Bion

Bion
Bab 70 Penarikan Mundur Monster Laut.


__ADS_3

Bab 70 Penarikan Mundur Monster Laut.


" BiSan6, Peserta Persidangan ini tidak seperti yang kamu katakan."


" Yah, Aku juga tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini. "


" Aku membutuhkan sebuah kompensasi. "


" Baiklah, 10 mutiara air. "


" Kesepakatan. "


Raja Laut Dalam langsung berkata cepat, Takut BiSan6 menarik kembali kata-katanya.


Bagi Raja Laut Dalam yang telah menguasai seluruh Laut Dalam di ruang Persidangan ini.


Penguasa atas segalanya di laut ini.


Jika ia ingin memasuki level Kekuatan selanjutnya, Mutiara air adalah sebuah jalan pintas tanpa resiko apapun.


Jadi Raja Laut Dalam langsung menutup kesepakatan ini dengan cepat, karena ia tahu seberapa mahal Mutiara air di Dunia Laut yang sangat luas ini. Mahal karena seberapa langka Mutiara air ini yang akan lahir, satu dalam miliaran tahun. Itu pun, masih memiliki kualitas acak dan resiko yang secara tidak terdeteksi mengganggu Raja Laut Dalam , dalam peningkatan kekuatannya.


Dan BiSan6 di sampingnya, hanya melirik Raja Laut Dalam tanpa berkata apapun. Karena baginya saat ini, Persidangan Bion adalah yang paling utama.


Saat ini dalam pikirannya.


Ia di kejutkan oleh berbagai cara aneh dan tidak masuk akal Bion dalam menyelesaikan acara Persidangan ini.


Bila Peserta lain menghadapi Persidangan ini.


Mereka akan lebih suka bertarung dengan mantab dan berusaha untuk mengasah keterampilan bertarung yang mereka miliki.


Melangkah maju dalam pertempuran dan terus memperkuat dirinya sendiri.


Namun BiSan6 yang melihat Bion sekarang yang sedang santai di meja makan memakan ikan panggang dari Ikan Paus Terbang dan hanya sesekali melakukan tindakan sendiri untuk tetap mempertahankan keadaan situasi medan perang yang tetap dominan di pihaknya.


BiSan6 selalu bertanya-tanya, "Apa di Dunia nyata yang bisa membuat Bion sangat malas bergerak dan hanya lebih condong untuk memutar otaknya memikirkan strategi perang?"


" Baiklah, hal ini sudah tidak berguna lagi. Tarik saja Kekuatan mu dan aku akan menggunakan kekuatan alam untuk mengetes Bion lagi."


" Kekuatan Alam Dunia Laut?"


Raja Laut Dalam terkaget sesaat.

__ADS_1


Namun ia mendapati BiSan6 disampingnya telah menghilang.


Dengan tergesa-gesa dan sangat terburu-buru, Raja Laut Dalam cepat memanggil bawahannya dan mulai memerintah.


" Cepat tarik pasukan tanpa penundaan. Jangan tanya kenapa? Hanya cepat tarik pasukan kembali...! Cepat...!"


" Baik Tuan. "


Pembawa pesan kecil ini yang melihat Raja sangat khawatir untuk pertama kalinya, juga tidak berani bertanya-tanya. Terburu-buru, langsung berbalik, berjalan cepat keluar dari istana Raja.


" Semoga Sempat. Dan aku berharap BiSan6 tidak terlalu tergesa-gesa. "


Di singgasana, Raja Laut dalam sedikit khawatir. Bila kekuatan alam di kerahkan tanpa pandang bulu dan sangat cepat.


Raja Laut Dalam takut, pasukannya akan berubah dan musnah seiring dengan perubahan kekuatan alam yang BiSan6 kerahkan.


Karena, bagi makhluk laut itu yang telah mencapai puncak potensi tubuh. Sungguh sulit untuk beradaptasi dengan perubahan alam yang tiba-tiba.


Saat ini di atas singgasana.


Raja laut dalam melihat 10 mutiara air di tangannya, sungguh kali ini ia telah dipermainkan oleh BiSan6.


