Bion

Bion
Bab 60 Awal Bab Persidangan ke-3.


__ADS_3

Bab 60 Awal Bab Persidangan ke-3.


"Persidangan akan dimulai. Harap ingat selalu kepercayaan mu Bion."


Klik..!


Dengan selesainya perkataan BiSan5.


Bion seketika pusing dan pandangannya berbalik ke kegelapan.


Klik..!


Dan perlahan-lahan, ada cahaya di sudut matanya menjadi jelas dan terang.


"Ah, kamu sudah selesai Persidangan Bion?"


" J.Bli?"


" Ya, tidak kah persidangan di bagian ini sungguh sangat sulit?"


" Kenapa kamu bisa cepat keluar?"


(• ͜ ʖ•)?


J.Bli kebingungan.


(⇀‸↼‶)?


Bion sendiri juga kebingungan, apakah ia benar-benar telah menyelesaikan persidangan?


Ataukah ini hanya ilusi?


Bion mencoba memobilisasi momentum Perang dan mulai memandang J.Bli dengan seringai jahat.


J.Bli juga melihat tingkah aneh Bion. Dan merasakan momentum perang yang memusuhinya, wajahnya langsung menghitam. Tanpa pandang bulu, tubuh J.Bli langsung bersinar emas dan cahaya menyilaukan menutupi seluruh dunia gelap tempat J.Bli dan Bion berada.


Dengan sinar cahaya emas J.Bli, momentum yang lebih besar langsung menekan momentum Bion dengan kuat.


Bion yang tiba-tiba di landa momentum J.Bli langsung berbalik dari seringai menjadi berwajah putih pucat.


Sekarang ia 100% tahu, bahwa J.Bli di depannya adalah asli dan bukan ilusi.


Momentumnya sama dengan saat yang ia rasakan ketika keluar dari Persidangan ke-1.


(╥﹏╥)/


" Aku minta maaf, Kakek. Maafkan aku."


Bion langsung mengangkat kedua tangan menandakan kata menyerah kepada J.Bli, ketika ia semakin tidak dapat menahan dampak momentumnya.


" Hum, apakah ketidaksopanan kepada orang tua ini bisa selesai dengan permintaan maaf."


ತ_ʖತ)


" Rasakan dulu neraka dangkal."


"Kakek, aku berpikir ini hanya ilusi. Aku..."


Klik..!


Sebelum Bion bisa memberikan alasannya, ia telah dibawa ke neraka paling dasar yang sesungguhnya.


" Kakek maafkan aku."


(〒﹏〒)/


" Ah...."


Saat Bion mengalami Apa itu Neraka.


Di dunia nyata waktu srakan tidak bergerak. Karena berlalunya waktu di neraka ini, tidak banyak berdampak di waktu kenyataan.


...


[ 2020 abad berlalu ]


...


Pandangan Bion saat ini telah pulih kembali dari kematian di Neraka.


Namun yang terlihat kali ini bukan lagi Neraka itu sendiri, tapi kakeknya J.Bli yang bersinar tanpa tahu berlalunya waktu.


( ͡° ͜ʖ ͡°)_/♪


" Yah, sudah cukup. Ingatlah untuk menghormati orang tua itu lain kali."


" Ya, kakek. Aku minta maaf."


(´-﹏-`;)


Bion dengan wajah pahit berbalik melangkah menuju pintu hitam yang mengarah ke ruang Dimensi © CREATE.


Melewati ruangan ini, Bion langsung menuju kesadarannya.


Di dalam Kesadaran Bion.


Masihlah Gunung Manor, namun anehnya ia tidak mendapati ada BiSan5.


Hanya BiSan4 dan yang lainnya yang sekarang sedang mengurus tugas-tugas di Manor.


Dengan keraguan lain, Bion mendekati BiSan4. Kemudian ia menyeretnya ke sebuah suatu sudut dan mulai menginterogasinya.


"BiSan4, Dimana BiSan5?"


" Ah, Ia adalah keberadaan yang spesial jadi terkadang jika ia ingin menampakkan diri maka akan secara sukarela terlihat."

__ADS_1


" Jadi kamu tidak perlu mengkhawatirkannya."


