
Bab 52 Pagi Hari Di Rumah Bion.
"Ayah pemalas, Bangun...?"
Bion merasa ada bulu lembut yang menyentuh-nyentuh pipinya saat ia tertidur.
Merasakan halusnya bulu ini, Bion tanpa sengaja memeluknya dan mulai memasukkannya ke pelukannya.
"Ayah, ayah..."
" Ibu.... Tolong...!"
。:゚(;´∩`;)゚:。
Sisi yang telah di seret oleh ayahnya kedalam pelukan, merasa sesak dan mulai berteriak meminta tolong ibunya.
Boom...!
Pitu kamar Bion di tendang terbuka oleh Vlay dengan keras. Dan dengan wajah hitam yang memerah karena kemarahan.
Vlay berteriak keras kepada Bion yang telah memeluk Sisi kedalam pelukannya dengan rapat.
" Bion...! Apakah kamu mau mati...!"
(✿ノ`⌒´)ノ┫:・┻┻
Vlay mengeluarkan raungan Monster nya menakut-nakuti Bion yang sedang bermimpi indah.
" Ah, ada apa - ada apa. "
(⁽⁽ ⁰ ⁾⁾ ヮ ⁽⁽ ⁰ ⁾⁾)
Bion terkaget kebingungan, dengan suara kemarahan yang memekakkan telinga dari Vlay.
" Berani-beraninya kamu melecehkan Sisi pagi-pagi. Apakah kamu bosan hidup? "
( T_T)∘˚˳°⊂(^.^ ✿)
Vlay dengan sangat cepat mencubit memutar telinga Bion dengan keras, marah berkata di samping telinga Bion.
Sisi sendiri telah cepat berlari menjauh dari pertengkaran cinta ayah dan ibunya.
Di kejauhan, Sisi Bersorak-sorai kepada ibunya yang berperan sebagai pahlawan.
♪ (^ω^\ )( /^ω^)/♪♪
" Hidup ibu, ibu hebat..."
"Kalahkan Ayah sang monster jahat."
...
2020 Abad berlalu.
...
Merasa puas, Vlay dan Sisi berangkat keluar dari Kamar Bion dengan penuh senyuman. Dan tidak lupa Vlay juga memberi kata terakhir, kepada Bion sebelum keberangkatannya.
" Sarapan Pagi akan dilaksanakan 30 menit lagi, Jangan berani terlambat. Bila tidak..."
(✿^‿^)
__ADS_1
Klik...! Klik...!
Vlay meremas jari-jari nya memandang dengan ekspresi jahat ke arah Bion yang telah berubah merah, biru dan hijau.
" Baik, baik...."
(╥﹏╥)/
Bion hanya bisa mengangkat kedua tangannya, menandandakan penyerahan total.
...
Dan setelah melihat keberangkatan Vlay dan Sisi, Bion sangat tidak puas dan sedikit bergumam.
(눈‸눈)
" Sepertinya aku telah, memasuki sebuah kamp militer."
" Apa katamu...!"
┬──┬◡ノ(^ヮ^✿)
Tiba-tiba ada teriakan marah Vlay yang datang dari luar kamar Bion.
" Tidak ada apa, Bu. Aku tidak akan terlambat, Bu. "
ᕙ(〒ヮ〒)
Bion tanpa sadar memberi hormat kearah pintu masuk Kamar saat ia masih duduk di atas tempat tidur.
" Bagus, cepatlah. "
Vlay yang mendengar Bion menjawab dengan tegas, juga merasa puas. Dan mulai menyiapkan makanan untuk keluarga kecil ini.
...
...
Setelah memastikan ia aman, Bion menghela nafas menyeka keringatnya.
(´-﹏-`;⊂)
" Sungguh mengerikkan..."
Bion yang telah merasa lolos dari cengkraman Ibu Setan, perlahan bangkit dan mulai membersihkan diri dengan kecepatan pasukan Militer.
┐(´ー`)┌
" Karena, Rumahku sekarang telah dipimpin oleh Mayor Jendral Ibu Vlay. "
...
2020 menit berlalu.
...
Bion perlahan keluar dari kamarnya menuju ruang makan dengan senyum yang cerah, seperti tidak terjadi apa-apa tadi.
" Kakak, kamu telah menaburkan makanan anjing pagi-pagi. Sungguh membuatku iri."
(人*´∀`)。*゚+
__ADS_1
Net yang melihat kedatangan Bion tersenyum cerah, tidak bisa tidak berkata menyanjungnya dengan wajah iri hati.
Bion yang telah memulihkan suasana hatinya, tiba-tiba merasa sakit kembali setelah mendengar rasa iri hati Net tentang Vlay dan Dirinya.
Tidakkah kamu tau ini adalah kekerasan dalam rumah tangga yang legendaris. Bion ingin menangis keras sekarang, karena luka hatinya telah ditaburi garam oleh Net.
" Ya, Bion. Ingat tempat, saat bermesraan dengan Istri mu. Jangan di depan anak-anak dan membuat contoh yang buruk. "
( ͡ ͜ ʖ ͡)/
J.Bli yang melihat wajah sembelit Bion juga tidak mau kalah dengan Net memberi sebuah pengingat demi keharmonisan keluarga ini.
Dan Bion sendiri yang telah merasa ingin menangis, benar-benar telah mendapat pukulan ganda telak tanpa bisa menghindar. Serasa ingin berbalik kembali dan mulai membuat lingkaran di pojok kamarnya.
...
" Baiklah, ayo duduk dan mulai sarapannya. "
(✿^‿^)/
Mendengar Vlay yang telah membuat pengumuman. Net dan J.Bli juga mulai menghentikan cemoohan nya kepada Bion dan mulai makan dengan senang hati dengan sarapan Vlay yang lezat.
Bion sendiri, juga dengan senyum yang dipaksa mencari tempat duduk yang jauh dari kedua lelaki ini.
Dan perlahan juga mulai menikmati makanan Vlay yang sungguh lezat.
...
Setelah sarapan yang kaya ini, Vlay membereskan ruang makan dengan kecepatan menyilaukan.
Membuat Sisi dan anak-anak lainnya memiliki bintang dimata mereka.
Vlay sendiri sebagai ibu yang kompeten, juga membiasakan diri untuk memberitahu anak-anak bahwa, kebersihan haruslah tetap diperhatikan setelah selesai memakan - makanan apaun.
(✿^‿^)/
" Anak-anak setelah ini, ayo kita ke taman. Membenahi taman dan menjadikannya taman rumah kita menjadi taman yang terindah di dunia."
" Ya Bu...!"
Sisi dan yang lain menjawab ibunya dengan penuh semangat 45.
Dan dengan tawa riang.
Vlay dan anak-anak mulai berjalan keluar dari ruang makan menuju taman di depan rumah milik keluarga ini.
Melihat Vlay mengabaikan mereka.
Bion, Net dan J.Bli merasa seperti seorang pria yang tidak memiliki sebuah pekerjaan.
...
" Yah, ayo kita ke ruang tamu."
" Melihat TV dan berbincang-bincang saat bersamaan."
Bion tiba-tiba memecahkan suasana yang canggung di ruang makan ini.
" Baik lah ayo kita ke ruang tamu."
" Ya baiklah."
__ADS_1
Pada akhirnya ketiga lelaki ini berjalan beriringan ke ruang tamu mulai membahas apa yang akan mereka lakukan dengan toko di rumah setelah perang (3 dimensi).
(Selesai)