" Hum - Hum, saat ia kembali nanti, aku harus meminta kompensasi yang lebih. "


(Permukaan Laut Dinia Lautan )


(Inti Dunia Mental )


Bion sekarang merasa ingin muntah melihat makanan yang ada di tangannya.


Dalam beberapa waktu ini, ia telah makan berbagai makanan laut dengan berbagai cara hidangan. Baik di kukus, di tumis, di rebus, di di goreng, dan yang lainnya.


Namun, semua makanan ini selalu berbau Lautan.


Meski enak dan sangat lezat yang membuat ketagihan, tapi jika setiap hari dan setiap waktu hanya itu dan itu.


┻┻︵ヽ(`Д´)ノ︵┻┻


Aku juga bosan.


Melihat makanan di depannya, Bion hanya bisa memakannya dalam sekali jalan. Karena dilarang, MEMBUANG-BUANG MAKAN.


Sesaat.

__ADS_1


Ketika ia akan menyelesaikan makanan di atas meja. Bion mendapati berbagai monster kuat yang telah menyerangnya dengan sangat brutal tadi tiba-tiba dengan cepat berhenti dan mulai berbalik mundur dengan tergesa-gesa.


Seperti, sedang melarikan diri dari sesuatu.


Bion menggunakan mata jiwanya dan dapat melihat isi hati dan pikiran Monster-monster Laut ini.


Yaitu, ada pesan mutlak dari Raja Laut Dalam bahwa mereka harus cepat mundur tanpa penundaan dan tanpa boleh bertanya alasannya.


Sebagai penguasa di atas segalanya di Dunia Laut ini, monster-monster laut hanya dengan patuh dan cepat berbalik mundur untuk melarikan diri.


Dan Bion melihat ini, juga telah lama tahu bahwa ada seseorang yang kuat penguasa sejati Dunia Laut , yang telah memerintahkan Monster-monster laut untuk menyerangnya.


Dan meski sudah tahu, Bion tidak terlalu ingin mengusik lebih jauh Raja Laut Dalam yang telah mengepung menyerangnya dengan monster laut.


Sebab, Raja Laut Dalam tidak menyerangnya, namun seperti memberi Bion hadiah untuk memperbanyak dan memperkuat Jarum Jiwa miliknya.


Sesaat dan dalam sekejap.


Monster-monster laut telah berlari mundur dengan cepat tanpa memperdulikan hal-hal yang lain.


Ruang lingkup di sekitar Bion juga langsung di kosongkan. Hanya menyisakan Bion sendiri yang telah terpana di tempat hingga lupa memasukkan ikan panggang terakhir ke mulutnya.


Saat ini, dikepala Bion ada seribu pertanyaan yang bisa membuatnya pusing kebingungan.


" Apakah Monster Ikan Paus Terbang adalah kartu terbesar Raja Laut Dalam? Dan Karena Ia telah kehilangan banyak sekali Ikan Paus Terbang, berakibat Ia memilih untuk mundur?"


Namun Bion ingat bahwa meski ia telah membunuh sangat banyak Ikan Paus Terbang dalam peperangan tadi.


Tapi sebelum ada perintah untuk mundur itu, masih ada banyak Ikan Paus Terbang yang terus-menerus berdatangan dalam ruang lingkup Dunia Mental, berusaha untuk menyerang dan menghancurkannya.


Sampai-sampai saking banyaknya Ikan Paus Terbang, Bion telah lama malas untuk menghitung jumlah sebenarnya dari monster-monster ini.


Jadi alasan Penyerahan saat mundur ini, langsung di kesampingkan oleh Bion.


Sesaat.


Bion kembali sadar, memasukkan ikan panggang terakhir ke mulutnya. Dan dengan mata kosong, Bion melihat yang ada di sekelilingnya.


Saat ini, Ia selalu merasa seperti telah di terlantarkan.


Sekarang.


Hanya ada satu kata yang ada di pikiran Bion yaitu, "Sepi".

__ADS_1


(Selesai)


__ADS_2