Merasa Bion terlihat aneh, BiSan4 hanya dengan patu mengikuti Bion dan mulai menjawab pertanyaannya itu.


" Yah, apakah memang begitu?"


(・_・;)?


Bion ragu-ragu lagi untuk saat ini.


Melihat keraguan Bion, BiSan4 juga menjadi sedikit Bingung.


(;;;・_・)


" Ya, dan tidakkah kamu sudah keluar persidangan. Menandakan kamu telah selesai persidangan ini?"


" Ya, seperti begitu."


(-_-;)?・・・


Bion masih ragu.


Melihat Bion yang kesusahan, BiSan4 mencoba membuat saran yabg terlihat bagus untuk Bion.


" Apakah kamu mau tinggal disini atau keluar dulu? Jika disini, Aku akan menyiapkan makanan enak untukmu."


" Tidak-tidak, aku akan keluar menemui Sisi dan yang lain dulu."


" Kalau begitu sampai jumpa."


" Ya, sampai jumpa."


Melihat keberangkatan Bion, BiSan4 hanya tanpa daya mengangkat bahunya. Berbalik dan kembali memulai kesibukannya di Manor ini.


...


Kamar Bion.


Bion yang terbangun dari tidurnya, mulai membersihkan diri dan menuju kamar Vlay melihat Sisi dan yang lainnya yang masih tertidur.


Dengan keraguannya, Bion sekali lagi memastikan bahwa, Apakah ia telah benar-benar menyelesaikan persidangan itu?


" Ada apa?"


Vlay yang merasa ada seseorang di dekatnya perlahan terbangun berkata pelan dengan suara marah. Karena ia mendapati, Bion memandangnya dan anak-anak dengan wajah yang kebingungan.


Σ(ಠ_ಠ)


Terkaget dengan teriakan Vlay yang tiba-tiba. Bion menjawab cepat dan tergagap.


" Tidak-tidak, tidak ada apa-apa."


Berbalik menutup pintu kamar Vlay. Bion mulai menuju ke Ruang tamu, dan merenung apa hal-hal yang terjadi saat Persidangan. Mencoba mengingat namun Ia tidak Ingat apapun.


Tanpa tahu kapan.


Juga melihat keanehan tingkah lakunya.


Dengan hati-hati Ia bertanya,


" Ada apa kakak?"


" Aku merasa telah melupakan hal-hal di persidangan ke-3."


Meski Net tidak tahu apa perkataan setelah hal-hal. Ia tetap mengerti bahwa kakaknya telah melupakan sesuatu.


" Yah, apakah kamu tidak ingat atau memang ingatan itu telah di hapus?"


" Malahan, Sepertinya aku merasa tidak melakukan sebuah Persidangan."


Tidak mendengarkan apapun setelah kata sebuah. Net hanya tanpa daya mengira kira apa yang Kakaknya Bicarakan.


" Jadi kakak merasa seperti telah melewati sesuatu begitu saja?"


" Iya, Net."


" Aku sekarang penuh keraguan, apakah sekarang Persidang ini masih berlangsung di dunia nyata atau benar-benar telah selesai?"


(◎_◎)?


Bion sekarang merasakan kepalanya telah sakit kesemutan.


Net juga mulai memberi saran kepada Kakaknya, setelah menlihat kakaknya seperti orang gila baru.


" Hm, bagaimana jika kamu memastikan apakah Serverku ini juga telah benar-benar ilusi atau nyata."


...


(٥↼_↼)?


" Ketika aku baru Bagun tidur, Aku sudah melihat Server mu. Semuanya di dunia nyata tetaplah nyata dan tanpa ada sesuatu yang aneh seperti Ilusi."


...


" Yah, kakak pikirkan saja lagi dengan hati-hati. Sekarang aku masih sibuk mencari informasi di (2 dimensi) untuk Server System baruku."


(╯_╰)/


Mendengarkan Kakaknya yang bahkan telah melihat Server nya. Net tanpa daya mengangkat tangannya karena ia merasa tidak bisa membantu.


Mendengarkan Net yang memiliki wajah sulit. Bion juga tersenyum, membiarkan Net meneruskan kesibukannya.


