`)┌


Net, Sungguh tak berdaya.


Merasa Net yang tersenyum tak berdaya, Bion merasa sangat kasihan.


♪(^°^)/(•_•)


" Ya, Net. Pekerjaanmu sungguh banyak. Aku merasa kasihan untukmu."


" Tidak-tidak. Kakak, semua ini aku lakukan dengan ikhlas untuk keluarga yang bahagia ini." Net sendiri setelah mengatakan ini sungguh ingin menangis sekarang.


┻┻︵ヽ(`Д´)ノ︵┻┻


Kakak, Ekspresi kasihan mu sungguh bisa mendapatkan nilai 100 poin.


...


Dan J.Bli yang melihat keluarga harmonis ini mau tidak mau masuk kedalam percakapan.


" Oh, dan tidakkah kamu ingin membalas dendam ke ( 3 dimensi) ke-1 yang telah menghancurkan Dimensi mu?"


Mendengar pertanyaan J.Bli yang yang tiba-tiba, Bion merasa terganggu.


" Dan ingat, kesempatanmu hanya di dalam perang ini karena ada kemungkinan 90% bahwa (3 dimensi) ke-1 akan menjadi anggota pemenang yang memasuki (4 dimensi)." Lanjut J.Bli dengan wajah yang sangat serius, sepertinya mengatakan bahwa hal ini tidak bisa dibuat main-main. Anggaplah hal ini sebagai pertarungan hidup dan mati.


Bion yang terkaget dengan perubahan sikap J.Bli juga mulai terinfeksi oleh virus serius ini.


" Ini.... Net bagaimana menurutmu?"


" Aku? aku terserah kakak saja.


Aku akan mengerahkan semua kekuatan untuk menghalangi mereka, jika kakak memilih untuk membalasnya." Net mendapati perubahan yang tiba-tiba dalam suasana ini juga mulai ikutan gugup dan menjawab Bion dengan tergagap.


Mendapati Net, yang telah memutuskan mengikutinya apakah itu ke Neraka atau ke Surga. Bion tanpa daya mulai merenungkan untuk dirinya sendiri.


...


2020 menit berlalu.


...


Bion tetap termenung, J.Bli dan Net tidak mengganggu ia lagi. Mereka hanya mulai fokus untuk menonton Anime yang sedang berlangsung di layar TV.


(Selesai)

__ADS_1


__ADS_2