Bion

Bion
Bab 72 Kura-kura kecil.


__ADS_3

Bab 72 Kura-kura kecil.


Saat waktu berlalu.


Bion perlahan namun pasti, merasa putus asa.


Awan gelap yang telah meluas perlahan mengepungnya tanpa memberinya banyak waktu dan ruang untuk melakukan pelarian dan mencari Pulau yang di tunjuk BiSan6.


" Terpaksa aku harus melakukan sesuatu. "


Bion tiba-tiba, berbalik dan mulai menyerang lagi awan gelap ini dengan berbagai metode serangan baru yang belum pernah ia coba.


Namun hasilnya.


Bion tidak melihat apa-apa.


Seolah setiap serangannya telah memasuki pusaran air tanpa memunculkan sedikit riak sekalipun.


Tanpa daya, Bion mulai menyerah.


Memejamkan mata saat menghadap awan gelap yang mulai mendekat dengan cepat kearahnya.


Mulai merentangkan kedua tangannya dan berdiri diam melayang di atas awan, menunggu awan gelap datang untuk membunuhnya.


Namun saat ia bersentuhan dengan Awan gelap ini.


Bion yang sudah siap akan kematiannya. Tidak merasakan kematian yang menghampirinya.


Membuka matanya.


Bion terkejut, melihat apa yang ada di sekelilingnya.


Dan Ia mendapati, bahwa ia bukan lagi di atas awan. Dan sepertinya, ia tidak merasa telah di teleportasi.


" Jadi apakah ini adalah yang ada di dalam awan gelap?"


Bion melihat sekelilingnya adalah air laut yang jernih, indah dan luas tanpa batas.

__ADS_1


Merasakan Jarum Jiwa yang telah menghilang tanpa terdeteksi saat ia menyerang awan gelap.


Dengan cepat.


Bion mulai mengambil semua Jarum Jiwa miliknya.


"Hai, Apakah kamu peserta Persidangan?"


Bion mendengar sebuah suara di dekatnya.


Ia terkaget sejenak.


Karena Dunia Mentalnya tidak merasakan kedatangan sebuah makhluk apapun dari dekatnya.


" Ya, aku Peserta persidangan ini."


Bion menjawab sambil berbalik dan ia hanya melihat kura-kura kecil yang memandangnya dengan rasa ingin tahu dengan mata besar yang berair.


"Lucunya."


Bion tanpa sadar bergumam dengan suara kecil saat melihat kura-kura lucu di depannya.


"Apa? Lucu?"


"Nak, Umurku sudah ribuan tahun, Tahu?"


" Aku lebih tua darimu..!"


" ......."


.....


Melihat kemarahan lucu kura-kura kecil di depannya, Bion merasa ingin tertawa terbahak-bahak. Karena kura-kura kecil di depannya semakin lucu dan gemuk saak ia marah.


Namun, Bion tetap menahan tertawa. Karena semakin lama kura-kura ini marah, semakin aneh air laut di sekelilingnya.


Air laut yang dulu jernih dan ringan kini berubah menjadi keruh dan semakin berat. Hingga satu tetes air laut di depannya telah memiliki berat hingga 1 ton dan semakin berat seiring waktu kura-kura kecil ini yang marah.

__ADS_1


Bion yang telah merasakan perubahan ini juga semakin khawatir.


Dan dengan pikiran yang jernih, cepat dan cerdasnya.


Bion langsung membuat permen lollipop dari kemampuan Luar Dunia Mental yang dapat menyelesaikan kebutuhan sehari-hari.


" Ini Permen. "


Bion tanpa banyak berkata langsung menyerahkan dua batang permen lollipop dengan berbeda rasa kearah kura-kura kecil.


Dan kura-kura kecil yang marah ini, melihat bahwa peserta persidagan telah menyuapnya. Ia semakin memiliki wajah marah dan tidak puas.


" Berani-beraninya kamu menyuapiku."


" Apakah kamu tidak tahu bahwa ini adalah perilaku jahat?"


"....."


.......


Bion yang melihat kura-kura kecil memiliki wajah yang tidak puas dan marah dengan sedikit bergumam-gumam. Namun tubuhnya dengan jujur, sangat cepat, mengambil Permen lollipop dari tangannya.


Bion merasa kura-kura kecil ini sangat lucu.


" Hehehe..... Aku merasa seperti Paman jahat yang mau menculik anak-anak dengan sebungkus Permen."


Bion berkata di dalam hatinya dengan sedikit ke tidak berdaya, setelah melihat kura-kura kecil yang telah dengan wajah bahagia menjilati permen lollipop dengan mulutnya yang masih bergumam-gumam dengan ketidak puasan.


Kura-kura kecil ini bertingkah lucu dan mengaku sebagai orang tua yang berumur panjang dari zaman dulu.


Bion tanpa daya mengangkat bahunya menunggu kura-kura kecil ini tenang.


Dan seiring waktu.


Dengan tenangnya suasana hati kura-kura kecil ini. Laut yang tadinya keruh dan berat ini, juga perlahan kembali ke keadaan sebelumnya yang, jernih indah dan sangat ringan.


Melihat keadaan sekelilingnya yang telah kembali normal. Bion tidak bisa tidak menyeka keringat di dahinya yang tidak pernah ada.

__ADS_1


(Selesai)


__ADS_2