" Yah, kamu sibuk dulu Net."


Sesaat.

__ADS_1


Melihat Net yang telah menghilang, Meninggalkannya sendirian di Ruang Tamu. Bion memikirkan kembali keraguannya.


[ 2020 menit berlalu ]


Bion yang tidak bisa mendapatkan jawabannya. Hanya terpaksa menyerah dan kembali ke kamarnya untuk beristirahat.


...


)ノ*.✧*´`。*゚+→


Dan hari lain pun dimulai.


Sisi, BimA, BinTang dan BiLBo mulai bangun dari tidurnya. Saat mereka sarapan pagi bercanda riang dengan makanan di depannya.


Bion yang telah murung, juga terinfeksi dengan suasana anak-anak ini dan sedikit demi sedikit mulai melupakan keraguannya.


Sesaat setelah Menyelesaikan sarapannya.


Bion dan keluarga mulai menata taman di depan rumah dan menemani para pelanggan yang mulai berkunjung ke toko Keluarga Bion.


Tanpa Tahu dan Tanpa Terasa.


Hari-hari indah Bion berlalu yang bahkan menjadikannya malas untuk memperkuat diri.


Karena saat ini, ia juga mulai sibuk dengan keluarganya yang membuka toko di rumah.


╮(^▽^)╭


Meski Net lah yang lebih banyak bekerja.


...


J.Bli, BiSan1 dan yang lainnya juga sepertinya tidak pernah mempertanyakan kemalasan Bion. Karena mereka pun sibuk dengan urusan-urusan mereka sendiri.


Hari-hari indah Bion pun Berlalu dengan penuh kedamian.


...


Namun,


Hari yang indah ini perlahan berakhir dengan kalimat J.Bli.


" Bion, ada Seseorang dari (10 dimensi) yang mencoba menghapus © CREATE."


" (10 dimensi)...?"


Σ(ಠ_ಠ)


Bion terkaget.


" Ya, kamu cepat lari dengan keluargamu. Aku akan menahan dia."


Cepat."


╏ ” ⊚ ͟ʖ ⊚ ” ╏


J.Bli tanpa menunggu Bion bereaksi, langsung memadatkan kaki emas menendang Rumah Bion terbang ke kekosongan jauh dalam sekejap.


Bion yang sudah terkaget dengan perubahan tiba-tiba ini, juga mulai dengan gugup mengumpulkan anggota keluarganya di ruang tamu.


Namun sebelum ia berbicara, rumah Bion bergetar kuat. Dengan Dunia Mental, ia mendapati ada goncangan kekosongan yang dahsyat dari arah keberangkatannya.


Bahkan, dengan jarak yang tak terhitung jumlahnya. Ledakan dahsyat ini juga masih sangat terasa.


Dengan Cepat.


Bion berdiri dan melihat ke arah keberangkatannya. Yang saat ini, Ia merasa sangat khawatir dengan kakeknya, J.Bli.


...


" Ayah, Sisi takut."


Mendengar Sisi yang bahkan telah merasa gugup.


Bion mau tidak mau harus menenangkan ke khawatiran nya saat ini.


(^ 〰 ^)/(^_^)


Bion mencoba tersenyum senang saat berkata kepada Sisi.


" Tidak apa-apa anak-anak. Ayo, kali ini Ayah mengumpulkan kalian, hanya untuk melihat Animasi baru yang Ayah buat."


" Benarkah Ayah, Hore...."


" Hore..."


" Ye..."


" Hidup ayah...."


♪┌|∵|┘♪ └|∵|┐♪♪┌|∵|┘♪ └|∵|┐♪


...


" Bion..."


Vlay dan Net hanya berkata singkat dengan wajah khawatir memandang Bion yang telah berusaha menyenangkan anak-anak.


Bion yang melihat ke khawatiran keduanya, hanya bisa memenangkannya untuk saat ini.


" Tidak apa-apa, ayo katakan nanti. Kita akan menemani anak-anak melihat Anime dulu."


" Dan Net, tetap terbang. Semakin jauh semakin baik."


" Ya kakak."

__ADS_1


(Selesai)


__ADS_2